Selamat Tinggal Plastik | Narasi People
Pencarian material pengganti plastik memang sudah gencar dilakukan banyak peneliti di seluruh dunia. Apalagi diperkirakan tahun 2019 akan ada 68 juta ton sampah plastik di dunia. Usaha ini juga dilakukan oleh Dr. Noryawati Mulyono yang sejak tahun 2004 fokus meneliti biomaterial yang nantinya bisa menggantikan plastik. Setelah belasan tahun meneliti tumbuhan di darat ia malah menemukan jawabannya di lautan. Diawali dari meneliti damar, ia beralih ke rumput laut. Dr. Nory pun turut menciptakan berbagai produk inovatif ramah lingkungan, salah satunya sachet kopi yang larut dalam air. Bagaimana mungkin? Temukan jawabannya di narasi.tv Narasi x L'Oreal #karenasains Saksikan Narasi People eps. [Selamat Tinggal Plastik] serta episode lainnya di https://www.narasi.tv (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share video ini.. Subscribe: http://bit.ly/YoutubeNarasiChannel https://www.narasi.tv / narasi.tv / narasi.tv / narasitv

Bioplastik Ternyata Enggak Ramah Lingkungan! Kenapa? | DW #PlanetA

BioFoam, pengganti Sterofoam Yang Ramah Lingkungan | Laptop Si Unyil (12/02/19) Part 2

Kemasan Makanan Ramah Lingkungan dari Limbah Jerami Padi

Sampah Plastik : Bye Bye Plastic Bags | Narasi People

Our journey tackling plastic pollution in Jakarta (Unfiltered)

Bioplastic from banana peels

Inovasi Produk Ramah Lingkungan

Bioplastik dari Limbah Air Kelapa Buatan Peneliti Perempuan Indonesia

How is Taiwan beating everyone at plastics recycling?

Uniknya Plastik Terbuat Dari Singkong Karya Anak Bangsa

Pabrik Pembuatan Kantong Plastik Organik Dari Singkong | SI UNYIL (25/08/20)

"Bom Waktu" Sampah Organik | STREETWALKER

Abdel & Mukmin - Mohon Maaf Editor Kompas 🙏🏻 - Podcast Wawancanda

Homemade Bioplastic: bag recipe

IPB Pedia: Membuat Detergen Ramah Lingkungan dari Eco Enzyme

Apa Benar Jerman Juaranya Recycle Sampah Plastik? | #PlanetA

We Collected 300,000 Pounds of Plastic in 8 months!

Recycling Rejected Plastic Waste into More Useful Items - Microplastics

Tempat Makanan dari Sampah Organik, Inovasi Buatan Jerman| DW Inovator

