Jelang Muktamar, PBNU Percepat Persiapan Materi Munas-Konbes

Salah satu keputusan Rapat Pleno PBNU ialah perlunya percepatan pembahasan materi-materi yang akan dibahas pada Musyawarah Nasional atau Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar atau Konbes NU untuk dijadikan materi Muktamar yang akan datang. Adapun sejumlah materi yang harus segera disiapkan ialah mengenai rancangan peraturan perkumpulan atau Perkum yang berkaitan dengan tata keola organisasi. Sementara itu, mengenai lokasi Munas-Konbes NU akan dibentuk tim kecil yang memutuskan dalam 4 atau 5 hari ke depan. Beberapa usulan di antaranya ada di Jawa Timur, di Sumatera Barat, di NTB atau di Jakarta. ----- Untuk mendapatkan informasi seputar NU, atau kajian kitab kuning dari kiai-kiai NU, silakan follow akun: IG:   / tvnu.id   Youtube:    / tvnuid   Facebook:   / tvnu.id   Twitter:   / tvnu_official   Tiktok:   / tvnu_official   #NahdlatulUlama #TVNU #NU

Munas-Konbes NU 2026 Akan Tetapkan Perkum Konsesi Tambang dan Digdaya
▶︎

Munas-Konbes NU 2026 Akan Tetapkan Perkum Konsesi Tambang dan Digdaya

PBNU Lantik Sejumlah Rektor PTNU dan Launcing Pusat Riset Unggulan
▶︎

PBNU Lantik Sejumlah Rektor PTNU dan Launcing Pusat Riset Unggulan

Ketum PBNU Dipilih AHWA, Katib ‘Aam: Masih Usulan dan Belum Diputuskan
▶︎

Ketum PBNU Dipilih AHWA, Katib ‘Aam: Masih Usulan dan Belum Diputuskan

[FULL] Sambutan Khofifah di Depan Presiden Prabowo: Muslimat Adalah Tentara Nahdlatul Ulama!
▶︎

[FULL] Sambutan Khofifah di Depan Presiden Prabowo: Muslimat Adalah Tentara Nahdlatul Ulama!

Gus Yahya Ceritakan Pertemuan Empat Mata dengan KH Miftachul Akhyar | NU Online News
▶︎

Gus Yahya Ceritakan Pertemuan Empat Mata dengan KH Miftachul Akhyar | NU Online News

🔴 (LIVE) Halaqah Piagam Nilai-Nilai Keulamaan
▶︎

🔴 (LIVE) Halaqah Piagam Nilai-Nilai Keulamaan

Siaran Ulang || Peringatan Haul Ke-7 Al Maghfurlah KH. Maimoen Zubair || P.P. At Taujieh Al Islamy 2
▶︎

Siaran Ulang || Peringatan Haul Ke-7 Al Maghfurlah KH. Maimoen Zubair || P.P. At Taujieh Al Islamy 2

Rapat Pleno PBNU Putuskan Munas-Konbes Akan Digelar Di Pesantren
▶︎

Rapat Pleno PBNU Putuskan Munas-Konbes Akan Digelar Di Pesantren

Gus Yahya: Haram Hukumnya Memanggil Kiai Kepada Orang yang Tak Punya Ilmu
▶︎

Gus Yahya: Haram Hukumnya Memanggil Kiai Kepada Orang yang Tak Punya Ilmu

🔴 (LIVE) Halaqah Piagam Nilai-Nilai Keulamaan
▶︎

🔴 (LIVE) Halaqah Piagam Nilai-Nilai Keulamaan

Perkuat Perlindungan Santri, PBNU Lanjutkan Roadshow Pesantrenku Aman di Lampung
▶︎

Perkuat Perlindungan Santri, PBNU Lanjutkan Roadshow Pesantrenku Aman di Lampung

Bivitri Susanti & DPR Soal Tuntutan Mahasiswa dan Respons Pemerintah Terkait Perbaikan Ekonomi
▶︎

Bivitri Susanti & DPR Soal Tuntutan Mahasiswa dan Respons Pemerintah Terkait Perbaikan Ekonomi

Searching for a New Leader: Who's Running for the PBNU Congress? | GASPOL Ft Saifullah Yusuf
▶︎

Searching for a New Leader: Who's Running for the PBNU Congress? | GASPOL Ft Saifullah Yusuf

[FULL] DEBAT! Fahri Hamzah dan Feri Amsari Tanggapi Demo Mahasiswa Tuntut Pemerintahan Prabowo |ROSI
▶︎

[FULL] DEBAT! Fahri Hamzah dan Feri Amsari Tanggapi Demo Mahasiswa Tuntut Pemerintahan Prabowo |ROSI

🔴 (LIVE) Metode Tarbiyah dan Irsyad Dalam Tarekat Mu'tabarah : Memahami Prinsip dan Prakteknya
▶︎

🔴 (LIVE) Metode Tarbiyah dan Irsyad Dalam Tarekat Mu'tabarah : Memahami Prinsip dan Prakteknya

[FULL] Beda BEM UI-Gerindra Buntut Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Pertamax
▶︎

[FULL] Beda BEM UI-Gerindra Buntut Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Pertamax

Rais 'Aly JATMAN Ajak Nahdliyin Berthariqah Ikuti Muassis NU
▶︎

Rais 'Aly JATMAN Ajak Nahdliyin Berthariqah Ikuti Muassis NU

UNISMA Bekasi Transforms into Muhammadiyah University of Indonesia
▶︎

UNISMA Bekasi Transforms into Muhammadiyah University of Indonesia

Melemahnya Asas Moral dan Tirakat Jadi Faktor Maraknya Kekerasan di Pesantren
▶︎

Melemahnya Asas Moral dan Tirakat Jadi Faktor Maraknya Kekerasan di Pesantren

‘Silly’ policies are hurting Indonesian rupiah and its central bank alone cannot solve it: Analyst
▶︎

‘Silly’ policies are hurting Indonesian rupiah and its central bank alone cannot solve it: Analyst