Hidup di Kota Serasa di Desa: Rumah Dengan Kebun & Kandang Ayam di Tengah Kota Tangerang!
KELAS PECAH TELUR Belajar Bisnis Secara Online yang Praktis dan Terjangkau! 🏚️Kelas Bareng Praktisi & Mentor Berpengalaman 🎬Bedah Buku Bisnis Jadi Ilmu Praktis klik 👉 https://kelaspecahtelur.id Info kelas lebih lanjut: wa.me/+6282228106703 Kesederhanaan bisa jadi elegan, asal wangimu benar. Pilih Parfum kesukaanmu disini: https://shopee.co.id/umair_official ====================================== Disclaimer: Kami berupaya menampilkan narasumber inspiratif dan terpercaya, tapi manusia bisa berubah. Segala transaksi menjadi tanggung jawab pribadi. Harap cek ulang. Pecah Telur tidak bertanggung jawab atas transaksi apa pun. ====================================== Di video ini, kita ngobrol bareng Dhira Narayana & Sandra dari Kebun Kumara (Gading Serpong, Tangerang) tentang gimana sebuah keresahan kecil soal sampah makanan bisa berubah jadi bisnis yang serius, bahkan jadi jalan hidup. Mereka percaya, sustainability itu bukan sekadar istilah keren yang lagi tren. Memang ada “demand”-nya di pasar, tapi yang bikin Kebun Kumara beda adalah: mereka menyelipkan nilai, kebiasaan, dan budaya hidup lestari yang bisa dipraktikkan orang kota—tanpa harus jadi “ekstrem”. Mulainya sederhana: mereka nggak tega lihat sampah makanan dimasukkan plastik lalu dibuang ke TPA, padahal bisa terurai jadi tanah. Dari situ mereka belajar kompos, berkebun, sampai bikin kandang ayam metode deep litter (alas daun kering tebal) yang kotorannya jadi input kompos dan idealnya tanpa bau. Bahkan sampah dapur bisa dimakan ayam dulu, sisanya terurai jadi kompos—hasilnya bisa telur, kompos, dan kebun yang terus hidup. Perjalanan bisnisnya juga nggak instan. Di awal, mereka bootstrap pakai tabungan, jualan program edukasi/workshop, sampai akhirnya momen COVID justru jadi titik balik: workshop online meledak, demand perusahaan naik, dan trust yang mereka bangun bertahun-tahun akhirnya “panen”. Sekarang Kebun Kumara berkembang dengan beberapa lini: edukasi, landscape (design & build), sampai produk kandang ayam untuk rumah-rumah kota yang lahannya terbatas—semua dengan satu tujuan: bikin keluarga-keluarga di kota punya rumah yang lebih sehat, lebih dekat dengan alam, dan punya quality time yang nyata. Tonton sampai habis ceritanya hanya dalam episode "Tandur" di youtube yang berjudul: Resign Kantoran, Nekat Bangun Kebun & Kandang Ayam Tanpa Bau di Kota Tangerang Kontak Narasumber: Instagram: / kebunkumara Program Edukasi Anak dan Dewasa : +62 812-1375-3192 Jasa Lanskap dan Kandang Ayam : +62 823-2600-7605 #kebunkumara #kebun #ayam ====================================== For business enquiry, contact: WhatsApp : 0813-3005-1711 Email : [email protected] Sincerely, TELUR.STUDIO Membersamai Tumbuhnya UMKM Indonesia

Cuma Butuh 2 Jam Sehari! Hasilkan Omzet 25-35 Juta per Bulan - Ternak Ayam KUB

Rumah Indah dengan Semilir Angin Tropis di Lifehouse Kedungu

SLOW LIVING IN THE VILLAGE WITH A GARDEN AND CHICKEN COOP BY THE HOUSE | SUCCESS STORIES

KEBUN BU UTIQ: BERKEBUN MENYENANGKAN, KELUARGA SWASEMBADA PANGAN! | KALCERSOK -Agung PW

Dari Pekarangan ke Pemberdayaan: Inspirasi Ekonomi Hijau ala CU Kridha Rahardja

Cara Sederhana Ternak Entok Jumbo Tanpa Bau, Hasilnya Bisa Untuk Melunasi Hutang

Diremehkan Sarjana Kerja Ngupas Telur, Kini Profit 5 Juta per Minggu Dari Bebek

Ayo Cari Tahu - Ternak Ayam Rumahan Solusi Merdeka Pangan

Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Kebun Sayuran Panen Melimpah Setiap Hari, Cocok Untuk Pensiunan!

Ternak Ayam Petelur Sehari 1 Kali Pakan? Bisa Hemat di Era Harga Pakan Mahal

Perempuan Bercerita: Bertumbuh Bersama Alam, Cerita Soraya Cassandra Menyemai Perubahan

Anak Singkong Yang Sukses Punya 34 Usaha di Lereng Gunung Lawu!

Mencukupi Gizi Keluarga Urban dari Kebun dan Kandang di Pekarangan Rumah

Rumah Anak Muda yang "Slow Living" di Desa

Integrasikan Sistem Kompos & Kandang Ayam! Ngga Perlu Sering Ngaduk, Ayam Dapat Makan Lebih!

Cara Cerdas Ternak Ayam: Dari 100 Jadi 3.000 Ekor, Tanpa Bau & Cepat Balik Modal

Ubah Tanah Tak Terpakai Penuh Ular Jadi Kebun Swasembada Pangan Keluarga!

Lulus Kuliah Bingung Cari Kerja, Nekat Ternak Ayam Berujung Rugi Ratusan Juta

Hidup Swasembada di Desa Meski Tanpa Uang Dengan Integrated Farming

