Mercusuar Cemiring Nusakambangan | Lampu Navigasi Peninggalan Jaman Penjajahan Hindia Belanda
Mercusuar cemiring, CILACAP (BeritaTrans.com) Kantor Distrik Navigasi (Disnav) Kelas III Cilacap memiliki wilayah kerja yang cukup luas dan menantang. Mulai dari Sukabumi di Jawa Barat, selutuh pantai Selatan Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan berakhir di Pacitan Jawa Timur. Area tugas yang membentang luas di pantai selatan Jawa itu cukup unik, yang masih kental dengan mistik Jawa khususnya Legenda Nyai Roro Kidul. Tapi, wilayah perairan yang terkenal dengan ombak ganas itu harus dijaga, dan seluruh sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP) harus dipastikan tetap berfungsi optimal.Nuansa mistis yang dikenal dengan Legenda Nyi Roro Kidul menjadi keseharian petugas Mensu Cimiring. Para petugas tetap tidak berani memakai baju hijau, ikut sedekah laut dan lain sebagainya yang menjadi ritual rutin warga Cilacap, khususnya di bulan Muharram atau Syuro, dalam almanak Jawa.Bahkan, ada salah satu rumah dinas yang dibangun Belanda di Kompleks Mensu Cimiring sampai sekarang tak bisa dihuni. Kadang-kadang ada suara memanggil, tapi tak kelihatan orangnya. Bahkan, ada petugas mensu yang kesurupan saat menjaga Mensu Cimiring itu.Tak tahu kita. Yang pasti, ada nuansa beda dan mistis serta cenderung menakutkan jika masuk ke rumah tua itu. Akhirnya, para penjaga mensu harus dibangunan rumah baru tak jauh dari rumah yang konon dihuni oleh Noni Belanda itu, ungkap Kakel SBNP Mensu Cimirig, Nusa Kambangan, Haryono kepada reporter BeritaTrans.com dan Tabloid BeritaTrans, Iskandar Helmi, dalam perjalanan ke Mencu Cimiring itu.Mereka bertugas menjaga dan mengamankan delapan menara suar (mensu) dan puluhan dan rambu suar (ramsu) yang totalnya mencapai 138 unit. Tapi hanya mensu yang harus dijaga petugas, antara 3-5 orang setiap mensu. Karena keterbatasan personel, hanya mensu utama yang dijaga lima orang petugas selama 24 jam sehari.Kantor Disnav Cilacap, yang dipimpin Drs. Muchsanuddin, MM, itu hanya diperkuat sekitar 130 personel, termasuk 34 orang kelompok penjaga Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) atau lebih dikenal dengan penjaga mensu. Selain itu masih ada puluhan rambu suar yang tersebar di wilayah yang membentang di empat provinsi di Pulau Jawa itu.Dalam penelusuran BeritaTrans.com dan Tabloid BeritaTrans bersama Kepala Kelompok Penjaga SBNP (Kakel SBNP) dan lima personel penjaga SBNP atau Menara Suar terjauh dan terekstrim di Menara Suar Cimiring, bagian timur Pulau Nusa Kambangan, Sabtu (7/11/2015) membuktikan bahwa menjaga menara suar adalah Pahlawan Keselamatan Transportasi Pelayaran yang tiada duanya.PENINGGALAN BELANDAMensu Cimiring dibangun oleh pemerntah kolonial Belanda. Data yang tercatat di Mensu Cimiring menyebutkan, pembangunan selesai tahun 1857. Mensu ini dilengkapi dengan lampu dan type pesawat BBT Paris dengan konstruksi bangunan beton. Tinggi menara 8 meter di atas bukit, dengan elevasi 178 meter. Mensu Cimiring didukung mesil diesel (MD) dengan kekuatan 23 HP, untuk mendukung operasional mensu terutama di malam hari.Menara Suar Cimiring berada di daerah remote atau terpencil. Jauh dari pemukiman warga bahkan butuh waktu perjalanan berjam-jam untuk mencapai Mensu Cimiring. Penjaga Mensu Cimiring dibawah pimpinan Teknisi Manara Suar (TMS) Slamet Riyadi dan empat anggotanya harus bertugas selama tiga bulan, tukas Haryono.Mereka penjaga Mensu Cimiring itu baru aplus tanggal 1 November 2015 kemarin. Jadi, mereka relatif baru memulai masa kerja di Mensu Cimiring untuk jangka waktu tiga bulan mendatang. Menjaga Mensu Cimiring semula enam bulan sekali, kemudian diturunkan menjadi empat bulan. Di bawah pimpinan Kadisnav Cilacap Drs. Muhsanuddin,MM, waktu menjaga suar kembali diturunkan menjadi tiga bulan, karena beban dan tantangan tugas yang cukup berat, papar Haryono.Tiga bulan mereka harus menjaga Mencu Cimiring, Nusa Kambangan. Berat memang berat, tapi itulah tugas dan tanggung jawab mereka sebagai penjaga Mensu Cimiring. Tugas untuk menjaga lampu suar tetap menyala tetap dijalamkan, dan para nakhoda bisa berlayar dengan aman dan selamat.

10 Mercusuar Paling Ekstrem di Dunia! Bertahan di Lokasi Mematikan

Penjaga Mercusuar, Pengabdian Sunyi di Tengah Kesendirian

Trekking through the Nusakambangan forest towards the Tjimiring Lighthouse (1855-1857)

Harvesting Many Big Fish From Inside The Pond | Goes To Market For Sell - Farm Harvest Journey

Scott Ritter: Russland gewinnt den Krieg – und das eindeutig

HISTORIC DUTCH RAILWAY BRIDGE CIKACEMPIT IN PAMOTAN PANGANDARAN

Overnight in the World's Scariest Lighthouse for 24 Hours

KAPALNYA MEWAH‼️ Senja Paripurna Di Kapal KM Dharma Kartika II Dari Banjarmasin Ke Surabaya Eps-23

Only Pakistani Mechanics Can Repair This Giant Caterpillar Loader Tire

TERLEMPAR DARI PESAWAT DI TENGAH HUTAN BELANTARA | KISAH NYATA JULIANE KOEPCKE

ADA VIDEO ASLINYA ! ABK KAPAL CUMI PULANG BAWA M4YAT SAHABATNYA SENDIRI DI LAUT PAPUA !

Eps 47 - Kondisi Pulau TERLUAR INDONESIA Berbatasan Langsung FILIPINA 🇮🇩 | Pulau Miangas

Sendirian di Mercusuar Paling Berbahaya di Dunia Saat Laut Mengamuk

Hutan pulau nusakambangan

HILANGNYA 3 PENJAGA MERCUSUAR SECARA MISTERIUS

Moments Filmed Seconds Before Disasters | Incredible Moments #23

Mahfud MD on Prosecutor Case Bartering: This Corruptor Deserves the Death Penalty, Prof ⁉️ | #Int...

BARU AJA DITERIMA KERJA TAPI TIAP MALAM MALAH DISERBU RATUSAN MAKHLUK MENGERIKAN | ALUR CERITA

Living in Indonesia: Inside the World's Largest Archipelago | 4K Travel Documentary

