Ahli Deduksi Team Captain Vincent
Seperti halnya Sherlock Holmes memecahkan sebuah Kasus, caranya juga dengan Melakukan pemisahan antara fakta yang penting dan yang cuma kebetulan saja, lalu membuat teori berdasarkan fakta yang tersisa. Jika terdapat fakta baru yang bertentangan dengan teorinya, ia akan membuat ulang teori berdasarkan fakta baru tersebut. Dia juga mengumpulkan data-data tentang peristiwa pembunuhan dimasa lampau berupa kliping-kliping koran berita kriminal karena Holmes berpendapat bahwa semua kasus pernah dilakukan dan akan dilakukan lagi Penalaran deduktif dikembangkan oleh Aristoteles, Thales, Pythagoras, dan para filsuf Yunani lainnya dari Periode Klasik (600-300 SM.). Aristoteles, misalnya, menceritakan bagaimana Thales menggunakan kecakapannya untuk mendeduksikan bahwa musim panen zaitun pada musim berikutnya akan sangat berlimpah. Karena itu ia membeli semua alat penggiling zaitun dan memperoleh keuntungan besar ketika panen zaitun yang melimpah itu benar-benar terjadi. . Penalaran deduktif tergantung pada premisnya. Artinya, premis yang salah mungkin akan membawa kita kepada hasil yang salah, dan premis yang tidak tepat juga akan menghasilkan kesimpulan yang tidak tepat.[3] Alternatif dari penalaran deduktif adalah penalaran induktif. Perbedaan dasar di antara keduanya dapat disimpulkan dari dinamika deduktif tengan progresi secara logis dari bukti-bukti umum kepada kebenaran atau kesimpulan yang khusus; sementara dengan induksi, dinamika logisnya justru sebaliknya. Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku secara umum. Penalaran deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang spesifik, untuk menarik suatu kesimpulan umu. Dengan memikirakan fenomena bagaimana apel jatuh dan bagaimana planet-planet bergerak, Isaac Newton menyimpulkan teori daya tarik. Pada abad ke-19, Adams dan LeVerrier menerapkan teori Newton (prinsip umum) untuk mendeduksikan keberadaan, massa, posisi, dan orbit Neptunus (kesimpulan-kesimpulan khusus) tentang gangguan (perturbasi) dalam orbit Uranus yang diamati (data spesifik). untuk info lebih lanjut silahkan ke: www.romyrafael.net

Denny KAGET Ditelpon "Pak JOKOWI" | OPERA VAN JAVA (25/09/18) 2-5

Atau Deduksi seperti Sherlock Holmes?

HIDUP itu ibarat PESAWAT TERBANG (ft VINCENT RADITYA) | Cool Collab | Merry Riana

KH ANWAR ZAHID TERBARU ‼️WONG SUGEH SENENGANE PAMER NANGING PELIT OPO-OPO PRETUNGAN - FULL LUCU

Buying Goats From Farmers | 3-Wheeled Truck Packed Full for Village Market

MengExplore Surabaya

WHO IS STRONGER? Anatoly VS Bodybuilder | Pretended to be a CLEANER

6 MUST SEE Magic Tricks on Got Talent!

Is the AfD a threat to Germany? Mehdi Hasan & Maximilian Krah | Head to Head

Memaki Untuk Akrab

Part 1 : Cara Mendeteksi Kebohongan

BODYBUILDERS Laughed at Him Again… Until Anatoly Was ATTACKED 😱💪🧹 | Gym Prank GONE Wild

4 Magicians that SHOCKED the America's Got Talent Judges!

Lintas Imaji - Romy Rafael Mencoba Eksperimen Out of Body Experience (OBE) Bersama Anggika Bolsterli

God Says:"DON’T IGNORE THIS IMPORTANT LETTER I SENT YOU"/God Message Now/God Message

JANITOR vs THE BIGGEST GUYS IN THE GYM. They Didn’t Expect THAT

Google Prediction

Unbelievable Smart Worker & Hilarious Fails | Construction Compilation #5 #adamrose #smartworkers

Steve Miller Asks if I Know Fleetwood Mac and This Waitress Steals The Show

