CCTD UKSW: Filsafat Ilmu (1)
Bila SAINS dapat menjelaskan realitas NILAI, SENI dan MORAL, apakah FILSAFAT ILMU & METODOLOGI PENELITIAN masih bisa mencakupinya? Secara umum dipahami bahwa Sains memiliki wilayah kajian yang berbeda dengan agama dan seni. Sains “hanya” terkait dengan bentuk realitas sensible, fakta-fakta serta keterukuran, sementara wilayah agama berurusan dengan nilai-nilai. Kedua wilayah ini tidak bisa saling cakup. Stephen Jay Gould, seorang paleontolog (sejarah evolusi dan biologi) kemudian menegaskannya melalui pendekatan yang disebut Non Overlapping Magisteria (NOMA), yang dengan demikian membuat tembok demarkasi metafisik untuk memilah batas-batas keduanya. Namun, NOMA ditolak oleh Richard Dawkins dan saintis lainnya. Dalam karyanya the Magic of Reality, Richard Dawkins berargumen bahwa sains berhak masuk ke bidang manapun, termasuk agama dan seni. Tidak ada yang bisa menghalangi sains untuk menyensor bentuk pengetahuan apapun sejauh ia terkait dengan dunia empirik. Dalam diskusi membahas pemikiran Richard Dawkins dari perspektif Filsafat Ilmu tahun 2020, Dr. Karlina Supelli membenarkan argumen Dawkins dan menyatakan bahwa sains berhak masuk ke ranah nilai, seni, agama dan sebagainya. Dengan demikian implikasi dan konsekuensinya luas, terutama pada cakupan dan kerja-kerja metodologi penelitian, dan tentu saja filsafat ilmu sebagai induknya. Sains akhirnya perlu mengembangkan metodologinya agar memiliki “daya sensor yang lebih canggih” yang memungkinkannya “menangkap” jenis realitas seni, nilai, moral dan lainnya yang terkait agama. Untuk alasan itulah, CCTD mengadakan KURSUS FILSAFAT ILMU secara daring dengan durasi 6 (enam) sesi, diajar oleh Dr. Karlina Supelli dan Dr.J.Haryatmoko, S.J. Ibu Karlina membahas Filsafat Ilmu dalam empat (4) sesi berturut-turut secara mingguan setiap Jumat.

The woman who can no longer remain silent

Sejarah Sains Modern yang Terabaikan di Indonesia - Sangkot Marzuki | Chronicles #4

DISKUSI // 300 Tahun Immanuel Kant: Landasan Metafisika bagi Sains

CCTD UKSW: Filsafat Ilmu 3

Ngaji Filsafat: Martir Dunia - Al Hallaj Bersama Dr Fahruddin Faiz | Studi Filsafat

Ancaman terhadap Ilmu Pengetahuan

Posisi, Fungsi, & Relasi Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi #filsafatilmu #penelitian #mahasiswa

Ceramah: Kosmos dan Masalah Kebebasan Tuhan
![Eps: 71: [Full] 2,5 Jam Paham Madilog Tan Malaka Tanpa Buku‼️ #tanmalaka #madilog #dialektika](https://i.ytimg.com/vi/ebu1gbHs-tw/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLArRsr7u2UfK-1A3JImpXAyLdvr-w)
Eps: 71: [Full] 2,5 Jam Paham Madilog Tan Malaka Tanpa Buku‼️ #tanmalaka #madilog #dialektika

Epistemologi & Metodologi Kritisisme Kant.

Melihat Masa Depan dengan Pesatnya Perkembangan Teknologi dan Artificial Intelligence | GAGAS RI E2

#DokumentasiDKJ: PIDATO KEBUDAYAAN 2013

TIDAK BISA DILIHAT BUKAN BERARTI TIDAK ADA!! FENOMENA INI MEMBUKTIKAN ATOM ITU NYATA!!

Dr Karlina Supeli: Kuliah Umum Filsafat dari Masyarakat Takhayul, Hingga Matinya Kepakaran (Full)

Membudayakan Berpikir Kritis

Astronom Perempuan Karlina Supelli Bicara Teknologi AI dan Peradaban Manusia - GAGAS RI

Ngaji Filsafat 225 : Buya Hamka - Lembaga Budi

NALAR KRITIS - Kuliah Rocky Gerung

Ngobrol Bareng Nietzsche: Tentang Hidup, Kekosongan, dan Keberanian Jadi Diri Sendiri | Setyo Wibowo

