Masa Depan Papua: Wiranto Buka Suara Soal Korban Tewas di Papua (Part 1) | Mata Najwa
Konflik Papua bukan kali pertama terjadi. Selama bergabung dengan Indonesia, Bumi Papua selalu diwarnai gejolak. Konflik berkepanjangan itu selalu berujung pada tuntutan pemisahan dari Republik Indonesia. Bagi orang Papua, pemerintah Indonesia tidak pernah benar-benar mengurus Papua secara manusiawi. Pendekatan keamanan selalu menjadi solusi yang ditawarkan oleh pemerintah, yang terbaru pemerintah mengirimkan 6000 pasukan tambahan. Menkopolhukam Wiranto mengatakan penambahan ribuan pasukan gabungan dimaksudkan untuk melindungi publik, termasuk fasilitas-fasilitas publik yang selama ini jadi sasaran kemarahan warga. “Jangan ditafsirkan itu untuk memerangi rakyat kita sendiri. Ingat saat pasukan kurang, akhirnya terjadi demo yang anarkis dengan pembakaran di mana-mana. Jadi pasukan untuk menjaga situasi menjadi kondusif,” kata Wiranto soal korban yang tidak disebutkan, Wiranto mengatakan dirinya tidak mau gegabah karena belum ada laporan valid. Menurut data dari Kapolri dan Panglima TNI, kata Wiranto, 1 anggota TNI meninggal dan 2 anggota TNI luka parah. “3 anggota Polri luka-luka dan 6 warga sipil yang meninggal, sementara di Papua Barat hanya luka-luka,” katanya. Soal internet yang dibatasi, Wiranto mengatakan itu untuk mengerem penyebaran hoaks dan provokasi. Sedangkan soal pernyataan Gubernur Papua Lukas Enembe yang tidak percaya UU Otsus, Wiranto mengatakan harus ada dialog, bukan perjanjian baru. “Perjanjian itu antara negara dengan negara, bukan pusat dengan daerah. Tidak ada negara dalam negara,” katanya. (Narasi) #MasaDepanPapua #Papua #MataNajwa #Narasitv Tonton juga part lainnya Mata Najwa eps. [Masa Depan Papua] di https://www.narasi.tv/ atau klik link di bawah. Part 1 - http://bit.ly/MasaDepanPapuaPart1MN Part 2 - http://bit.ly/MasaDepanPapuaP2MN Part 3 - http://bit.ly/MasaDepanPapuaPart3MN Part 4 - http://bit.ly/MasaDepanPapuaPart4MN Part 5 - http://bit.ly/MasaDepanPapuaPart5MN Part 6 - http://bit.ly/MasaDepanPapuaPart6MN Part 7 - http://bit.ly/MasaDepanPapuaPart7MN Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share video ini. Tonton konten video-video lainnya di https://www.narasi.tv Follow: / narasi.tv / narasi.tv / narasitv Konten video dan YouTube Channel ini adalah bagian dari Narasi.

Masa Depan Papua: Siapa Halangi Penuntasan Pelanggaran HAM Papua? (Part 2) | Mata Najwa

Masa Depan Papua (FULL VERSION) | Mata Najwa

Nyala Papua (FULL VERSION) | Mata Najwa

Prof Salim Haji Said Ungkap Kekagumannya Terhadap Orang Papua | ILC tvOne

DEBAT PANAS!!! Ali Muchtar Ngabalin VS Natalius Pigai Terkait Kelompok Bersenjata di Papua

KITA BAKUTIPU DI PAPUA! | AF UNCENSORED FT. EDO KONDOLOGIT

Jangan Lupakan Papua! #KupasTuntas

Nyala Papua - Gubernur: Orang Papua Butuh Kehidupan Bukan Pembangunan (Part 5) | Mata Najwa

Jusuf Hamka Blak-blakan Soal Hotman Paris‼️“Pengacara Profesional Jangan Modal Bacot Doang!”

Keras! Rocky Gerung: Negara Biarkan Kekerasan Terjadi di Papua #KupasTuntas

Masa Depan Papua - Freddy Numberi: Melihat Papua Harus dari Kacamata Papua (Part 5) | Mata Najwa

There's a Morning Star Motif at the Papua PON, Here's What They Say - ROSI

LBH Papua: Persoalan Papua Luar Biasa, Tak Bisa Diselesaikan Secara Adat

Presiden Jokowi Menerima para Tokoh Papua, Istana Negara, 10 September 2019

Nyala Papua - Gubernur: Jika Tak Aman, Saya Pulangkan Mahasiswa (Part 6) | Mata Najwa

Nyala Papua - Gubernur: Orang Papua Belum Diindonesiakan dengan Baik (Part 3) | Mata Najwa

Komisioner Komnas HAM: Pembangunan di Papua Era Jokowi Pencitraan

Ngabalin: Isu Rasis Tidak Pernah Dianggap Sepele Oleh Pemerintah - Dialog Sapa Indonesia

Freddy Numberi Bicara soal Bintang Kejora Bendera Papua Merdeka Part 02 - One on One 07/09

