Biografi KH Muhammad Tohir Bungkuk Singosari
Biografi KH Muhammad Tohir Bungkuk Singosari KH Nahrowi Thohir lahir pada tahun 1900 M atau bertepatan pada tahun 1317 Hijriyyah di Bungkuk Singosari, Malang. wafat pada tahun 1980 dan di makamkan di pesarean Bungkuk bersama tokoh - tokoh lainnya, seperti KH Maskur. Dari sosok KH Nahrowi Thohir dan Nyai Rukoyyah inilah lahir putra putri yang membanggakan. Singosari kota terkenal sejak dulu hingga kini. Sekarang Singosari sudah menjadi Kota Santri. Padahal dulu menjadi pusat ajaran Hindu yang menyekutukan Allah . Banyaknya, ulama dan Kyai dari Singosari, membuat kota ini menjadi menarik dan penuh dengan kharismatik. Belajar ilmu Al-Quran di kota Malang, rasanya belum sempurna, jika belum mendalami Ilmu Al-Quran di Singosari. Karena sebagian besar ulama Al-Quran itu ada di Singosari, sebut saja; KH Mustain Syamsuri pesantren Darul Quran, KH Bashori Alwi (Pesantren Imu Al-Quran), Pesantren Al-Quran Nurul Huda (NH). Kedua ulama Kharismatik itu menjadi rujukan para penghafal Al-Quran dan tartil Al-Quran. KH Bashori Alwi salah satu Kyai Kharismatik bidang Al-Quran, dan beliau termasuk satu-satunya tokoh perintis organisasi Al-Qura dan Khuffad. Sampai saat ini organisasi ini menjadi rumah yang teduh bagi warga N U yang menjadi penghafal Al-Quran dan tartil dan qoria di seluruh Indonesia. Ulama-ulama kharismatik yang bermukim di Singosari antara lain, KH Muhammad Thohir Bungkuk, KH Nawawi Thohir, KH Nahrowi Thohir, KH Nursalim, KH Amir, KH Dasuki, KH Murthadho, KH Abdul Manan, KH Bashari Alwi, KH Mustain Syamsuri Al-Hafidz, KH Rifai, KH Maskur, dan KH Muhammad Tolhah Hasan. Semua model pesantren ada di Singosari, mulai spesialis ilmu Al-Quran, tahfidul Al-Quran, dan cabang-cabangnya, ilmu fiqih dan juga ilmu tasawuf. Bahkan, pesantren modern dan salaf juga tersedia. Banyaknya candi-candi di area Singosari menjadi bukti nyata bahwa Singosari dulu pernah menjadi pusat kejayaan Ken Arok yang notabennya penganut Hindu. Sekarang telah berubah menjadi kota santri. Bagi Allah , tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Allah merubah Singhasari (Singosari) dari pusat Hindu menjadi kota santri dan kota Al-Quran. Dalam tulisan ini, penulis tidak akan membincangkan kota Singosari, tetapi lebih fokus membincangkan sosok ulama Kharismatik KH Muhammad Thohir Bungkuk sang perintis dakwah dan penyebar islam di bumi Singosari. Dari sekian banyak ulama dan Kyai yang bermukim di Singosari, 90 % berafiliasi pada Jamiyah Nahdhotul Ulama. Tidaklah aneh jika gagasan Hari Santri Nasional juga terlahir dari usulan Kyai Malangraya. Tidaklah berlebihan juga, jika kemudian Gus Lutfi Bashori Alawi menamakan Singosari dengan “Kota Santri”. Lihat saja, lembaga pendidikan dan Pondok pesantren di Singosari cukup banyak. Berdasarkan data, ada sekitar 25 pesantren. Begitulah informasi yang saya dapatkan dari Gus Lutfi Bashari Alwi, sekaligus pengasuh pondok pesantren Ribath Al-Murtadho. KH Muhammad Tholhah Hasan salah satu tokoh N U Nusantara yang mendunia berasal dari Kota Santri Singosari. KH Muhammad Tholhah Hasan pernah menjadi menteri agama di era KH Abdurahman Wahid. KH Tholhah Hasan juga menjadi Kyainya para Kyai di Singosari. KH Maskur ayah handa angkat KH Muhammad Tholah Hasan juga pernah menjadi menteri Agama, pernah nyantri di Tebu Ireng dan berguru kepada KH Idris menantu dari Mbah Hasyim Asaary. Sedangkan KH Maskur pernah nyantri kepada KH Muhammad Hasyim Asyaary pendiri N U, sekaligus pejuang sejati Ahlussunah Waljamaah. KH Muhammad Tholhah Hasan sebagai ikon Singosari, terus menerus berusaha keras menghidupkan nilai-nilai agama dan intelektual melalui pengajian yang di asuhnya setiap malam Kamis. Beliau pernah menyampaikan bahwa pengajian itu sudah 30 tahun lamanya. Dalam beberapa pertemuan, beliau sering menyampaikan “orang islam itu tidak boleh berhenti membuat gagasan, karena gagasan seseorang itu bisa menjadi panjang umur. Waliyullah KH Tohir Bungkuk Singosari. Berawal dari kehadiran KH Hamimuddin di Pagetan (Bungkuk), pada tahun 1780, di situlah beliau “babat alas” untuk menyebarkan islam. Beliau mendirikan gubuk sederhana yang terbuat dari bambu yang layak untuk dihuni keluarga kecilnya. Setiap senja tiba, beliau menyalakan lentera kecil agar bisa melihat wajah-wajah santri yang belajar ngaji agama kepada dirinya. Lama kelamaan, jumlah santri semakin hari semakin bertambah, seiring dengan perkembangan agama islam di Pagetan (Bungkuk). KH Munsif tidak menceritakan “tidak diketahui, apakah KH Hamimuddin itu menikah dengan warga sekitar, atau beliau datang di Pangetan (Bungkuk) sudah ber-istri” . Yang jelas, KH Hamimuddin memiliki 7 orang anak. Anak ke tujuh yang bernama Siti Hindun Murtosiah kemudian dinikahkan dengan Kyai Muhammad Thohir. Menurut penuturan KH Munsif Ibn Nahrowi, ketika akan Murtosiah baligh, KH Hamimuddin meminta salah satu menantunya yang bernama “Abdullah” agar bermunajat (tirakat) agar mencarikan pasangan yang pantas dan pas untuk putrinya.

Gus Baha - Bahasan Tafsir Al Qur'an Di Pondok Gus Mus Tentang Nasib Seseorang

NGAJI GUS BAHA | Sodakoh Bisa Merubah Takdirmu Jadi Lebih Baik

Islam Itu Mudah dan Menenangkan | Gus Baha

Kisah Sultan Agung bertemu Sang Penasehat

Biography and karomah story of KH Maemun Zubair, Founder of PP. Al Anwar Sarang

Mengapa Dunia Takut Jika Negara Islam Indonesia Berdiri? Imam Mahdi Sudah Hadir? Part 2

5 Lagu Religi Ungu Paling Menyentuh Hati & Menenangkan Jiwa Cover 2026 | KHANZA Music

Makam keramat Malang Raya

DENIS LIM BIKIN WENDI & ANDHIKA BABAK BELUR DENGAN KENYATAAN! - NGOBROL DI WA EPS.58

Old Persia Journey — Deep Focus Mix for Calm Study & Quiet Productivity (Ideal For Late Night)

Simak Sampai Akhir Siraman Jiwa berikut ini | Dawuh Gus Miek

Biografi Syeh Abdul Qodir Al jailani

SERUMIT APAPUN HIDUP KITA MASIH BISA TERTAWA BAHAGIA #gusbaha @muhibbinchannel79

Rumi’s Whispers of the Soul: Ancient Sufi Ney Music for Inner Peace and Deep Spiritual Healing

Murottal Pagi Pembuka Rezeki | Surah Al Waqiah,Yasin,Ar Rahman,Al Mulk | murottal alquran merdu

Makam Mbah Batu Malang

🔴 KENAPA BULAN SURA ORANG JAWA PANTANG PESTA || GUS MUWAFIQ

Celebrating Eid Al Adha in Lombok Indonesia 🇮🇩 The Island with over 1000 Mosques

Gus Baha - Ngaji Bareng di Inkafa Gresik "Pentingnya Memahami Fiqih Dalam Kehidupan"

