Bekana Dayak Mualang Ibanik Kalbar (Volume 1)

Sebuah Sastra Lisan yang tersebar pada umumnya pada masyarakat Iban, satu diantaranya di kelompok Ibanik; Dayak Mualang Kabupaten Sekadau kalimantan barat. Dalam tradisi lisan masyarakat Mualang, Kana dibagi menjadi : Kana Sera, Kana Tangi dan Kana Perana', namun kali ini yang dipersembahkan adalah Kana Tangi dari seorang Pengana ( seniman sastra) di zamannya yaitu Diang Djeragam / Agam. ( Diang/Mediang/ Almarhum Djeragam /Agam adalah seorang maestro sastra lisan tradisional, yang pernah eksis di masa nya dan suaranya direkam oleh sanggar Efata dan Sanggar Mualang dalam bentuk kaset Pita yang beredar di Era tahun 1990an. Berdasarkan kaset pita tersebut maka sejalan perkembangan zaman, untuk melestarikan sastra lisan bekana dialihkanlah rekaman kaset pita tersebut dalam bentuk file dan dibuatkan duplikat bekana, khususnya Kana Tangi. Kana Tangi dibagi menjadi beberapa seri / volume yaitu yang ditampilkan ini adalah Volume 1. Adapun cerita/gisah yang dituturkan adalah menceritakan seorang pemuda bernama Laja (orang pangau libau yang hidup disuatu perkampungan yang ramai atau kampung dewa dewi pangau banyau / orang pangau libau di biau takang yang sangat ramai (banyau/mayoh) dikisahkan bahwa Laja melakukan pekerjaan menugal atau nugal (menanam di ladang), diceritakanlah apa saja yang ia lakukan. Adapun Kana Tangi ini adalah menurut versi Dayak Mualang / Djeragam dari kampung Empajak Kecamatan Belitang Hilir kabupaten Sekadau. Selamat mendengarkan, Terima Kasih.