MAJU TAK GENTAR - Official Music

MAJU TAK GENTAR (Membela Yg Bayar) --- [Verse 1 – Rap] Yo, lihat ke kiri, kanan, semua tampak sama, Jaket tebal moral tapi kosong di dalam dada. Terompet idealisme cuma dipake saat berkabar, Besok pagi berubah haluan… ya tergantung siapa bayar. Katanya pejuang rakyat, tapi rakyat cuma hiasan, Janji-janji berserakan kayak iklan murahan. Demi sedikit amplop, semua bisa dibakar, Maju tak gentar… membela yang bayar. --- [Pre-Chorus] Kita teriak “kebenaran!”, tapi mereka tutup telinga, Drama jadi panggung besar, integritas cuma sandiwara. Dan aku muak, tapi tetap sadar— Beginilah dunia, penuh pahlawan sewaan. --- [Chorus] Maju tak gentar! Bukan demi prinsip, tapi dompet yang bergetar. Teriak lantang! Padahal nurani sudah disandera sejak awal. Kalau semua disetir angka-angka, Lalu siapa yang jaga kita? Maju tak gentar… Maju membela yang bayar. --- [Verse 2 – Rap] Lihat para jagoan instan di layar ponsel, Sok suci, sok peduli, tapi hatinya keropos dan rapuh sekali. Bicara soal keadilan, tapi pilih yang lebih mahal, Harga kebenaran jatuh, diskon besar tiap malam. Kita cuma penonton, tepuk tangan setengah sadar, Melihat mereka menari di atas dusta yang mekar. Dan aku tertawa getir, pahitnya menusuk tajam, Tapi apa daya—beginilah jamannya sekarang. --- [Breakdown] Hey! Katanya negara butuh pahlawan… Tapi yang datang malah pasukan bayaran. Hey! Kita terjebak dalam sandiwara panjang, Di mana yang benar selalu kalah oleh yang menang. --- [Chorus] Maju tak gentar! Bukan demi prinsip, tapi dompet yang bergetar. Teriak lantang! Padahal nurani sudah disandera sejak awal. Kalau semua disetir angka-angka, Lalu siapa yang jaga kita? Maju tak gentar… Maju membela yang bayar. --- [Outro – Rap Slow] Dan kalau nanti sejarah bertanya: “Siapa pejuang yang paling setia?” Jawab saja lirih, penuh sadar— Bukan yang benar… tapi yang bayar.