Sadis! Dua Kasus Penyekapan Karyawan Gegerkan Publik! Dituduh Mencuri Berujung Disiksa
KOMPAS.TV - Dua kasus dugaan penyekapan terhadap karyawan menjadi perhatian publik setelah aparat kepolisian mengungkap praktik main hakim sendiri di lingkungan kerja. Di Jakarta Barat, seorang karyawan percetakan diduga disekap selama hampir tiga pekan setelah dituduh mencuri limbah percetakan. Korban mengaku tidak diperbolehkan pulang, mengalami kekerasan, bahkan tidak diberi makan selama tiga hari. Polisi mengungkap korban akhirnya mengakui telah mengambil limbah percetakan, namun tindakan penyekapan tetap merupakan tindak pidana. Dalam kasus ini, polisi telah menangkap tujuh orang yang diduga terlibat dalam penyekapan. Informasi juga mengungkap keluarga korban sempat diminta membayar ganti rugi agar korban dapat dibebaskan. (detik.com) Kasus serupa juga terjadi di sebuah arena padel di Jakarta. Seorang karyawan diduga disekap setelah dituduh mencuri raket padel milik tempat kerja. Korban mengakui telah menjual raket tersebut, sementara pihak keluarga menyatakan siap mengganti kerugian. Meski demikian, kepolisian menegaskan dugaan tindak pidana pencurian tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan penyekapan atau perampasan kemerdekaan seseorang. Polisi telah menangkap empat orang yang diduga menjadi pelaku penyekapan. (kompas.com) Manajemen arena padel menyatakan tindakan penyekapan dilakukan oleh oknum dan bukan merupakan kebijakan ataupun perintah perusahaan. Pihak manajemen mengaku kooperatif dalam proses penyelidikan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian. Sementara itu, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta menelusuri dugaan tindak pidana tambahan dalam kedua perkara tersebut #Penyekapan #JakartaBarat #Percetakan #Padel #Kriminal #Polri Sahabat Kompas TV Jember, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jember, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Facebook : https://www.facebook.com/profile.php?... Instagram : https://www.instagram.com/kompastv_je... Tiktok: / kompastv_jember Twitter : / kompastv_jember KOMPASTV JEMBER CHANEL 54 UHF Alamat Redaksi: Jl. KH. Wahid Hasyim - 22C, Kel. Kepatihan - Kec. Kaliwates - Jember

9 Jaksa Siap Kawal Penyidikan Kasus YTR | Hot Shot

BOARDING HOUSE CARETAKER: BLOODSTAINS IN THE ROOM, LOUD THUDDING OFTEN HEARD | Dipo Investigation

Pengalaman Aditya Ketika Dituduh Sebagai DPO Kasus Penganiayaan - RUMPI (25/06/26)

Polisi Klaim Sudah Kantongi Surat Perintah Saat Geledah Rumah Roy Suryo | Sindo Prime | 30/09

LIVE - Upacara Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Pimpin Peringatan HUT Polri 2026

Kesaksian Wartawan Melihat Perselingkuhan Bupati Gowa, Ternyata Lakukan Perawatan Selangkangan | NTV

Usai Antar Korban YTR ke RS, Penjaga Kos Mengaku Diancam Taufik Hidayat dengan Golok | DIPO

dr. Tifa Merasa Direndahkan Kuasa Hukum Jokowi: Anda Gak Pantes Sebut Saya Paranormal!

Ibu Kos Bongkar Fakta soal Kasus Penyekapan Wanita 3 Tahun di Bandung: Pelaku Tempramental

Geger! Dokter Tifa Terjerat Utang Piutang Ratusan Juta, Apartemen Disita PN Jaksel | iNews Terkini

Dramatis! 3 Tahun Disiksa Kekasih, Penjaga Kos: Orangnya Arogan, Batuk Saja Tidak Boleh! | NTV

Naik Pitam! Perkumpulan Anak Jokowi Tersinggung Pernyataan Abdul Gafur: Tak Punya Kualitas!

Terungkap, Pemilik Percetakan di Jakpus Jadi Otak Aksi Penyekapan Karyawan Kaki Dirantai & Dipasung

🔴LIVE PDIP Kutuk Sikap Komnas Perempuan di Kasus YTR, Desak Komisioner Mundur: Apa Mata Anda Buta?

Polisi Periksa 6 Saksi, Kasus Pembunuhan Perempuan Di Putat Jaya Surabaya Terus Didalami

RANS Mau IPO Senilai 2 Triliun, Untuk Apa?

PANAS! Roy Suryo Tagih Janji Jokowi Datang ke Sidang: Kalau Tidak Kami Protes | Rakyat Bersuara

Saling Sanggah soal Ijazah Jokowi! dr. Tifa: Saya Males lagi Argumen Dipotong | tvOne

Ketua Pemantau Bongkar Praktik Jual Beli Titik Dapur Program MBG! | Bikin Terang | 14/06 | FULL

