Renungan Penuh Hikmah Bersama Ustadz. Jefri Al Buchori (UJE)
"Sesungguhnya hidup ini adalah ujian". -Ustadz. Jefri Al Buchori Taubat Nasuha Dari Seluruh Dosa, Zina, Riba. لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan [Âli ‘Imrân/3 : 186] SEBAB TURUNNYA Ayat ini diturunkan berhubungan dengan kisah yang terjadi di pemukiman al-Hârits bin al-Khazraj (Madinah) sebelum perang Badar. Kaum Muslimin ketika itu sedang berkumpul dengan kaum musyrikin dan orang-orang Yahudi. Datanglah Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ke tempat itu dan memberi salam. Di majlis tersebut, ada ‘Abdullâh bin Ubai bin Salûl, dia berkata, “Janganlah kalian mengotori kami!” Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengajak mereka untuk masuk ke dalam Islam dan membacakan al-Qur’ân kepada mereka. ‘Abdullâh bin Ubai menyahut, “Wahai lelaki! Apa yang engkau katakan bukanlah sesuatu yang bagus. Jika itu adalah sesuatu yang haq, maka janganlah kamu mengganggu kami dengan perkataan itu! Kembalilah ke hewan tungganganmu! Barang siapa mendatangimu, maka ceritakanlah perkataan itu!” Perkataan itu sangat menyakitkan hati kaum Muslimin, sehingga terjadilah pertengkaran di majlis itu antara mereka dengan orang-orang kafir. Akhirnya, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam menenangkan mereka. Setelah mereka tenang, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun kembali ke tunggangannya dan pergi. Setelah itu, Allâh Azza wa Jalla menurunkan ayat ini yang berisi perintah untuk bersabar atas gangguan-gangguan orang-orang kafir.[1] TAFSIR RINGKAS Syaikh ‘Abdurrahmân as-Sa’di rahimahullah berkata, “Allâh Azza wa Jalla mengabarkan dan mengatakan kepada kaum Mukminin bahwa mereka akan diuji pada harta mereka melalui (perintah untuk) mengeluarkan nafkah-nafkah wajib dan yang sunat serta terancam hilang harta untuk (berjuang) di jalan Allâh Azza wa Jalla . (Mereka juga akan diuji) pada jiwa-jiwa mereka dengan diberi berbagai beban berat bagi banyak orang, seperti jihad di jalan Allah atau tertimpa penyakit. (Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati) berupa celaan terhadap kalian, agama, Kitab dan Rasul kalian … oleh karena itu, Allâh Azza wa Jalla berkata, ‘Jika kamu bersabar dan bertakwa’ maksudnya, jika kalian bersabar atas segala kejadian pada harta dan diri kalian berupa ujian, cobaan dan gangguan dari orang-orang zhalim, serta kalian dapat bertakwa kepada Allâh Azza wa Jalla dalam kesabaran itu dengan niat mengharap wajah Allâh Azza wa Jalla dan mendekatkan diri kepada-Nya, dan kalian tidak melampaui batas kesabaran yang ditentukan oleh syariat, maksudnya tidak boleh bersabar atau menahan diri pada saat syari’at mengharuskan membalas perlakuan musuh-musuh Allâh Azza wa Jalla . (Maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan) artinya itu termasuk perkara yang harus didahulukan dan dimeraihnya dengan berlomba-lomba. Tidak ada yang diberi taufik untuk dapat melakukan ini kecuali orang-orang yang memiliki tekad kuat dan semangat tinggi. Allah k berfirman, (artinya): ‘Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.[2][3]’ .” Imam Ibnu Katsîr rahimahullah berkata, “Firman Allâh (yang artinya), “Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu” seperti firman-Nya (yang artinya) : Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan ‘Inna lillâhi wa innâ ilaihi râji’ûn'[5] . Seorang Mukmin pasti akan diuji pada harta, jiwa, anak dan keluarganya.”[6] Allâh Azza wa Jalla juga berfirman: ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَاءُ اللَّهُ لَانْتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَ بَعْضَكُمْ بِبَعْضٍ Demikianlah, apabila Allâh menghendaki niscaya Allâh akan membinasakan mereka, tetapi Allâh hendak menguji sebagian kamu dengan sebagian yang lain [Muhammad/47: 4] Voice : Ustadz. Jefri Al Buchori (Uje) Footage : https://www.videvo.net/stock-video-fo... Editor : Mengetuk Pintu Langit #MuhasabahUje #RenunganUje #mengetukpintulangit

Ceramah Yang Sangat Menyentuhati Ust Jefri AL Buchori Uje

Apa yang Terjadi pada Jiwa Saat Kamu Ikhlas Menerima Ketetapan Allah? Syaikh Abdul Qadir al-Jailani

SUAMI MENGURUS ANAK, ISTRI YANG BEKERJA, BAGAIMANAA USTADZ ?? ||| TANYA JAWAB USTADZ ABDUL SOMAD

Album Salam Rindu UJE

Menangislah Untuk Mendapatkan Hidayah Allah - Ceramah Ustad Jefri Al Buchori (Uje)

RENUNGAN ORANG TUA
![Ceramah UJE [Ustad Jefri Al Buchori] bikin Ngakak Seisi Mesjid Pertamina Balongan Indramayu](https://i.ytimg.com/vi/oCy54MBKSLc/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLAafIHZCrtkLQ9dzew-Q4D5kQMrxg)
Ceramah UJE [Ustad Jefri Al Buchori] bikin Ngakak Seisi Mesjid Pertamina Balongan Indramayu

Suara Abidzar Merdu Saat Lakukan Gema Takbir Mirip Dengan Uje | Intens Investigasi | Eps 2493

Ceramah Sedih Menyayat Hati Tentang Ibu

Renungan ayah bunda, ustd jefri albukhori ,,,, sedih banget terbaru , nangis pokoknya

Ceramah UJE

Ceramah Uje (Alm. Ustadz Jeffri Al'Buchori) menyentuh hati bikin nangis.

Damai Indonesiaku "uje"

5 Renungan diri UJE, Ustadz Gaul Pada Masanya

MAAFKAN AKU IBU | USTADZ SUBHAN BAWAZIER

Ketika Ujian Hidup Terasa Melelahkan | Buya Yahya | Trans Studio Bandung | 24 Oktober 2018

Jefri Al Buchori Ceramah Full Butuh Hidayah Wajib Saksikan Ceramah Ust Jefri Ini.zaendoank

JEFRI AL BUKHORI//USTAD UJE/PENGAJIAN DI BUMI NGAPAK

Ceramah Uje Tentang Kematian - Ustad Jefri Al Buchoti

