Cuan Itu Simpel, Yang Rumit Itu Kamu!" - Rahasia Sukses Tunanetra di Dunia Saham | Media Pertuni
Halo, sobat pertuni 👋 Episode Podcast Gabut kali ini sangat spesial! Banyu dan Dendy dari Media Pertuni ngobrol bareng mas Yulianto, seorang penyandang disabilitas netra yang dikenal di kalangan tunanetra sebagai "suhu" investasi saham — meski beliau sendiri menolak gelar tersebut. mas Yulianto bercerita perjalanan hidupnya: kehilangan penglihatan akibat Stevens-Johnson Syndrome, melewati masa di panti rehabilitasi sosial, menjadi tukang pijat, hingga akhirnya menemukan dunia investasi saham di tahun 2014. Dari menabung Rp10.000 demi Rp10.000 hasil pijat, ia berhasil membeli rumah pertamanya lewat keuntungan saham BBRI — dan kini, setelah 11 tahun belajar dan riset, ia mengembangkan metode analisa pergerakan "bandar" miliknya sendiri. Obrolan ini juga membahas pentingnya literasi finansial bagi teman-teman disabilitas netra, bahaya investasi bodong dan robot trading, serta pesan kuat bahwa cuan itu sebenarnya simpel — yang rumit adalah diri kita sendiri. ⚠️ Disclaimer: Episode ini bukan endorsement atau sponsor dari sekuritas, bank, atau produk investasi apa pun yang disebutkan. Semua adalah pengalaman pribadi narasumber dan bukan rekomendasi/saran investasi. Ikuti terus media sosial Pertuni: 📸 Instagram: @pertuni_dpp 🎵 TikTok: @pertuni_dpp #PodcastGabut #MediaPertuni #Tunanetra #Disabilitas #InvestasiSaham #LiterasiFinansial #FromZeroToHero #SahamUntukSemua 00:00 – Pembukaan Podcast Gabut & perkenalan bintang tamu 00:50 – Sapaan dan perkenalan Yulianto, si "Suhu" investasi tunanetra 01:30 – Asal mula julukan "suhu" & latar belakang sebagai tukang pijat 02:30 – Kisah kehilangan penglihatan akibat Stevens-Johnson Syndrome (2002–2010) 04:30 – Masa di panti rehabilitasi sosial: belajar orientasi mobilitas & pijat 06:00 – Awal mula kenal dunia investasi lewat radio (2014) 07:30 – Tantangan modal dari hasil pijat & cara menyisihkan uang 09:00 – Kisah membeli rumah pertama dari hasil saham BBRI 12:00 – Disclaimer: bukan endorsement sekuritas/bank 12:30 – Mengapa dipanggil "suhu" & alasan menolak gelar itu 14:00 – Bahaya investasi bodong & modus "titip dana" tunanetra 17:00 – Robot trading dan rendahnya literasi finansial penyandang disabilitas netra 19:00 – Pentingnya memahami risiko sebelum cuan 21:00 – Menekuni metode "mengikuti pergerakan bandar" & lahirnya tools Bomba Investment 23:00 – Filosofi memanfaatkan peluang di tengah krisis (termasuk isu politik & ekonomi) 24:30 – Pengalaman rugi & pentingnya memulai dari modal kecil 26:00 – Analogi nelayan: belajar melaut dengan perahu kecil dulu 28:00 – Pentingnya riset & memahami risiko sebelum all-in 30:00 – Filosofi "orang kaya lebih pintar" & alasan mengikuti jejak investor besar 32:00 – Momentum COVID-19 dan peluang yang terlewat banyak orang 33:30 – Aksesibilitas sekuritas untuk tunanetra saat ini 35:00 – Pesan penutup: "Cuan itu simpel, yang rumit itu kamu" 36:00 – Latar pendidikan Yulianto & pesan tidak ada yang tidak mungkin 38:00 – Penutup & informasi media sosial Pertuni

Strategi Recover PORTO Setelah Loss 400M - Ft. Andry Hakim

Rymanowski, Miller: UPA-dek przyjaźni?

Bongkar Realita Pendidikan Inklusi: Dari Susahnya Tes UTBK Sampai Penolakan institusi| MEDIA PERTUNI

Trauma Masa Kecil Bisa Bikin SUSAH Kaya? Ini Fakta Psikologi Uang 😱 #BelajarFinansialBarengSEMUA

SIARAN LANGSUNG WEBINAR KERJAYA FORENSIK DAN MAJLIS PENUTUPAN STEM FORENSIK 2026

Nasib Pendidikan Inklusif & SLB di Indonesia, (Bersama Direktur PKPLK) Media Pertuni

How Proctor’s texts in Karen Read lawsuit could free dangerous criminals

PODCAST UI TALKS : JALUR MASUK MENJADI MAHASISWA UI

Dery Kasisolusi Ngajarin Personal Branding di UBSI

Kanker Dan Pola Makan. Emang Ada Hubungannya? - Pink Story Lembar Ketiga Belas

Senjata Utama Value Investor Itu Laporan Keuangan | TIGER TALK

Sempat Ingin Resign di Bulan Pertama, nabila Buktikan Layak Jadi Staf Ahli Walikota! | Media Pertuni

STOP DIESEL IMPORTS‼️Director General of Oil and Gas - Laode Sulaeman

Nyari Big Banks Murah: BBCA vs BBRI vs BMRI vs BBNI - Ft. Rivan Kurniawan

Tunanetra Tak Bisa Ujian Karena Komputer Tak Ramah Disabilitas? Ini Kata Anggota DPR Komisi 10!

Lawan Terkuat Dokter Tirta

IHSG SENTUH LEVEL PSIKOLOGIS! Diproyeksikan akan Rebound? | Investalk with Indrawijaya Rangkuti

DKV HARUS KREATIF? | DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SMKN 14 JKT | POTLAS EPS. 10

MEMBEDAH ISI PIKIRAN SEORANG NPD! - Iso-Late Show #isolateshow

