Kurus Marah Marah #4 - Kecanduan Bermain Game = Kena Penyakit Mental ?

Subscribe :    / @kurus   My name is Kurus and welcome to Kurus Marah Marah #4 - Kecanduan Bermain Game = Kena Penyakit Mental ? Oke, jadi tahun lalu, organisasi kesehatan dunia (WHO) membuat sebuah pernyataan kalau bagi siapapun yang kecanduan bermain game bisa dianggap sebagai orang yang terkena penyakit mental dan harus ditangani secara serius. Hal ini menurut channel Kurus sangat lah konyol, karena bagaimana bisa kecanduan bermain game dianggap sebagai gangguan mental ? Memang bedanya kecanduan bermain game dengan kecanduan main judi ? Apa bedanya kecanduan bermain game dengan nonton anime one piece selama 10 jam per hari ? Ga ada bedanya. Dan WHO juga menambahkan, bahwa seorang gamers bisa dianggap sebagai penderita penyakit mental, kalau sudah mengikuti tiga pola ini : 1. Pola pertama : seorang anak atau remaja atau bahkan orang dewasa bermain game selama kurang lebih mungkin enam sampai delapan jam per hari. Matanya terus menatap ke arah handphone atau layar PC secara terus menerus sampai perlahan lupa dengan keluarga dan segala macamnya. 2. Pola Kedua : kebiasaan di pola pertama terus dilakukan dalam kurun waktu tertentu. 3. Pola Ketiga : pada akhirnya, gamer yang terus menghabiskan waktunya di pola kedua akan menjadi kecanduan dan susah lepas. Bahkan sanking susah lepasnya, gamer tersebut akan sampai benar benar lupa dengan sekelilingnya, lupa dengan keluarga, lupa dengan kehidupan sosial dan lupa dengan semuanya. Tiga pola ini sangat konyol. Karena tiga pola ini didapatkan oleh WHO berdasarkan hasil riset di negara China dan Korea Selatan, yang dimana di masing-masing dua negera tersebut terdapat beberapa gamer yang benar-benar sangat kecanduan dengan game sampai lupa dengan dunia di sekelilingnya. Dan yah, hal tersebut memang harus ditangani secara serius jika sudah berubah menjadi kecanduan akut. Tapi bukan berarti dari hal tersebut, WHO bisa langsung membuat sebuah istilah baru yang bernama 'Gaming DIsorder'. Ga masuk akal. Ya udah lah..akhir kata, aku tidak pernah mendengar atau pun melihat gamer yang kecanduan dengan bermain game tapi bisa sampai benar-benar lupa dengan sekelilingnya. Mereka mereka yang kecanduan, tetap menjalani kehidupannya dengan baik-baik saja, walau memang jam main game mereka cukup berlebihan. Tapi nyatanya, game itu sendiri punya banyak jenisnya serta lebih punya banyak dampak positif ketimbang dampak negatifnya...konyol. Persepsi yang salah banget dari non gamers terhadap gamers.. Masalahnya pernyataan WHO ini bisa digunakan oleh para orang-orang tua kolot di Indonesia khususnya untuk menuduh seseorang, seperti misalnya youtuber gaming Indonesia yang membuat anak-anak mereka jadi lebih sering nonton Youtube. Atau ga menuduh suatu game sebagai suatu pengaruh buruk dari kebiasaan anaknya yang memang sangat suka bermain gamenya.. Email : [email protected] Kurus channel adalah sebuah channel gaming yang membahas berbagai informasi seputar industri game, pesan tersembunyi game, teori game, informasi dan juga hal-hal menarik lainnya yang memiliki hubungan dengan game. Kurus Marah-Marah :    • Dibully + Depresi = Punya Niat Bunuh Diri ...   Kurus News :    • Film FNAF Dibatalkan ?, Game baru FNAF Dan...   Cerita Tentang Game :    • Kisah Nyata Yang Tragis Dibalik Inspirasi ...   Alasan Kenapa Notch menjual Minecraft :    • Alasan Sebenarnya Kenapa Notch Tega Untuk ...   Video by : Ian Hendrawan a.k.a Kurus Script by : Ian Hendrawan a.k.a Kurus edited by : Ian Hendrawan a.k.a Kurus #KurusMarahMarah #KNTLWHOGamingDisoder #Kurus