Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan pt 2
Sikap hidup normal baru manusia saat ini, hendaknya merangkul bumi, bersahabat dengan alam dan budayanya. Tujuannya untuk mencapai kedamaian dunia yang hakiki dan meraih masa depan bagi generasi yang akan datang. Prosesnya melalui rangkaian kegiatan meraih prestasi emas yang dilakukan dengan tetap mengusung nilai-nilai keluhuran budi, dan membangun kembali peradaban dunia yang lebih baik. Dewasa ini kita memiliki konektivitas fisik yang jauh lebih baik dengan kehadiran berbagai moda transportasi darat, laut dan udara; telematika dan media digital. Namun, akhir-akhir ini rupa-rupanya terjadi pelemahan konektivitas hati dan pikiran. Sehingga intensifikasi dan ekstersifikasi penggunaan media digital itu tidak sungguh-sunggu mengarah pada apa yang sejatinya disebut media “sosial” (dari kata socius, yang artinya bersahabat, tersambung hangat). Malahan, dalam kenyataannya menjadi media “a-sosial” (saling mencaci, saling merundung, dan saling menegasikan yang menimbulkan diskoneksi. Inilah salah satu alasan perlunya Pendidikan Kewarganegaraan, yakni mendidik kembali anak muda kita agar benar-benar dapat menggunakan kecanggihan konektivitas fisik itu untuk menumbuhkembangkan modal sosial.

MKU Pendidikan Pancasila

Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan 1

Merawat Demokrasi

RI 4.0: Mengubah Siapa Kita?

Ancaman Tragedi Penutupan Prodi

Integrasi Nasional

PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA

NYALA API DI JALAN SUNYI PERJUANGAN

Apa Itu Demokrasi Deliberatif?

Tinjauan Historis Pancasila bag 2

God Says:"STOP HERE — LISTEN AND HEAR ME SPEAK"/God Message Now/God Message

Identitas Nasional

Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Nilai dan Norma Konstitusional UUD NRI 1945

HOLY ROSARY TODAY THURSDAY, JUNE 11, 2026 ST. JUDE THADDEUS & LUMINOUS MYSTERIES | DAILY HOLY ROSARY

LAGU ROHANI TERPOPULER 💖 Saat Teduh Pagi & Malam (Acoustic Cover)

Kenapa Kita Harus Sekolah? Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Bela Negara dalam Konteks Kekinian #kampusmerdeka #merdekabelajar

