Lela Ledhung | Yogyakarta Royal Orchestra, Sinden Nyi ML Larasati, Cokekan
Dalam Konser ‘Kidung Pertiwi’ pada 25-26 April 2025 di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta, lagu “Lela Ledhung” menjadi lagu kesembilan yang dibawakan di konser hari pertama. Lagu Lela Ledhung dibawakan dengan format full orchestra oleh Yogyakarta Royal Orchestra berkolaborasi dengan sinden Nyi ML. Larasati dan cokekan (Gender - MRy. Susilomadyo, Siter - MB. Ronggojati) dari Kawedanan Kridhamardawa Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dengan dipimpin MJ. Manggalawaditro sebagai conductor. Lela Ledhung adalah lagu yang diciptakan oleh Markasan. Lagu yang dimaksudkan sebagai tembang pengantar tidur pada waktu itu, kemudian menjelma menjadi lagu yang cukup populer di masa pasca kemerdekaan Republik Indonesia. Makna mendalam dalam lirik lagu Lela Ledhung mengisyaratkan bahwa lagu ini tidak hanya dapat digunakan sebagai tembang pengantar tidur saja, melainkan dapat menjadi ungkapan cinta orang tua kepada anak-anaknya melalui lirik yang mengandung doa dan harapan. Pada kesempatan kali ini lagu Lela Ledhung yang memiliki laras pelog diaransemen secara apik oleh MP. Widyoyitnowaditro (Joko Suprayitno, S. Sn., M. Sn.) ke dalam format orkestra dan cokekan. Melalui adaptasi dari balungan gamelan, tema lagu Lela Ledhung kemudian dikembangkan secara variatif untuk menyusun melodi filler. Hal yang menarik dari karya aransemen ini, selain adanya pengembangan melodi yang dilakukan dengan mengadaptasi dari balungan gamelan, yaitu ada pada proses penentuan pergerakan harmoni. MP. Widyoyitnowaditro sebagai arranger berusaha tetap menjaga unsur nada pelog seperti 1 (do) 3 (mi) 4 (fa) 5 (sol) 7 (si) dalam penyusunan harmoni untuk pergerakan chord. Artinya dalam penyusunan harmoni untuk bagian utama (tema lagu) pada karya aransemen ini tidak memasukkan unsur nada selain yang ada pada laras pelog, seperti nada 2 (re) dan 6 (la). Selain dari aspek pengolahan aransemen lagu untuk format orkestra, keunikan dari karya aransemen ini yaitu dengan menghadirkan instrumen gender dan sinden. Kehadiran permainan instrument gender dan lantunan tembang dari sinden dalam karya ini membuat identitas musikal dari lagu Lela Ledhung semakin kuat dan bermakna mendalam. Lagu ini juga akan segera bisa Sahabat dengarkan melalui platform musik digital Spotify dan iTunes. __ Simak berita terbaru melalui akun resmi Kraton Jogja : Facebook, Youtube: Kraton Jogja Twitter, Instagram: @kratonjogja @kratonjogja.event Tiktok: @kratonjogja.id Website: kratonjogja.id #LelaLedhung #AlbumKidungPertiwiJakarta2025 #KidungPertiwi #YogyakartaRoyalOrchestra #KratonJogja

Jenang Gula dan Le la Ledhung

Lela Ledhung | Yogyakarta Royal Orchestra, Sinden Nyi ML Larasati, Cokekan

DIBUAT FULL NGAKAK SAMA ROMO SATU INI!! ROMO ADRIANUS SATU MANGGO - MISA ARWAH TAPI MALAH NGELUCU!!!

🔴Niken Salindri Memukau Ahmad Dhani & Mulan Jamila

Keren! Flash Mob Kraton Jogja di Malioboro - Ragam Tari Golek Menak

Akhirnya Mayangsari & Bambang Menangis Minta Maaf Ke Halimah Karena Dibuang , Ini Kisahnya ❗

Bedhaya Babar Layar Uyon Uyon Hadiluhung Rejeb Dal 1959 / 22 Desember 2025

Sepasang Mata Bola - Konser Hari Penegakan Kedaulatan Negara 2024

Bali's DANGEROUS Music

Ndarboy Genk - Prau Layar (Official Live Perform) Ndarboy Turonggo Budaya

Acapella – Lela Ledhung | Yogyakarta Royal Choir

Jenang Gula – Konser Hari Penegakan Kedaulatan Negara 2024

Yen Ing Tawang Ana Lintang – Konser Kamardikan 2024

TAK LELO LELO LEDUNG || SIHO (LIVE ACOUSTIC COVER)

Pamer Bojo (Didi Kempot)

Jenang Gula | Yogyakarta Royal Orchestra, Sinden Nyi ML Larasati, Cokekan

Tak Lelo Ledung (Instrumental)

Bw. Dhandhanggula Turulare dhawah ldr. Kembang Kacang pl6

Cundamani - Denny Caknan feat. Ge Orchestra || Live Gunungkidul Yogyakarta

