Peristiwa Palembang 1990-2000 Palembang tempo dulu
Peristiwa Palembang 1990-2000 Palembang tempo dulu Mang dayat Episode 243 1. Pembangunan RSUD dan Jalan Menuju RSUD Sejarah berdirinya Rumah sakit Bari diawali dari tahun 1986 dengan berdirinya sebuah Poliklinik Puskesmas Panca Usaha yang terus berkembang sampai tahun 1994. Pada 1995 poliklinik atau Puskesmas tersebut berkembang menjadi Sebuah Rumah Sakit dengan nama RSUD Palembang Bari yang diresmikan tepatnya pada 19 Juni 1995. Selain itu dibangun juga akses jalan menuju rs bari yang kita kenal sekarang jalan Panca Usaha 2. Pembanguan Jembatan Musi II Di Awal era tahun 90an yaitu tahun 1990,titik awal pembangunan besar-besaran kota Palembang, perkembang Palembang makin terasa dengan dibangunnya jembatan musi 2, pembangunan jembatan musi 2 ini menjadi alternatif selain jembatan ampera dan menjadi akses penting berkembangnya kawasan dari kertapati, keramasan hingga ke demang lebar daun, perjalanan lintas antar provinsi pun selanjutnya melalui akses ini 3. Pembanguanan Jalan Sepanjang tahun 1990 hingga tahun 2000, pembangunan jalan menjadi prioritas dalam pembanguan, jalan yang dibangun pada era ini yaitu Jalan Maskerebet Jalan Kebun Bunga Jalan tembus JL Jend Sudirman Ke Sako Jalan Menuju tanjung api-api Jalan Tembus Jalan Jend A Yani ke dusun Rambutan Jalan Lingkar Selatan Jalan Gandus ke jalan Raya Palembang-betung Jalan Musi 2 Ke Pembuangan Sampah daerah keramasan Jalan tembus macan lindungan ke jalan Kolonel haji barlian 4. Taman Purbakala kerajaan Sriwijaya Identitas Kota Palembang sering dikaitkan dengan kedatukan sriwijaya terutama palembang dinobatkan sebagai kota tertua di indonesia berdasarkan prasasti kedukan bukit yang menceritakan pendirian suatu wanua berangka tahun 671 masehi, karna itu dibangun Wisata Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya ini yang diresmikan Presiden Soeharto pada 22 Desember 1994. Peresmian berlangsung setelah dilakukan pembangunan dan pengembangan situs 5. Pembangunan Makan kebun Bunga Tempat Pemakaman Umum(TPU) Kebun Bunga adalah salah satu tempat pemakaman umum di kota Palembang, dibangunnya TPU Kebun bunga ini terkait Pemakaman korban kecelakaan Pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Bandara Changi Singapura dengan armada pesawat Boeing 737-300 milik maskapai silkair. Pada 19 Desember 1997, pukul 16.12, pesawat tersebut jatuh di Sungai Musi, Kabupaten Musi Banyuasin. Kecelakaan tersebut menewaskan 104 orang, terdiri dari 97 penumpang dan 4 kru pesawat. Di sekitar pemakaman tersebut kemudian dibangun Monumen Peringatan yang diresmikan oleh Gubernur H. Rosihan Arsyad pada 19 Desember 1998, tepat satu tahun setelah peristiwa kecelakaan tersebut 6. Pembangunan retaining wall depan BKB Di Era tahun 80an. Pengelolaan air menjadi prioritas, namun Setelah tahun 1988 sampai 1997 tidak ada lagi pembangunan penataan air ini,barulah tahun 1997 kembali dianggarkan pembangunan retaining wall atau pengedaman pinggiran sungai musi, dari sekanak sampe pasar 7. Beropersainya International Plaza Pembanguan internasional plaza dimasa ini dianggap sebagai wajah baru dari Kota Palembang, sebagai wajah modern dan berkembangnya palembang, Dibawah naungan PT Indah Plaza International, gedung berlantai lima ini mulai dibangun tahun 1989. Tampat ini dulunya dikenal sebagai Gedung bioskop.walaupun mulai dibangun tahun 1989 namun IP mulai sejak Februari 1991 8. Pengembangan Bandara Sultan Mahmud badarudin 2 Berawal mulai dirintis pembangunan tahun 1920 oleh Palembang Maatschappij (Palembang MIJ) yang menyediakan lapangan untuk mendaratkan fokker dari eropa, pada tahun 1970 resmi menjadi bandara internasional namun Pengembangan bandara tersebut mulai dilakukan pada 1 Januari 1990 dengan total biaya Rp366,7 miliar Dengan 12 Kota Dengan Penerbangan Domestik Langsung Dan 3 Kota Dengan Penerbangan Internasional Langsung. 9. Pelepasan bandul dan Pengecatan Ampera Tahun 1970an operasional naik turunnya jembatan ampera sudah tidak dilakukan karena semakin padatnya lalu lintas sehingga sudah tidak relevan lagi,pengangkatan jembatan ampera dilakukan secara mekanik dengan 2 bandul yang masing-masin mencapai 500 ton 10. Masuknnya TV swasta 11. Pasar 16 ilir dibangun kembali 12. Renovasi mesjid agung 1999 Info Kontak Mang Dayat instagram mangdayat,palembang / mangdayat.palembang Mang Dayat Adalah Channel asli wong Palembang yang pertama kali mengangkat Dakwah, Sejarag, budaya dan Pariwisata kota Palembang khususnya dan sumatera Umumnya dengan khas menggunakan bahasa lokal Palembang sehari-hari, namun dikarenakan bahasa Palembang mudah dimengerti dan mirip dengan bahasa indonesia maka tetap dapat dinikmati masayarakat se Indonesia #palembang #wisatapalembang #sejarahpalembang #mangdayat #sumsel #sumateraselatan #sejarah #budaya #wisata #ulamapalembang #mangdayatpalembang #tempodulu #jamandulu #indonesia #sumatera

Palembang masa ke masa Sejak tahun 1950 hingga tahun 2000

Legenda mistis Sungai Tawar Palembang Sumatera Selatan

Original Video 1947 | The Suffering of the People of Palembang After the Dutch Attack

Bus Ini Cocok Untuk Kejar Waktu! Naik Bus Limbersa Bandung - Palembang

Musi River!!! Sumatra's Giant River of a Million Mysteries

The Siak Sultanate in the Dutch East Indies Era - Palace, Riau in the Past, and the History of th...

Misteri Makam Keramat Sabokingking Palembang- makam raja Palembang

May, Hattan, Lefthanded, Zamani Slam, Saleem Iklim, Axl - Koleksi Lagu Jiwang 80 90an Terbaik 💝💝

"SANG MENTERI DUKUN" ORDE BARU | SUDJONO HUMARDANI

Needs Improvement, History of Kapitan Village Palembang

Original Documentary Palembang 1930 – Traces of Minangkabau and Lematang in the Lost River City

Jakarta in 1980 || Rare Vintage Color Video

THE ORIGINS OF PALEMBANG CITY | IT TURNS OUT IT HAS BEEN AROUND 1,300 YEARS AGO! THIS IS THE STOR...

HIKAYAT SDSB, JUDl RESMI ERA SOEHARTO

The Tragic Riots of 1998: From Rape, Arson, Looting, to the Fall of Suharto - Part 2

Palembang Events 1980-1990 Palembang in the past

Plaju 1924: The Musi River, Oil, and Colonial Traces in Palembang

What are the nicknames for Palembang that are still popular today?

Rekaman Asli Perjalanan Jamaah Nusantara ke Tanah Suci di Masa Penjajahan - 1928

