Perkembangan pembalut luka dari 1991 hingga 2020

Analisis bibliometrik terhadap penelitian balutan luka dari tahun 1991 hingga 2020 menunjukkan peningkatan pesat dalam jumlah publikasi, dengan fokus utama yang bergeser ke arah rekayasa jaringan, penggunaan biomaterial (seperti kitosan dan kolagen), serta teknik elektrospinning untuk pembuatan kerangka penyembuhan. Tren penelitian saat ini sangat memprioritaskan pengembangan balutan luka canggih yang memiliki fungsi antimikroba dan kemampuan pelepasan obat secara terkontrol guna mempercepat regenerasi jaringan kulit. Secara global, Tiongkok telah mendominasi produktivitas penelitian di bidang ini sejak tahun 2013, mengungguli Amerika Serikat, dengan kategori ilmu polimer sebagai kontributor utama dalam literatur ilmiah. Secara keseluruhan, masa depan manajemen luka akan sangat bergantung pada integrasi teknologi elektrospinning dan hidrogel untuk menciptakan solusi yang lebih efektif dan efisien dalam penyembuhan luka. #education #textile #chemistry #smarttextiles #circulareconomy #sustainablefashion #research #textilewaste Sumber Future direction of wound dressing research: Evidence From the bibliometric analysis DOI: 10.1177/15280837221130518