Kata Pengamat Politik soal Pertemuan Jokowi-Prabowo Jelang Pelantikan Presiden: Tepis Isu Renggang
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di kawasan Senayan, Jakarta. Pertemuan empat mata yang dibalut dengan makan malam ini disebut-sebut membahas keberlanjutan. Prabowo dan Jokowi membahas sejumlah program dan komitmen mengenai keberlanjutan dalam pertemuan yang digelar tertutup di Plataran Senayan hingga pukul 21.00 WIB, Selasa (8/10/2024) malam. Kebersamaan keduanya juga dibagikan di akun media sosial mereka. Pertemuan ini menarik perhatian karena terjadi di tengah komunikasi antara PDI Perjuangan dan Gerindra mengenai rencana pertemuan Megawati dengan Prabowo. Dalam akun Instagramnya, Jokowi menuliskan, "Diskusi santai sambil santap malam bersama Presiden Terpilih Pak Prabowo. Tidak terasa lebih dari 2 jam." Prabowo Subianto juga mengunggah foto makan malam bersama Jokowi, menambahkan keterangan bahwa mereka saling bertukar pikiran mengenai kepentingan negara, bangsa, dan rakyat Indonesia. Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pertemuan antara Prabowo dan Jokowi pada Selasa malam sebagai hal biasa yang dilakukan. Dasco mengatakan keduanya saling tukar informasi mengenai transisi pemerintahan. Terkait susunan kabinet, Dasco menyebut dirinya belum tahu pasti apakah hal itu turut dibahas dalam pertemuan semalam, namun secara umum hal tersebut biasanya juga disampaikan. Ketua DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto menyebut pertemuan antara Jokowi dan Prabowo adalah hal wajar menjelang pemerintahan baru. Bambang menambahkan bahwa PDI Perjuangan hanya menunggu hasil keputusan, tetapi enggan berkomentar saat ditanya mengenai kemungkinan PDI Perjuangan bergabung ke pemerintahan Prabowo. Kita akan membahas lebih lanjut bersama Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, dan politisi PDI Perjuangan, Seno Bagaskoro. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini dan terlengkap, yuk subscribe channel YouTube Kompas TV Lampung! Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.

PROFESOR SUZIE: SESEORANG INGIN BERKUASA SEPANJANG MASA HARUSNYA DITANGKAP... BUKAN DOKTER TIFA..!!!

Benci-Rindu Hubungan Prabowo-Jokowi dan Blusukan Gibran ke Daerah | Bocor Alus Politik

Tiyo Ardianto Dipolisikan Garda Prabowo! Feri Amsari: Ini Upaya Bungkam Orang Agar Takut Bicara

Membangkang Perintah Trump, Pengamat Sebut Israel Kini Tak Dilindungi AS | One on One | 20/06

Ray Rangkuti: Republik Ini Dikelola Lewat Podium. Mahasiswa vs Mahasiswa | #SPEAKUP

Seno dan Burhanuddin Bahas Posisi dan Fungsi PDIP di Luar Pemerintahan

🔴BREAKING NEWS - Roy Suryo dan dr Tifa Diserahkan ke Kejaksaan

Polda Metro Jaya Limpahkan Roy Suryo dan dr Tifa ke Kejari, Tegaskan Seluruh Proses Sesuai KUHAP

Roy Suryo Berapi-api Berdiri di Mobil Tahanan Jelang ke Kejari: Merdeka! | iNews Terkini

DeepTalk | CELIOS: Penggunaan Dana Pribadi Prabowo buat Kunjungan Luar Negeri Langgar Undang-Undang!

LIVE - Semua "Diborong" Istana: Perangkulan Aktivis Demi Bungkam Suara Kritis? | Satu Meja The Forum

Iran Tutup Selat Hormuz Buntut Israel Masih Serang Lebanon, Damai Tertunda?

Breaking! Roy Suryo dan dr Tifa Tiba di Kejaksaan Negeri, Takbir Kembali Menggema | iNews Terkini

BOCORAN PILPRES 2029 & UPDATE REFORMASI POLRI! PROF MAHFUD MD BEBERKAN LENGKAP SEMUA!

Fatimah Wakil BEM UI: Suara Kritis Mahasiswa untuk Pemerintahan Prabowo
![[FULL] BEM UI Challenges Prabowo-Gibran to a Debate | On Point with Adisty #79](https://i.ytimg.com/vi/jp6lmj4KNo0/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLCaz_-yAsLogmJNti0vxmLwSxNB-g)
[FULL] BEM UI Challenges Prabowo-Gibran to a Debate | On Point with Adisty #79

SPECIAL INTERVIEW: Pandangan Bijak Deolipa Yumara Terkait Pembubaran Diskusi Di UGM

HOTMAN PARIS BERI PESAN KE KAPOLRI LISTYO! BUKA SUARA SOAL PENAHANAN TIFA-ROY!

Perseteruan Jokowi - Megawati. 18 Dosa Jokowi. Jangan Maafkan Jokowi!! | #SPEAKUP

