2.922.607 Mimpi Menunggu Sekolah Kristen Bergerak

Di Indonesia saat ini terdapat 2.922.607 anak yang tidak lagi melanjutkan pendidikan. Di balik angka itu ada wajah-wajah yang harus mengubur cita-cita, bukan karena mereka tidak mampu belajar, tetapi karena mereka harus bekerja demi membantu keluarga. Banyak di antara mereka berasal dari jenjang SMA dan SMK. Mereka bukan kehilangan potensi, melainkan kehilangan kesempatan. Sebagai sekolah Kristen, kita dipanggil bukan hanya untuk mengajar mereka yang mampu hadir di ruang kelas, tetapi juga menjangkau mereka yang tidak lagi memiliki kesempatan untuk datang ke sekolah. Berangkat dari pergumulan tersebut, SMK Kristen 1 Magelang memulai langkah baru pada Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui penyelenggaraan kelas virtual (hybrid) bagi siswa yang harus bekerja sehingga tetap dapat memperoleh pendidikan yang layak tanpa meninggalkan tanggung jawab mereka mencari nafkah. Kami percaya bahwa pendidikan adalah pelayanan. Sekolah adalah ladang misi. Dan setiap anak adalah jiwa yang berharga di hadapan Tuhan. Melalui video ini, saya mengajak seluruh sekolah Kristen di Indonesia untuk bersama-sama mengambil bagian dalam menjawab persoalan putus sekolah. Mari berkolaborasi dengan pemerintah, gereja, dunia usaha, dan masyarakat agar semakin banyak anak dapat kembali melanjutkan pendidikannya. Karena Amanat Agung tidak hanya diwujudkan melalui pemberitaan firman, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menghadirkan kasih Kristus bagi mereka yang membutuhkan. Tidak ada mimpi yang terlalu sederhana untuk diperjuangkan. Kiranya sekolah-sekolah Kristen di seluruh Indonesia menjadi kepanjangan tangan Tuhan untuk menjaga harapan, memulihkan masa depan, dan mengubah kehidupan generasi bangsa. "Biarlah terangmu bercahaya di depan semua orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16) ‪@mpkindonesia1950‬