Renungan Harian Suluh Injil, Kamis, 25 Juni 2026

Renungan Harian Suluh Injil, 🗓️ Kamis, 25 Juni 2026 📖 Bacaan: LUKAS 5:17-26 Tema : "Gereja Yang Berbelas Kasih (1)" Nas : Datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh. Mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. Dunia menciptakan batasan yang menghalangi orang lain memiliki akses masuk, dengan alasan keamanan. Rumah kita dikelilingi pagar, handphone kita menggunakan sidik jari atau pola, kartu identitas atau email kita memakai kata sandi. Dan ini sudah menjadi standar keamanan global. Sebab ada banyak bahaya dan ancaman berupa penipuan, penyalahgunaan identitas, hingga berakibat kerugian materi, yang bisa terjadi karena kemudahan akses. Belas kasih membebaskan dari dosa. Di tengah dunia yang menciptakan batasan akses, iman sejati justru mencari jalan bahkan mendobrak segala penghalang demi membuka akses perjumpaan dengan Yesus. Tidak ada batasan akses pelayanan bagi mereka yang ingin menjumpai Yesus. Gereja sejati adalah gereja yang mencari jalan. Penghalang yang dialami si lumpuh dan kawan-kawannya justru membukakan jalan kepada mujizat. Di setiap penghalang ada peluang mujizat, jika kita tidak berhenti di depan pintu yang tertutup, tetapi terus berjuang, mencari cara, hingga menemukan jalan. Tuhan bukan hanya melihat penderitaan, tetapi mengasihani mereka yang tidak mudah menyerah saat jalan terhalang. Para sahabat si lumpuh tidak hanya merasa kasihan, tidak hanya berharap, tidak hanya menghibur. Mereka memberi diri dan mengerahkan seluruh tenaga, mencari jalan membawa sahabat mereka sampai kepada Yesus. Tujuan utama ialah sampai kepada Yesus, apapun caranya. Atap yang tertutup rapat dibongkar, si lumpuh diturunkan tepat di hadapan Yesus. Tujuan mereka tercapai, bukan karena mudah, tetapi karena mereka tidak menyerah. Mengapa tidak menyerah? Karena mereka memiliki kekuatan terbesar yakni belas kasihan. Belas kasihan membuka akses rahmat Tuhan untuk menikmati kesembuhan fisik maupun pengampunan dosa. Bagaimana menumbuhkan belas kasih dalam pelayanan? Dalam mengerjakan pelayanan kasih, kita sangat sering mengalami hambatan dan keterbatasan akses. Tenaga mungkin terbatas, sumber dana tidak cukup, dukungan sangat kurang. Belas-kasih Yesus dinyatakan dalam kalimat “dosa-dosamu sudah diampuni”. Makna dari belas-kasih ialah Tuhan tidak memberikan apa yang harusnya kita terima karena dosa, yakni hukuman. Belas kasih membebaskan kita dari hukuman dan mengganti dengan pengampunan. Berdoalah untuk gereja agar memiliki belas-kasihan Kristus. Amin! SULUH INJIL JUNI 2026 . . #suluhinjil #renunganhariankristen #gmitpauluskupang #faith #gmit #saatteduh #today