Jambi Diselimuti Kabut Asap Tebal, Data KKI Warsi Sudah 18 Ribu Ha Lahan Terbakar
AKIBAT KARHUTLA JAMBI DISELIMUTI ASAP JAMBI - Luas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi dalam rentang Januari-September 2019 sudah mencapai 18 ribu hektare, berdasarkan data dari KKI Warsi. Lembaga ini menghitung luas lahan dan hutan terbakar itu dengan metode overlay data hotspot ke peta, yang disertai pengecekan sampel ke beberapa lokasi. Berdasarkan data tersebut, hingga kini luas lahan terbakar terbesar berada di kawasan restorasi, disusul di areal perusahaan kelapa sawit, selanjutnya hutan tanaman industri, lalu di lahan masyarakat, terakhir di areal izin hak penguasahaan hutan. Data yang dihimpun dari KKI Warsi, sepanjang Januari-Sepember 2019 ini, lahan yang terbakar di area restorasi telah mencapai 6.579 hektare. Di lahan perkebunan kelapa sawit seluas 4.359 hektare. Lalu di lahan konsesi hutan tanaman industry seluas 3.499 hektare. Di lahan masyarakat seluas 2.954 hektare, dan di lahan hak penguasaan hutan seluas 1.194. “Data kami sudah seluas 18 ribuan hektare yang terbakar. Itu sampai dengan 1 September 2019. Bisa jadi semakin bertambah karena kebakaran hutan dan lahan terus meluas,” ungkap Rudi Syaf, Direktur KKI Warsi, kepada Tribun di lokasi talkshop. Data yang disampaikan Warsi ini jauh di atas data yang disampaikan Pemprov Jambi, yang juga hadir di acara itu. Gubernur Jambi diwakili Asraf selaku Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Asraf mengungkapkan data Pemprov Jambi, luas yang terbakar sekitar 700 hektare. Ia minta agar semua pihak bahu-membahu mengatasi karhutla yang masih terjadi di Jambi. Terkait perbedaan data ini, Rudi Syaf mengungkapkan metode yang dilakukan melakukan penghitungan data luasan yang terbakar. “Kami melakukan analisis kebakaran hutan dan lahan yang terjadi Januari sampai September 2019. Kami merujuk kepada satelit citra yang ada, yang terbuka untuk diakses, yaitu satelit Nasa, Lapan, Aquaterra dan Landsat,” ungkapnya. Ia menyebut, dari satelit Nasa, Lapan, Aquaterra, terangnya, diperoleh data hotspot. “Lalu dengan citra satelit landsat, kami menganalisis lahan terbakar sampai dengan 1 September 2019. Dari analisis citra satelit landsat kami mendapatkan angka lahan terbakar sekitar 18 ribu hektare. Kami melakukan overlay dengan peta Provinsi Jambi, dengan RTRW dan perizinan,” ungkapnya.

Spring in May 4K 🌸 Fresh Blossoms 2026 | Colorful Gardens & Soft Sunrise Glow (Ultra HD)

Balik ke Kandang Balap Haji Isam, Markas Proyek Cetak Sawah Papua Selatan | Dines Lingkungan Eps #18

🔴LIVE - Konpers Polda Metro Jaya Terkait Penangkapan Roy Suryo & Dr Tifa

Kanada – Katar Highlights | Gruppe B, FIFA WM 2026 | sportstudio

Morning Coffee & Italian Music 🌊 Scenic Coastal Italy & Chill Mediterranean Music 🏡🌊

Trump ‘Perintahkan’ Serang Israel yang Ngotot Berperang? Iran Siap Tempur Rusia Kirim 20 Heli Serang

I Spent 90 Days Building, Cooking and Surviving in the Rainforest: Solo Bushcraft (Full)

Schweiz – Bosnien-Herzegowina Highlights | Gruppe B, FIFA WM 2026 | sportstudio

INDONESIA'S LARGEST HOOKBILL BREEDING FACILITY. A COLLECTION OF 1,000 RARE AND PROTECTED HOOKBILLS

Trump Faces GOP Fury Over Iran Deal; Fox News Blames JD Vance; Iran Gets $300 Billion: A Closer Look

समझौते के बाद सदमे में Netanyahu, अरब देशों से भी लगने लगा डर? || Ashok Kumar Pandey

🔴 Makkah Live | مكة مباشر | الحرم المكي مباشر | قناة القران الكريم السعودية مباشر | مكه المكرمه مبا

Why Trump Is Forbidding Netanyahu From Retaliating Against Iran! Is the Destruction Worse Than It...

Detik-detik Awal Kebakaran Besar di Jalan Lingkar Barat Gegerkan Warga Kota Jambi

Trump escalates his war on Senate Republicans

🔴LIVE: Kawasan Padat Penduduk di Legok Jambi Kebakaran, 12 Unit Pemadam Dikerahkan

Mengapa Pulau Jawa dan Bali tidak dibuat Jembatan?

#MELAWANASAP - film dokumenter kabut asap Jambi

የብልጽግና ወንጌል ምዕመናን ፤ የተቀጠሩት ደላሎችና ሎቢስቶች|ETHIO FORUM

