Jalur ke Makam Ali Khamenei Diserang AS, Iran Ngamuk Balas Luncurkan Rentetan Rudal ke Markas AS
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran. Untuk pertama kalinya sejak April, serangan itu menyasar sejumlah jembatan di Iran timur laut. Menurut IRGC, dua jembatan yang diserang berada di jalur menuju Kota Mashhad. Mashhad merupakan kota tempat Ali Khamenei akan dimakamkan pada Kamis (9/7) malam waktu setempat. Media pemerintah Iran, IRIB, melaporkan pasukan AS menembakkan tujuh rudal ke Jembatan Aq Tekeh Khan. Serangan itu memicu dua ledakan di jalur kereta api di luar Kota Aqqala, Provinsi Golestan. Meski berbeda provinsi, Golestan dan Mashhad sama-sama berada di kawasan timur laut Iran. Iran menilai serangan tersebut bukan tanpa alasan. IRGC menuduh AS sengaja menyerang jalur menuju Mashhad untuk mengganggu prosesi pemakaman Ali Khamenei. Sebelumnya, jutaan pelayat memadati Kota Najaf dan Karbala di Irak. Prosesi penghormatan terakhir kemudian berlanjut ke Mashhad untuk pemakaman puncak. IRGC menyebut serangan terhadap jembatan menjadi salah satu alasan dilancarkannya operasi balasan. Iran kemudian mengklaim menggempur puluhan target militer AS di Bahrain dan Kuwait. Menurut IRGC, serangan tersebut merupakan balasan atas agresi AS di wilayah Iran. Iran juga memperingatkan bahwa serangan balasan akan diperluas jika Washington kembali menyerang. Di sisi lain, AS menyebut operasi militernya merupakan respons atas dugaan serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Ketegangan kedua negara pun kembali meningkat setelah gencatan senjata yang sempat disepakati kembali runtuh. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IRGC Sebut AS Menghantam Jembatan Menuju Mashhad, Kota Tempat Ali Khamenei Akan Dimakamkan Hari Ini https://www.tribunnews.com/internasio... Penulis: Tiara Shelavie Editor: Suci BangunDS" Program: Tribun Video Update Host: Feba Fadhiliana Editor Video: Aura Dewi Arafuru Uploader: bagus gema praditiya sukirman #viory #irgc #iran #israel #amerikaserikat #konfliktimurtengah #seranganudara #pemakaman #alikhamenei
![BREAKING NEWS [DIALOG] - IRAN BALAS SERANGAN AS, IRGC GEMPUR PANGKALAN MILITER AMERIKA DI TELUK](https://i.ytimg.com/vi/hLP_9oGTWEY/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEnCNACELwBSFryq4qpAxkIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAG4AvMY&rs=AOn4CLCG30qYVDiI7R1kJkgXfDKDjBablQ&usqp=CCY)
BREAKING NEWS [DIALOG] - IRAN BALAS SERANGAN AS, IRGC GEMPUR PANGKALAN MILITER AMERIKA DI TELUK

“Taring” Iran Masih Tajam, Rahasia Rudal dan Drone Bikin AS Ketar-ketir

Sinyal Iran untuk Trump? Pengamat: Di Belakang Layar Inlejien AS-Iran Bekerja | DIALOG PRIME

Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO, Sebut Ini Bukan Lagi Operasi Militer | OneNews Update

KALIAN GAK AKAN NYANGKA, ANEHNYA KEJADIAN ASLI GUNUNG KAWI‼️- Mamat - Jamal Lentera Malam

BOOM! Markas Terbesar AS di Bahrain & Kuwait Diledakkan Iran | OneNews Update

Iran Vs AS Pecah Lagi: Mental "Dagang" Trump Ditepis Teheran, Washington Dicekik Taktiknya Sendiri

Rahasia Gudang Rudal Iran Selalu "Hidup Lagi" meski Digempur AS

Dihantam Rudal dan Drone Iran Bertubi-tubi, Pangkalan AS di Kuwait Terbakar, Asap Membubung Tinggi

Trump Kembali Ancam Iran, Pakar PPAU dan Peneliti Kupas Dampaknya bagi Timur Tengah

KENAPA TURIS ASING ENGGAN KE FILIPINA? Padahal ASEAN Lagi Kebanjiran Turis! | Learning By Googling

AS Lancarkan Gelombang Serangan Baru Lagi, Iran Kirim Sinyal Pembangkangan

Menolak Diam! Iran Tebak Rudal Hancurkan 85 Fasilitas AS di Timteng | OneNews Internasional

Iran Just Blew Up a $5 MILLION Patriot Missile? IRGC Hits Kuwait & Bahrain, US Bases Warned Again

Pilih Bela Iran, Italia Tegaskan Ogah Bantu Trump Serang Teheran saat Perang Kembali Memanas

Iran "Furious" After NATO Backs Latest US Attack

Middle East War Update: Iran Strikes Back Hard at US, 85 Targets Hit and All Bases Threatened

Middle East War Recap: Ceasefire Ends, Second Wave of Iranian Attacks Set to 'Rain Down' on US

Iran ‘Bombs' US Sites in Kuwait, Qatar, Bahrain, Ghalibaf Warns 'if You Strike, You Get Hit' |4K

