Skandal Baru MBG: Rp300 Miliar untuk CCTV dan Sidik Jari, Nyatanya Hanya di Atas Kertas
#tribuntimur #tribunviral #kontrak #proyek #CCTV #mbg #sonysonjaya Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM - Selain motor listrik, pengadaan kamera pengawas (CCTV) dan sistem sidik jari untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini kembali mencuat. Setelah tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG di Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya mengungkapkan hal itu saat menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung pada Kamis (18/6/2026). Informasi itu disampaikan melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti. Sony menyebut proyek senilai lebih dari Rp300 miliar itu mencakup pemasangan lima unit CCTV dan perangkat sidik jari di sekitar 5.000 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). KOntrak itu disebut sudah dilakukan sebelum Sony bergabung di BGN. setiap SPPG direncanakan mendapatkan lima unit CCTV yang dipadukan dengan sistem sidik jari sebagai bagian dari proyek. Namun, saat dilakukan verifikasi sebelum kontrak berakhir pada 19 Februari 2026, vendor tidak dapat menunjukkan lokasi pemasangan perangkat tersebut, termasuk di salah satu sekolah yang diminta sebagai sampel pengecekan. Berdasarkan temuan itu, Sony menduga pemasangan CCTV dan sistem sidik jari di ribuan titik SPPG tidak pernah terealisasi meski anggaran lebih dari Rp300 miliar telah dikeluarkan. Ia menilai proyek tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara yang besar dan mengindikasikan adanya proyek fiktif atau total loss. Naskah dan Narator : Wa Ode Nurmin Editor Video : Sanovra J. R Sumber : Tribun News (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ YouTube business inquiries: 081144407111
