Pelabuhan Terakhir

“Pelabuhan Terakhir” mengisahkan tentang seorang lelaki yang pernah terluka kerana cinta lama yang meninggalkannya. Saat dia hampir tenggelam dalam kesedihan, hadir seseorang yang setia menyambut dan menyembuhkan luka hatinya. Namun, ketika hatinya sudah kembali tenang dan dimiliki oleh cinta yang baru, cinta lama datang semula membawa rindu dan penyesalan. Walaupun masih ada sisa kenangan, dia memilih untuk tidak mengkhianati insan yang setia berada di sisinya ketika dia jatuh. Lagu ini membawa tema tentang luka, kesetiaan, penerimaan takdir, dan keberanian melepaskan cinta lama yang tidak lagi menjadi tempat pulang. “Pelabuhan Terakhir” adalah simbol hati yang akhirnya berlabuh pada seseorang yang benar-benar menghargai dan tidak pernah membiarkannya jatuh sendiri. Lirik: Dulu kita ukir bulan dan bintang Di langit cinta yang kita miliki Namun hadir bayang ketiga Mengaburkan cahaya janji kita Kau memilih dia, meninggalkan aku Hati retak, impian pun roboh Saat ku hampir tenggelam Ada tangan yang setia memautku ke darat Bukan tak pernah aku mencintaimu Bukan tak pernah aku merindukanmu Tapi saat kau kembali membawa cerita lama Hati ini telah bertuan… Dan aku takkan mengkhianati dia Kau datang mengulang langkah semalam Membawa rindu yang kau biarkan mati Tapi luka yang dulu berdarah Telah dijahit oleh kasih yang lain Bukan aku membenci Bukan aku berdendam Cuma takdir mengajar kita Bahawa yang pergi tak selalu kembali sama Bukan tak pernah aku mencintaimu Bukan tak pernah aku merindukanmu Tapi saat kau kembali membawa cerita lama Hati ini telah bertuan… Dan aku takkan mengkhianati dia Jika suatu hari kau mengerti Sakit yang pernah aku simpan sendiri Mungkin kau tahu Betapa berharga tangan yang mengangkatku dari sepi Bukan tak pernah aku mencintaimu Bukan tak pernah aku merindukanmu Tapi saat kau kembali membawa cerita lama Hati ini telah bertuan… Dan aku takkan mengkhianati dia Biar kau menangis di hadapanku Biar kau rayu seribu kali lagi Namun hati ini sudah ku serahkan sepenuhnya Pada dia yang setia… Yang tak pernah membiarkanku jatuh sendiri Biarlah kenangan kita jadi nadi Yang berdegup hanya dalam memori Kerana cinta ini… Bukan lagi milikmu.