NAIK PESAWAT DARI BANJAR MASIN KE BANDUNG KALIAN AKAN KAGET LIAT BANDARA BANJAR MASIN INI YG LUAS
Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor (Inggris: Syamsuddin Noor International Airport) (IATA: BDJ, ICAO: WAOO) adalah bandar udara yang melayani Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Indonesia. Letaknya di Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan atau 30 km sebelah tenggara dari pusat Kota Banjarmasin, kota terbesar di Kalimantan, dan terletak 10 kilometer barat dari pusat Kota Banjarbaru. Memiliki luas area 257 hektare. Bandara ini mulai beroperasi pada tahun 1936 dengan nama Lapangan Terbang Ulin. Pada tahun 1975 bandara ini resmi ditetapkan sebagai bandara sipil dan diubah namanya menjadi bandara Syamsudin Noor. Pada tahun 2011, Bandara Syamsudin Noor mempunyai terminal domestik dengan luas 77.562 m² dan dapat menangani 7.000.000 penumpang. Salah satu di depan terminal yang mampu menangani pesawat berukuran sedang yaitu Boeing 737-400 dan satu di terminal yang baru mampu menampung Airbus A330-300, Boeing 747-400, dan Boeing 787 Dreamliner. Daftar isi 1 Sejarah 2 Maskapai dan tujuan 3 Haji 4 Transportasi Darat 4.1 Taksi 5 Kecelakaan 6 Pranala luar Bandara ini dibangun kembali pada mulanya oleh pemerintahan pendudukan Jepang pada tahun 1944 dan terletak disebelah utara Jalan Jend. Ahmad Yani Km 25 Kecamatan Landasan Ulin,Banjarbaru. Tepatnya pada posisi koordinat 03 270 S 114 450 E, serta pada masa itu hanya memiliki ukuran landasan panjang 2.220 meter dan lebar 45 meter. Berakhirnya masa pendudukan Jepang di tandai serangan Belanda yang kiat meningkat sehingga bandar udara yang dibuat Jepang hancur luluh lantak di bombardir oleh tentara sekutu, kemudian pada tahun 1948 landasan tersebut di renovasi oleh pemerintahan pendudukan Belanda (NICA) dengan Pengerasan landasan udara dengan fondasi batu setebal 10 cm. Setelah sekian lama di pakai Belanda dalam perkuatan armada udaranya akhirnya pada tanggal 1961 Belanda Jatuh ke tangan Indonesia itu terbukti Saat pengakuan Belanda dan Dunia Internasional kepada kedaulatan RIS (Republik Indonesia Serikat) , pengelolaan lapangan terbang Ulin kemudian dilakukan oleh Pemerintah Daerah / Dinas Pekerjaan Umum, dan pada Pemerintahan RI (khususnya Departemen Pertahanan Udara dalam hal ini TNI AU) kemudian pada akhirnya pengelolaan ini dilimpahkan sepenuhnya kepada Kementrian Perhubungan Jawatan Penerbangan Sipil. Dalam masa pembangunan mengisi kemerdekaan maka pada tahun 1974 landasan pacunya telah mampu didarati oleh pesawat udara jenis Fokker F-28, dan pada tahun 1977 diresmikan landasan pacu yang baru terletak sekitar 80 meter sebelah utara landasan pacu yang lama dengan kemampuan DC-9 terbatas. Peranan Lapangan Terbang Ulin sudah cukup banyak dalam mendukung kegiatan operasi, baik operasi Udara maupun operasi darat, tentu dengan kiprah Lapangan Terbang tersebut telah membawa harum bagi daerah Kalimantan Selatan, namun keharuman itu belumlah lengkap apabila sederetan Pahlawan Nasional Putra Kalimantan Selatan tidak diabadikan seperti mencantumkan nama pahlawan melalui nama jalan, lambang satuan, nama gedung atau sarana umum lainnya. Guna mengenang kembali jasa para Pahlawan Nasional yang berasal dari daerah Kalimantan Selatan, maka Pemerintah Daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan mengusulkan agar Lapangan Terbang Ulin dapat digantikan dengan nama Pahlawan Nasional asal Putra Daerah Kalimantan Selatan. Sederetan nama Pahlawan Nasional baik dari kalangan militer maupun sipil mulai diusulkan, semula diusulkan untuk mengganti nama Lapangan Terbang Ulin dengan Lapangan Terbang Supadio mengingat Komodor Udara Supadio adalah Panglima Komando Lapangan Terbang Kalimantan yang pertama namun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan belum menyetujuinya, kemudian diusulkan kembali nama putera daerah yang banyak andil dalam menegakkan negeri ini seperti Pangeran Antasari dan Sjamsudin Noor. Dari kedua nama Pahlawan Nasional tersebut mulai diperdebatkan, mengingat nama satuan yang akan diberikan merupakan unsur dari penerbangan, maka untuk mengenang kembali jasanya yang banyak dalam menegakkan dan memajukan penerbangan Nasional di mana pengabdian dan pengorbanan tanpa pamrih dari almarhum Letnan Udara Satu Anumerta Syamsudin Noor, maka Pimpinan Pangkalan Udara Banjarmasin saat itu mengusulkan penggunaan nama Syamsudin Noor yang telah gugur dalam menunaikan tugas negara, patut menjadi contoh suri tauladan bagi segenap putra Indonesia dan warga AURI pada khususnya. LEBIH KURANGX MAAF YA KETERANGAN INI

Panduan Naik Pesawat Terbang Bagi Pemula Tahun 2022 dari Bandara Syamsudin Noor Banjar Baru KALSEL

MENAKUTKAN !!! WARGA MERINDING MELIHAT INI, Kejadian Paling Buruk Di Tikungan Tajam Sitinjau Lauik

Suasana Terkini Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin (April 2026)

BURONAN PALING DICARI DI JEPANG | KASUS TATSUYA ICHIHASHI

LEVEL UP 2026 JALAN SEMAKIN LEBAR BATAM SEMAKIN MAJU #kotabatam #singapore

Dikhianati Tunangan, gadis nikahi si miskin, tak duga ia miliarder! Setelah nikah sangat dimanjakan

REKAMAN MENUJU AJAL | 5 BLACK BOX RECORDINGS

TAKE THE MRT IN MALAYSIA WHILE WALKING FROM SESIUN CANSAULINK TO BERJAYA MALL TESMQUWER

THE FIRST TIME I COOKED KENIKIR VEGETABLE URAP, I DIDN'T EXPECT IT TO TASTE LIKE THIS. MY CHINESE...

Best of Aviation – May 2026

AMAZING COCKPIT VIEW BOEING 737-900 // YOGYAKARTA - JAKARTA FULL PROCEDURE

keberangkatan, BANDARA SYAMSUDIN NOOR - BANJARMASIN

KLANG CITY MALAYSIA 2026 IS THIS QUIET NOW

Batam City ‼️the government center is here ‼️

He Was Kicked Out of a Restaurant, But He Bought It Immediately!

ТРАГЕДИЯ в Гамбурге, Меркель призналась, ПОЗОР Бербок, Мерц "ЛЖЕЦ", Мы СПРАВИМСЯ, Новости Германии

ATMOSPHERE OF PUDU MARKET MALAYSIA

Cara Menginap di Bandara | Syamsudin Noor Banjarmasin

Scary! BERKAH JAYA Bus Trip on the Extreme Routes of Majalengka's Interior. The Buses Are Rare, O...

