PEKONG SUKULANTING di Kuburaya, Kalimantan Barat, memiliki sejarah yang kaya dan kompleks.

Pekong Sukulanting di Kuburaya, Kalimantan Barat, memiliki sejarah yang kaya dan kompleks. Berikut adalah ringkasan sejarahnya: Masa Pra-Kolonial (Abad ke-17-18) 1. Pekong Sukulanting awalnya merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Sukulanting, salah satu kerajaan kecil di wilayah Kuburaya. 2. Kerajaan ini diperintah oleh raja-raja lokal dan memiliki sistem pemerintahan sendiri. Masa Kolonial Belanda (1817-1942) 1. Pada tahun 1817, Belanda menguasai Kerajaan Sukulanting dan mengubah Pekong menjadi benteng pertahanan. 2. Benteng ini digunakan untuk mengawasi dan mengendalikan wilayah Kuburaya serta melindungi kepentingan ekonomi Belanda. 3. Selama masa kolonial, Pekong Sukulanting menjadi simbol kekuasaan Belanda di Kalimantan Barat. Perang Kemerdekaan (1945-1949) 1. Setelah kemerdekaan Indonesia, Pekong Sukulanting digunakan sebagai basis perjuangan kemerdekaan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). 2. Benteng ini menjadi simbol perlawanan rakyat Kalbar terhadap kolonial Belanda. Era Modern (1980-an-sekarang) 1. Pada tahun 1980-an, Pekong Sukulanting direnovasi dan dijadikan objek wisata sejarah. 2. Saat ini, benteng ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kalbar dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Kuburaya. Referensi 1. "Sejarah Kalimantan Barat" oleh Prof. Dr. H. Abu Bakar (2013) 2. "Pekong Sukulanting: Benteng Penjagaan di Kuburaya" oleh Dinas Pariwisata Kalbar 3. "Perjuangan Kemerdekaan di Kalimantan Barat" oleh Dr. H. Muhammad Said (2018) Sumber AI WA Yukk kita gaskeun seperti apa videonya, moga bermanfaat 🙏👍 #kalimantanbarat #kuburayakalimantanbarat #pekongsukulanting