KPP Mining di Pesisir Semarang dan Demak Bersama IKAMaT
KPP Mining di pesisir Semarang dan Demak menjadi bagian dari cerita kerja lapangan bersama IKAMaT dalam melihat langsung perkembangan penanaman mangrove di SMC Jateng dan kawasan pesisir sekitarnya. Kunjungan ini memperlihatkan bagaimana program CSR lingkungan, carbon offset, dan pengurangan jejak emisi karbon dapat terhubung dengan masyarakat, pesisir, dan proses pemantauan mangrove yang dilakukan secara berkelanjutan. Dalam kunjungan ini, KPP Mining melakukan pengecekan area penanaman mangrove sekaligus berbagi bantuan sembako kepada warga pesisir. Bersama pendampingan IKAMaT dan Mangrove Tag, kegiatan ini menjadi ruang untuk melihat pertumbuhan bibit, kondisi lapangan, tingkat kelulushidupan mangrove, serta cerita masyarakat yang hidup berdampingan dengan ekosistem pesisir. IKAMaT sebagai yayasan mendampingi kegiatan mangrove dengan pendekatan lapangan, mulai dari penanaman, pemantauan, pendataan, hingga penguatan hubungan dengan masyarakat pesisir. Perubahan kondisi pesisir menjadi latar dari cerita ini, membentuk cara manusia belajar, bekerja, dan menjaga hubungan dengan ekosistem mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga pesisir serta mendukung aksi lingkungan perusahaan secara lebih bertanggung jawab. Tonton video ini sampai selesai untuk melihat perjalanan KPP Mining bersama IKAMaT di Semarang dan Demak, dari pengecekan mangrove, cerita warga pesisir, bantuan sosial, hingga komitmen kolaborasi dalam mendukung CSR, ESG, carbon offset, dan pengurangan jejak emisi karbon melalui kerja nyata di kawasan pesisir. IKAMaT adalah yayasan yang bergerak pada isu ekosistem mangrove, pesisir, ekonomi berbasis alam, dan penguatan komunitas melalui pendekatan ekosistem dan masyarakat. Informasi lebih lanjut mengenai IKAMaT dapat diakses melalui https://ikamat.org #KPPMining #CarbonOffsetMangrove #IKAMaT

AJ Styles On Retirement, Gunther, Hall Of Fame, John Cena, One More Match?

Menkeu Purbaya Blak-blakan soal Blusukan Sidak ke Perusahaan Baja China di Pulogadung | NTV

SUJIWO TEJO: "APAKAH KALAU KASUS JAKSA POLISI INI OBJEKTIF-OBJEKTIFAN NEGARA KITA RUNTUH?!"

The Role of Sjafrie Sjamsoeddin and Sufmi Dasco Ahmad in the Police-Prosecutor Conflict | Bocor A...

Kiprah KENARI Menjaga Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Mahfud MD: Wajah Negara Hukum Indonesia Buruk & Mencemaskan

DEDDY SITORUS: "KETIKA APARAT PENEGAK HUKUM DIJADIKAN BUDAK KEKUASAAN, SELESAI NEGARA KITA!"

Central Java Governor Surprised, Agriculture Minister Amran: "Governor, Find Me Someone Like This...

Sean Foo: Perang Iran Hancurkan Dolar AS & Pembangunan AI

KESEHATAN MENTAL ALA ISLAM - PUTBAL

Dissecting the Causality of Economy and Law in Indonesia Ft. Ferry Latuhihin & Feri Amsari

Ben Wikler - “This Is The Plan” & Taking On Elon Musk In Wisconsin | The Daily Show

Ray Rangkuti Bongkar Skandal Eks Jampidsus Febrie: Hukum Jadi Alat Politik? | Bikin Terang

🔴 ENTREPRENEUR'S VOICE AMIDST POLICE-PROSECUTOR CONFLICT. WHO OWNS THE 74KG OF GOLD⁉️ #IntrigueRK

Kejutan Menkeu Purbaya Bongkar Rencana Bea Cukai Dibubarkan Prabowo: Kita Sudah Kocok Ulang

MÖBELHÄUSER Giganten im TEST (Mit kompletter Enttäuschung) 🤯
![[FULL] Gema Goeyardi Bicara Nasib Indonesia: Selama Banyak Pungli, Gak Akan Ada Pabrik Bintang 5!](https://i.ytimg.com/vi/LmYdTAns6To/hq720.jpg?sqp=-oaymwEbCNAFEJQDSFryq4qpAw0IARUAAIhCGAG4AvcY&rs=AOn4CLAWx8bO6C-qEG9_pMMckxxPIOAq4w&usqp=CCc)
[FULL] Gema Goeyardi Bicara Nasib Indonesia: Selama Banyak Pungli, Gak Akan Ada Pabrik Bintang 5!

Detik-Detik Ledakan Dahsyat di Rumah Mewah

Michael Hudson: The U.S. Plan to Revive Geoeconomic Dominance

