Stop Marah-Marah! Begini Cara Membatasi Gadget Anak dengan Komunikasi Positif
Nama: Saskia Eka Nur Andini NIM: 24010034107 Angkatan: S1- Pendidikan Luar Sekolah- 2024A Prinsip-Prinsip Parenting Positif Mengurangi Ketergantungan Gadget pada Anak Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak merupakan salah satu kunci terciptanya hubungan keluarga yang harmonis. Namun, dalam kehidupan sehari-hari masih banyak terjadi kesalahpahaman akibat cara berkomunikasi yang kurang tepat, seperti penggunaan nada tinggi, kurang mendengarkan anak, hingga komunikasi yang cenderung menyalahkan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi positif agar hubungan antara orang tua dan anak menjadi lebih dekat, hangat, dan penuh rasa saling memahami, sekaligus membimbing anak agar tidak terlalu bergantung pada gadget. Video ini membahas tentang Strategi Komunikasi Positif antara Orang Tua dan Anak untuk mengurangi ketergantungan gadget, yaitu cara berinteraksi yang dilakukan dengan empati, keterbukaan, penghargaan, serta kemampuan mendengarkan secara aktif. Dalam video ini dijelaskan pentingnya komunikasi positif dalam mendukung perkembangan emosi anak, membangun rasa percaya diri, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman bagi anak, tanpa ketergantungan berlebihan pada perangkat digital. Materi yang dibahas: 1. Pengertian komunikasi positif antara orang tua dan anak 2. Ciri-ciri komunikasi positif dalam keluarga 3. Pentingnya komunikasi hangat bagi perkembangan anak 4. Dampak komunikasi positif dan negatif terhadap anak 5. Strategi membatasi ketergantungan gadget secara positif 6. Contoh penggunaan bahasa yang membangun saat berkomunikasi dengan anak 7. Refleksi komunikasi dalam kehidupan keluarga sehari-hari Semoga video ini dapat menambah wawasan dan menjadi referensi bagi orang tua maupun calon pendidik dalam membangun hubungan keluarga yang harmonis melalui komunikasi yang positif, empati, dan pengelolaan penggunaan gadget yang sehat. Selamat menonton! #parentingpositif #komunikasi #orangtuadananak #pengasuhananak #komunikasikeluarga #pendidikankeluarga #microteaching #hubungankeluarga #gadgets

Anak Belajar Mengelola Emosi dari Orang Tuanya! Sudahkah Kita Memberi Contoh?

"المصباح" اللي دمر حياتي💡أغرب قصة مرعبة!!

Praktik Microteaching dengan berbagai peran 🤩✨

Belajar Toleransi Sejak Dini, Bekal Anak Hidup Rukun di Masa Depan

Rahasia Agar Gaji Tipis Tapi Uang Tidak Cepat Habis

#1 PAKAR ETIKA: Kebiasaan Sederhana Yang Bikin Kamu terlihat Berkelas | SUARA BERKELAS #162

Kesehatan Mental Remaja: Masalah yang Sering Diabaikan, Padahal Sangat Penting!

Scott Ritter: Russland gewinnt den Krieg – und das eindeutig

TIENES que Aprender a CREER EN TI | Yokoi Kenji

THE WEIGHT OF SIN IS 74 KG OF GOLD: IT CANNOT BE REDEEMED BY WEEPING IN FRONT OF THE KAABA - USTA...

Mahfud MD on Prosecutor Case Bartering: This Corruptor Deserves the Death Penalty, Prof ⁉️ | #Int...

หัวใจของการสื่อสาร มัดใจเด็ก Gen Alpha | Growing Together EP.3

Yuk Belajar Calistung! Membaca, Menulis, dan Berhitung Jadi Lebih Mudah

He attacks viewers live and harasses women I Rezo reacts

REPUBLIK OLIGARKI | Laporan Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

【美輪明宏】絶対に無視してはいけない3つの身体症状。それは大幸運期への「着信音」です |偉人|名言|言葉の力|人生哲学|

Peter Hahne speaks out: "We are being plundered!"

Webinar Membangun PAUD Bermutu melalui Survei Lingkungan Belajar

What has happened with Indonesia’s foreign policy over the past two years? | Decoding Indonesia

