PERAYAAN HARI NEN DIT SAKMAS SARAT ADAT DAN BUDAYA. !!!!! JANGAN PERNAH MELUPAKAN SEJARAH
Puncak peringatan hari Nen Dit Sakmas tahun 2022 digelar di makam Nen Dit Sak Mas, kental dengan sakral adat. Hampir semua peserta kegiatannya adalah kaum perempuan. Kehadiran kaum perempuan di upacara sakral itu menggunakan busana adat yang berwarna putih, merah,ungu dan ada pula yang kuning. Mereka tampak lebih anggun, cantik dan berwibawa dari penampilan biasanya di rumah ataupun di tempat kerja masing-masing. Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menggunakan busana adat warna ungu lengkap dengan destar (udeng) didampingi Ketua TP PKK Maluku Tenggara Eva Eliya Hanubun yang menggunakan kebaya putih dengan motiv bunga warna merah. Saat tiba di lokasi kegiatan,Bupati Maluku Tenggara bersama rombongan di sambut tarian saryaat yang ditampilkan anak-anak Desa Semawi dan tari panah dari siswa SMP Negeri 5 Kei Kecil Danar Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan. Selanjutnya di depan gapura, dilaksanakan doa adat meminta restu Tuhan dan Leluhur memberikan keselamatan dan kesehatan kepada semua peserta kegiatan. Kemudian, ibu Aloysia Jaflean dan kawan-kawannya dari Desa Wain menyanyikan lagu Wawar Nen Dit Sakmas. Ketua Panitia Kegiatan peringatan hari Nen Dit Sakmas tahun 2022,Roy Rahayaan, mengatakan,kegitan peringatan hari Nen Dit Sakmas tahun 2022 telah dilaksanakan sejak tanggal 2 September lalu. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya lomba tari sawat,nyanyi ngel ngel,wawar,snehat, puisi dan stand up Bahasa Kei,Pameran dan Karnaval budaya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sinopis perjalanan Nen Dit Sakmas oleh Vensca Renwarin. Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, dalam sambutannya, mengatakan, pelaksanaan peringatan hari Nen Dit Sakmas setiap tahun adalah sebagai wujud nyata penghargaan terhadap harkat dan martabat perempuan Evav (kei). Melalui moment yang bersejarah nilai-nilai dan filosofi hidup orang Kei yang tertuang dalam hukum larvul ngabal dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara. “Saya minta kepada para raja untuk memberikan perhatian khusus terhadap penerapan tujuh pasal hukum larvul ngabal dalam kehidupan masyarakat” ujar Hanubun. #nenditsakmas #adatbudayakei #kepulauankei

Napak Tilas Nen Dit Sakmas ke 4

Perang Senyap Penegak Hukum, Pakar Politik Buka Suara | Breaking News | 09/07

highlight

A super-rich father in village clothes comes to his son's wedding, but is unexpectedly insulted a...

PERJALANAN NEN DIT SAKMAS

TARIAN SMA KRISTEN AMAHAI DAN SUMPAH ADE KAKA SD KRISTEN WONRELI DAN SMA KRISTEN AMAHAI

LAKSMA TNI (PURN) MOERYONO ALADIN: ARAHAN PRABOWO KEPADA MENSESNEG JANGAN KRIMINALISASI ROY SURYO CS

12 DAYS IN THE GRAVE AND CAME BACK TO LIFE?! Pak Haji Aceng's Testimony About the Afterlife

KALIAN GAK AKAN NYANGKA, ANEHNYA KEJADIAN ASLI GUNUNG KAWI‼️- Mamat - Jamal Lentera Malam

Tembang Kenangan 80an 90an Terbaik | Kumpulan lagu lawas 80an 90an Terpopuler

8 Pesawat dengan Ukuran Nggak Masuk Akal yang Pernah Dibuat Manusia

Cara Orang Kei Menghormati Leluhur: Napaktilas Perjalanan Nen Dit Sakmas.

MAMAH DEDEH “SUAMI ISTRI WAJIB BERCERAI, JIKA…” | BUTIK HAJI IGUN

