COKELAT YANG TERTINGGAL -- Puisi dalam Lagu
Bambang Widiatmoko COKELAT YANG TERTINGGAL Scheid Bagi: Naning Barangkali kita gagap untuk saling bertemu Lorong-lorong gedung tua seperti peta buta Entah berawal dari mana dan menuju ke mana Hanya patung-patung yang tak peduli Melihat orang-orang bergegas dan berwajah pucat. Rasanya aku telah berdosa melihat dirimu menunggu Dengan bingkisan cokelat nomer satu di dunia Sambil sesekali melihat dari kejauhan Seseorang yang merasa asing di tengah keterasingan Bersandar di bawah patung perunggu Mannekin Pis. Beberapa jam sudah aku terjebak di tengah keriuhan Nyaliku nyaris hilang seperti cokelat toping wafel Yang lumer di bibir – sekadar menambah energi Aku merasa bersalah membiarkan dirimu menunggu Dan akhirnya bingkisan cokelat tertinggal dalam hatiku. #wawanhamzaharfan #puisidalamlagu #yatracaruban #lagupuisi

PULO MACAN -- Puisi dalam Lagu

TENTANG WAKTU -- Puisi dalam Lagu

Foreign Groom - Episode 436 (Güldür Güldür Show)

JIKA PUISI -- Puisi dalam Lagu

PECAH! Stand Up Sri Rahayu : Raditya Dika Ngakak, Sampai bilang Otaknya Geser

The Most Powerful Frequency of God 1111Hz - Receive immediate help from divine forces

ICH BIN AM ENDE 💔 | Ein trauriges deutsches Lied für alle, die still leiden

BERI AKU KESEMPATAN -- Puisi dalam Lagu

Songs That Feel Like Bond Movies // Volume 4 \\ Hans Zimmer x Adele x Billie Eilish Style

She’s 12. She Sings Aretha Franklin… Until Simon TELLS Her to Do It Acapella! 😳

Sajeroning Rasa -- Puisi dalam Lagu

#SaatTeduh - KuasaMu Terlebih Besar & Waktu Tuhan (Yeshua Abraham)

هدنة وتر | Arabic Oud Music for Deep Reflection - AboodBeatz

ATAS NAMA KESEHATAN -- Puisi dalam Lagu

Metallica: Nothing Else Matters (Live in Dublin, Ireland - June 19, 2026)

TULUS - Teh Hijau (Official Lyric Video)

Sad Pop & Indie Playlist for Late Nights | 3 Hours of Songs for Missing Someone

DENDANG KERINDUAN -- Puisi dalam Lagu

