Trenggalek Catat Surplus Rp82 Miliar, DPRD Mulai Bedah Penggunaan Uang Sisa APBD 2025 - bioztv.id

www.bioztv.id - Di tengah keterbatasan fiskal yang masih membayangi pemerintah daerah, Kabupaten Trenggalek berhasil menutup Tahun Anggaran 2025 dengan surplus sebesar Rp82 miliar. Capaian ini langsung menyedot perhatian DPRD Trenggalek. Para legislator pun mulai membedah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. DPRD Trenggalek mengawali pembahasan tersebut melalui rapat paripurna setelah Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyampaikan nota laporan pertanggungjawaban pada Rabu (17/6/2026). Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menjelaskan bahwa pembahasan tersebut menjadi tahap lanjutan setelah DPRD menuntaskan evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025. "Hari ini kami menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan penyampaian nota laporan pertanggungjawaban Bupati Trenggalek Tahun Anggaran 2025. Kemarin kami sudah tuntas membahas LKPJ, sekarang kami melangkah ke tahap pembentukan perda pertanggungjawaban APBD," ujar Doding Rahmadi. Pendapatan Lampaui Belanja, Trenggalek Kantongi Surplus Rp82 Miliar Pemerintah Kabupaten Trenggalek mencatat realisasi pendapatan daerah sepanjang tahun 2025 mencapai Rp1,933 triliun. Sementara itu, pemerintah merealisasikan belanja daerah sebesar Rp1,851 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut menghasilkan surplus anggaran sekitar Rp82 miliar. "Pendapatan kita mencapai Rp1 triliun 933 miliar, sedangkan belanja kita Rp1 triliun 851 miliar. Jadi, kita mengantongi surplus kurang lebih Rp82 miliar karena realisasi pendapatan mengungguli total belanja," jelas Doding. Tim anggaran selanjutnya akan memasukkan surplus tersebut ke dalam komponen Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Pemerintah daerah dapat memanfaatkan dana tersebut sebagai salah satu sumber pembiayaan pada tahun anggaran berikutnya. "Kami memproyeksikan surplus ini akan masuk ke pos SiLPA dan berencana menggunakannya sebagai bagian dari pembiayaan pembangunan untuk tahun 2027 nanti," tambahnya. Kantongi SiLPA Besar, DPRD Janji Tetap Kritis Meski surplus menunjukkan kondisi keuangan daerah relatif sehat, DPRD tetap berkomitmen mengkaji setiap komponen dalam laporan pertanggungjawaban secara mendalam. Menurut DPRD, besarnya angka SiLPA sering menjadi indikator bahwa sejumlah program atau kegiatan belum menyerap anggaran secara optimal selama satu tahun berjalan. Karena itu, fraksi-fraksi DPRD akan menyampaikan pandangan umum dan catatan kritis terhadap laporan pemerintah daerah sebelum mereka menyetujui dokumen tersebut menjadi peraturan daerah. "Setelah tahapan ini, para fraksi akan menyampaikan pandangan umum mereka, kemudian bupati akan menjawabnya melalui forum resmi. Setelah seluruh tahapan selesai, kami akan menetapkannya menjadi perda," kata Doding. DPRD menargetkan seluruh pembahasan tersebut rampung dalam waktu sekitar dua pekan. Pemkab Siap Terima Evaluasi DPRD Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek, Muhammad Syah Natanegara, memastikan pemerintah daerah sudah menyerahkan seluruh dokumen pertanggungjawaban APBD 2025 kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut. Menurutnya, jajaran eksekutif siap menerima berbagai masukan, saran, maupun evaluasi dari DPRD. "Kami sudah mengajukan rancangan perda pertanggungjawaban APBD 2025 ini. Kami berharap rekan-rekan di DPRD bisa segera membahasnya dengan baik," ujar Syah. Ia mengakui pembahasan anggaran kali ini berlangsung di tengah tantangan fiskal yang tidak ringan. Karena itu, pemerintah daerah akan menggunakan setiap catatan DPRD sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja birokrasi dan pengelolaan anggaran ke depan. "Kami menyadari ada banyak poin yang memantik perhatian bersama di tengah keterbatasan fiskal kita, termasuk catatan mengenai angka SiLPA yang memang masih cukup besar," ungkapnya. Jadi Kompas Penyusunan APBD Tahun Berikutnya Pembahasan pertanggungjawaban APBD ini tidak sekadar menjadi rutinitas administratif tahunan. DPRD akan menghasilkan sejumlah catatan evaluasi yang nantinya menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan fiskal tahun berikutnya, menentukan prioritas pembangunan, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Dengan surplus Rp82 miliar yang berhasil dicatat pada APBD 2025, masyarakat Trenggalek kini menunggu langkah pemerintah daerah dalam memanfaatkan ruang fiskal tersebut agar mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara nyata.(CIA) #SurplusAPBD #SILPA2025 #DPRDTrenggalek 🚸 Jangan lupa juga ikuti Bioz.TV di : 🌐 Website : www.bioztv.id šŸ”µ Instagram : Ā Ā /Ā bioz_tvĀ Ā  šŸ”µ Tiktok : Ā Ā /Ā bioz_tvĀ Ā  šŸ”µ Facebook : Ā Ā /Ā bioztvĀ Ā  šŸ”µ Twitter : https://x.com/bioz_tv

šŸ”“PENGAKUAN BEM FH UBK ATAS DUGAAN SUAP Sebelum Ketemu Wapres Gibran, Dijanjikan Rp 300 Juta
ā–¶ļøŽ

šŸ”“PENGAKUAN BEM FH UBK ATAS DUGAAN SUAP Sebelum Ketemu Wapres Gibran, Dijanjikan Rp 300 Juta

Danantara Beranak Pinak, Buat Apa? | Jelasin Dong!
ā–¶ļøŽ

Danantara Beranak Pinak, Buat Apa? | Jelasin Dong!

Berguru Pada Dua Suhu Politik, Gibran Tokoh Muda Paling Beruntung || OTT
ā–¶ļøŽ

Berguru Pada Dua Suhu Politik, Gibran Tokoh Muda Paling Beruntung || OTT

Tom Lembong Bicara Tips Survive Financial ā€œin this economyā€
ā–¶ļøŽ

Tom Lembong Bicara Tips Survive Financial ā€œin this economyā€

The Love-Hate Relationship Between Prabowo and Jokowi, and Gibran’s Regional Outreach | Bocor Alu...
ā–¶ļøŽ

The Love-Hate Relationship Between Prabowo and Jokowi, and Gibran’s Regional Outreach | Bocor Alu...

Three Keys to Fixing Indonesia According to Anies
ā–¶ļøŽ

Three Keys to Fixing Indonesia According to Anies

Rektor UBK Buka Suara! Ketua BEM FH Terima Uang, Janji Ungkap Oknum Terlibat | iNews Terkini
ā–¶ļøŽ

Rektor UBK Buka Suara! Ketua BEM FH Terima Uang, Janji Ungkap Oknum Terlibat | iNews Terkini

Fuel Price Hike, Trenggalek Regency Requires Departments to Carpool for Out-of-Town Visits - bioz...
ā–¶ļøŽ

Fuel Price Hike, Trenggalek Regency Requires Departments to Carpool for Out-of-Town Visits - bioz...

DPD Calls for MBG Program to be Halted, Finance Minister Purbaya Responds Like This
ā–¶ļøŽ

DPD Calls for MBG Program to be Halted, Finance Minister Purbaya Responds Like This

FAMILY EXPLANATION | VICTIM MISSING FOR TWO YEARS - WITHOUT POLICE REPORT
ā–¶ļøŽ

FAMILY EXPLANATION | VICTIM MISSING FOR TWO YEARS - WITHOUT POLICE REPORT

Trenggalek Struggles to Meet 30 Percent Personnel Spending Cap, Could Be Achieved by Cutting PPPK...
ā–¶ļøŽ

Trenggalek Struggles to Meet 30 Percent Personnel Spending Cap, Could Be Achieved by Cutting PPPK...

PoV Times - Dari Jakarta Ke Yogyakarta, Ini Tuntutan Rakyat!
ā–¶ļøŽ

PoV Times - Dari Jakarta Ke Yogyakarta, Ini Tuntutan Rakyat!

PECAH! Stand Up Sri Rahayu : Raditya Dika Ngakak, Sampai bilang Otaknya Geser
ā–¶ļøŽ

PECAH! Stand Up Sri Rahayu : Raditya Dika Ngakak, Sampai bilang Otaknya Geser

Dampak Bencana Tanah Gerak Trenggalek Meluas, 119 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
ā–¶ļøŽ

Dampak Bencana Tanah Gerak Trenggalek Meluas, 119 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Prabowo Panggil Sherly Tjoanda di Pekan Nasional Petani Nelayan, Disambut Sorakan Meriah
ā–¶ļøŽ

Prabowo Panggil Sherly Tjoanda di Pekan Nasional Petani Nelayan, Disambut Sorakan Meriah

BREAKING NEWS | Petani-Nelayan Gorontalo Serukan Dukung 'Lanjutkan MBG' saat Presiden Pidato
ā–¶ļøŽ

BREAKING NEWS | Petani-Nelayan Gorontalo Serukan Dukung 'Lanjutkan MBG' saat Presiden Pidato

EVERY TIME A CORRUPTION CASE IS EXPOSED, THE ITE LAW POPS UP—A DISTRACTION?! | Helmy Yahya Speaks
ā–¶ļøŽ

EVERY TIME A CORRUPTION CASE IS EXPOSED, THE ITE LAW POPS UP—A DISTRACTION?! | Helmy Yahya Speaks

PoV Times -  Di balik Telepon Prabowo - Jokowi
ā–¶ļøŽ

PoV Times - Di balik Telepon Prabowo - Jokowi

SANDICK - DICKY DIFIE ACCUSES HABIB JAFAR OF LYING?! HOW IS THAT POSSIBLE?!
ā–¶ļøŽ

SANDICK - DICKY DIFIE ACCUSES HABIB JAFAR OF LYING?! HOW IS THAT POSSIBLE?!

IT HAPPENED AGAIN: FLAWED POLICIES MAKE LIFE HARDER FOR MSMEs, PROF ā‰ļø #IntrigueRK
ā–¶ļøŽ

IT HAPPENED AGAIN: FLAWED POLICIES MAKE LIFE HARDER FOR MSMEs, PROF ā‰ļø #IntrigueRK