Utang RI Tembus Rp8.043 Triliun, Purbaya Sebut Aman, Ekonom Ingatkan Risikonya
KOMPAS.TV - Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2026 mencetak rekor baru dengan menembus angka 444,4 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp8.043 triliun. Secara tahunan, angka ini tumbuh sebesar 2,1% (YoY), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya. Merespons kenaikan nominal yang signifikan ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menegaskan bahwa kapasitas fiskal Indonesia tetap kuat dan posisi utang harus dinilai berdasarkan ukuran perekonomian nasional (PDB), bukan sekadar dari nominalnya saja. Di sisi lain, rasio utang pemerintah pada tahun 2025 tercatat mengalami kenaikan menjadi 40,54% terhadap PDB, naik 0,73 poin dari tahun 2024 yang sebesar 39,81%. Meski pemerintah menyatakan angka ini masih aman dan jauh di bawah batas maksimal undang-undang yaitu 60% PDB, para ekonom mulai memberikan peringatan. Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tren kenaikan yang konstan ini bisa menjadi sinyal lampu kuning. Risiko yang mengintai di antaranya adalah membesarnya beban bunga yang berpotensi menggerus ruang belanja produktif, serta kerentanan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah jika terjadi pembalikan arus modal asing. Bagaimana dampak jangka panjang dari rekor utang baru ini terhadap dompet masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional? Tulis pendapat Anda di kolom komentar. Jangan lupa untuk menyukai video ini, membagikannya, serta berlangganan kanal kami dan aktifkan lonceng notifikasi agar tidak tertinggal informasi ekonomi penting lainnya. Saksikan berita terkini dari Jember dan sekitarnya hanya di KompasTV Biro Jember. #UtangLuarNegeri #UtangIndonesia #EkonomiNasional #KementerianKeuangan #BankIndonesia #RasioUtangPDB #APBN2025 #KursRupiah #KebijakanFiskal #JebakanFiskal #SBNInternasional #EkonomIPermata #KompasBisnis #KompasTVJember #KompasTV #BeritaHariIni #BeritaTerkini #BeritaEkonomi #UtangNegara Sahabat Kompas TV Jember, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jember, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Facebook : https://www.facebook.com/profile.php?... Instagram : https://www.instagram.com/kompastv_je... Tiktok: / kompastv_jember Twitter : / kompastv_jember KOMPASTV JEMBER CHANEL 54 UHF Alamat Redaksi: Jl. KH. Wahid Hasyim - 22C, Kel. Kepatihan - Kec. Kaliwates - Jember

Tom Lembong: Akar Masalah Ekonomi Indonesia Akhirnya Dibahas | Patriot Bond, P2SK, Danantara, Rupiah

Gema Goeyardi Bicara Strategi Cuan ala Astronacci | THE FUNDAMENTALS

(FULL) Eks Jampidsus Tersangka Tabir Besar Terungkap? | Rakyat Bersaura

Benarkah IKEA ramah lingkungan? Investigasi penebangan hutan kuno di Rumania | DW Dokumenter

Playing with Fire: The Remaining Budget Emergency Fund | Explain This!
![[FULL] Wednesday, October 1, Rupiah Strengthens! Here's What Finance Minister Purbaya Says](https://i.ytimg.com/vi/-Tr4uzsCOdg/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLBmtF01pgQcTQxSwQj2XRTKVO5Y0w)
[FULL] Wednesday, October 1, Rupiah Strengthens! Here's What Finance Minister Purbaya Says

Status Febrie Adriansyah Berubah Jadi Saksi, Deolipa Yumara Sudah Prediksi || OTT

Mencermati laporan keuangan OJK 2025; Bank dalam 'Survival Mode' | Yanuar Rizky #Ngobrol178
![[FULL] NADIEM: KRIMINALISASI ATAU KORUPSI?](https://i.ytimg.com/vi/fyOUYTsME9I/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLCsb_DEYpWcCrxliHbCvOQWw69z4A)
[FULL] NADIEM: KRIMINALISASI ATAU KORUPSI?

IHSG Sudah Turun 35% Tahun Ini, Ini Yang Kami Lakukan

🔴 SINYAL BURSA YANG TAK KASAT MATA: INI MENENTUKAN NASIB UANG KITA‼️ | #IntrigueRK

MAHFUD MD PERNAH INGATKAN PRABOWO “PERANG DINGIN” KEJAKSAAN VS POLRI

🔴LIVE: Kasus Eks Jampidsus Febrie Diduga Berawal dari Mark Down Aset Lelang Perkara PT Jiwasraya

JUSUF HAMKA: PRABOWO BERANGUS KORUPTOR... BAHAYA NEGERI INI JIKA TERJADI REVOLUSI

Rocky: Prabowo Perlu “Radical Break”, Ganti 90% Kabinet

Purbaya Sadewa: Pendirian dalam Berkebijakan Itu Penting | Endgame #245

Tarik-Menarik KPK dan Kejaksaan Agung Menyidik Jaksa Pemeras | Tukang Kupas Perkara

Rupiah Breaks Through Rp18,000, Experts Predict It Could Plummet to Rp19,000

Kenapa Pejabat Sekarang Makin Sembarangan Bicara?

