SEJARAH GUA MARIA SENDANGSONO

⭐️Gua Maria Sendangsono menjadi cikal bakal gua Maria pertama dan awal penyebaran Agama Katolik di Pulau Jawa, oleh Romo F. van Lith SJ. ⭐️Jika dari arah kota Jogja sekitar 2-3 jam Ada 2 pilihan rute menuju Gua Maria Sendangsono Rute 1 : Melewati Gereja Promasan Rute 2 : Dlingo, Lurus terus setelah melewati rute pertama. ⭐️Gua Maria Sendangsono Dikelola oleh Paroki St. Maria Lourdes, Promasan, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia. ⭐️Pada 14 Desember 1904, Romo van Lith membaptis 171 warga setempat dengan air dari dua pohon sono ⭐️Barnabas Sarikromo adalah orang pertama yang dibaptis. Tahun 1928, berkat jasa penginjilannya, Sarikromo dianugerahi Bintang Pro Ecclesia et Pontifice oleh Paus Pius XI. Beliau menjadi orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan tinggi dari Paus. ⭐️Patung Bunda Maria di sini dipersembahkan oleh Ratu Spanyol sedangkan Pembangunan gua maria dilakukan secara bertahap. ⭐️Sentuhan arsitektur gua maria ini dikerjakan oleh Romo Y.B. Mangunwijaya yang karyanya juga mendapat penghargaan. ⭐️Tahun 1945, pemuda Katolik Indonesia yang berziarah ke Lourdes membawa pulang batu dari tempat penampakan Bunda Maria. Batu itu ditanam di bawah kaki Bunda Maria Sendangsono sebagai relikui. Karena itulah, Sendangsono disebut juga Gua Maria Lourdes ⭐️Di sekitar sendangsono juga tersedia penginapan untuk peziarah. Tersedia toko benda rohani, tempat makan B1 dan B2, serta makanan khas Kulon Progo,tersedia area parkir untuk mobil dan motor. ⭐️Perayaan Ekaristi Mingguan Setiap Hari Minggu pukul 11.00 WIB Minggu 8:35