Kenapa Ruang Angkasa Sangat Gelap?

Jika tak suka bangun pagi, mungkin kamu akan suka tinggal di Bulan atau ruang angkasa! Kalau kebutuhan menghirup oksigen bisa dikesampingkan, melihat langit malam selama 24 jam sepertinya menggoda! Tapi kenapa ada banyak cahaya di Bumi, tapi semuanya hilang begitu kita meninggalkan Bumi? Mungkin kamu berpikir terang pada siang hari dan gelap pada malam hari disebabkan oleh rotasi Bumi dan Matahari hanya menyinari salah satu belahan bumi. Itu hanya salah satu faktor, tapi sebenarnya lebih rumit dari itu. Bintang kita juga menyinari Bulan, tapi langit di atas selalu tampak hitam! URUTAN WAKTU: Kenapa langit di atas Bulan selalu hitam? 0:26 Kenapa bintang lain tak bersinar terang pada malam hari? 2:11 saat memandang langit, kita sedang memandang ke masa lalu yang sangat jauh 🌟 4:42 Kenapa bintang yang tak terlalu jauh tidak bersinar seterang Matahari? 5:31 Dari mana Teori Ledakan Dahsyat berasal 8:07 Bagaimana kita bisa tahu area hitam ini ada 8:58 #ruang angkasa #planet-planet #sisiterang RINGKASAN: Atmosfer kita penuh debu, kotoran, berbagai gas, dan tetesan air – yang semuanya bertindak seperti cermin kecil dan memantulkan cahaya matahari. Jika kamu berada di Bulan [BERLANGGANAN], di mana tak ada atmosfer, langit akan tampak hitam. Kamu akan bisa melihat bintang-bintang meski matahari sedang bersinar selama siang hari di Bulan. . Pada awal abad ke-19, seorang astronom Jerman, Wilhelm Olbers, menyatakan bahwa langit gelap pada malam hari disebabkan adanya tirai debu yang menyembunyikan sebagian besar bintang dari kita. Berkat teleskop kuat yang indah, kini kita tahu cahaya membutuhkan waktu miliaran tahun untuk sampai ke kita dari bintang-bintang terjauh. Teleskop modern dapat menunjukkan bahwa cahaya memulai perjalannya menuju Bumi sekitar 10 miliar tahun lalu. Tapi bukankah semua bintang jauh itu mengeluarkan setidaknya sedikit cahaya yang bisa dilihat dari Bumi? Itu sama seperti menyalakan ribuan lampu halogen. Lampu-lampu ini tak seterang satu lampu LED besar, tapi mengeluarkan sedikit cahayanya. Ruang angkasa mungkin kosong dibanding atmosfer Bumi, tapi ada banyak gas di luar sana, yang semuanya berputar, membentuk awan, dan bertindak seperti tirai yang menyembunyikan sebagian besar cahaya di Bima Sakti. Teori ini berpendapat alam semesta dilahirkan dari sebuah ledakan besar 13,8 miliar tahun lalu. Sejak saat itu, segala sesuatunya bergerak menjauh dari titik pusat ledakan itu. Sumber-sumber cahaya juga bergerak menjauh dan menyebar, yang berarti ruang angkasa makin gelap, dan jumlah area hitam bertambah. Para astronom berpikir, kebanyakan benda di alam semesta itu tak bisa dilihat, sehingga tampak seperti kekosongan hitam bagi mata manusia. Tapi jika ingat spektrum elektromagnetik dari sekolah dulu, kamu akan tahu bahwa cahaya kasatmata hanyalah sebagian kecil dari semua panjang gelombang dan frekuensi. Merah, biru, ungu, kuning – semua jenis warna, tergantung gas penyusunnya! Berlangganan Sisi Terang    / @sisiterang   Musik oleh Epidemic Sound https://www.epidemicsound.com/ Materi stok (foto, rekaman, dan lain-lain): https://www.depositphotos.com https://www.shutterstock.com https://www.eastnews.ru

Dinding Bercahaya Raksasa Terdeteksi di Tepi Jagat Raya || Fakta Antariksa Cuma Astronom yang Tahu
▶︎

Dinding Bercahaya Raksasa Terdeteksi di Tepi Jagat Raya || Fakta Antariksa Cuma Astronom yang Tahu

Fakta-fakta Antariksa yang Akan Membuat Anda Bertanya-tanya: "Seberapa Kecilkah Aku?"
▶︎

Fakta-fakta Antariksa yang Akan Membuat Anda Bertanya-tanya: "Seberapa Kecilkah Aku?"

Jika Asteroid Menghantam Laut, Akankah Terjadi Tsunami?
▶︎

Jika Asteroid Menghantam Laut, Akankah Terjadi Tsunami?

Kami Menjelajahi Ruang Angkasa Lebih Luas Daripada Lautan dan 30+ Fakta Lainnya
▶︎

Kami Menjelajahi Ruang Angkasa Lebih Luas Daripada Lautan dan 30+ Fakta Lainnya

Voyager Mencapai Tepi Angkasa — Apa yang Ditemukannya Sangat Mengganggu
▶︎

Voyager Mencapai Tepi Angkasa — Apa yang Ditemukannya Sangat Mengganggu

Bumi dalam 100 Juta Tahun: Akan Seperti Apa Bentuknya?
▶︎

Bumi dalam 100 Juta Tahun: Akan Seperti Apa Bentuknya?

Ada Apa di Dalam Lubang Hitam?
▶︎

Ada Apa di Dalam Lubang Hitam?

Bagaimana Jika Gravitasi Menghilang Selama 1 Detik
▶︎

Bagaimana Jika Gravitasi Menghilang Selama 1 Detik

SEPUTAR BLACK HOLE - Lubang Hitam yang sangat kuat di luar angkasa!
▶︎

SEPUTAR BLACK HOLE - Lubang Hitam yang sangat kuat di luar angkasa!

Fakta-Fakta yang Membuatku Sedikit Takut pada Ruang Angkasa
▶︎

Fakta-Fakta yang Membuatku Sedikit Takut pada Ruang Angkasa

10 Misteri Terbesar Alam Semesta yang Belum Bisa Kita Pecahkan
▶︎

10 Misteri Terbesar Alam Semesta yang Belum Bisa Kita Pecahkan

Ruang Angkasa Lebih Luas dari Samudra?! 50+ Fakta Gila yang Jarang Diketahui
▶︎

Ruang Angkasa Lebih Luas dari Samudra?! 50+ Fakta Gila yang Jarang Diketahui

Bagaimana Kalau Ada Kehidupan di Kepler? NASA Menemukan Sesuatu, tapi mereka menyembunyikannya
▶︎

Bagaimana Kalau Ada Kehidupan di Kepler? NASA Menemukan Sesuatu, tapi mereka menyembunyikannya

Apakah Waktu Ada Ujungnya?
▶︎

Apakah Waktu Ada Ujungnya?

Lautan di Luar Angkasa Ini 140 Triliun Kali Lebih Besar dari Bumi
▶︎

Lautan di Luar Angkasa Ini 140 Triliun Kali Lebih Besar dari Bumi

Fakta-fakta Luar Angkasa yang Semakin Lama Semakin Aneh
▶︎

Fakta-fakta Luar Angkasa yang Semakin Lama Semakin Aneh

Bagaimana Alam Semesta Akan Berakhir? | ft. @FajrulFx
▶︎

Bagaimana Alam Semesta Akan Berakhir? | ft. @FajrulFx

TIDAK BISA DILIHAT BUKAN BERARTI TIDAK ADA!! FENOMENA INI MEMBUKTIKAN ATOM ITU NYATA!!
▶︎

TIDAK BISA DILIHAT BUKAN BERARTI TIDAK ADA!! FENOMENA INI MEMBUKTIKAN ATOM ITU NYATA!!

Bagaimana Jika Bumi Mengatur Ulang Dalam Semalam? Inilah yang Akan Terjadi
▶︎

Bagaimana Jika Bumi Mengatur Ulang Dalam Semalam? Inilah yang Akan Terjadi

Saat Tubuh Kalian Hanya Diberi Makanan Ultra-Proses Selama 30 Hari, Beginilah yang Langsung Terjadi
▶︎

Saat Tubuh Kalian Hanya Diberi Makanan Ultra-Proses Selama 30 Hari, Beginilah yang Langsung Terjadi