Epistemologi & Metodologi Positivisme.

Kursus epistemologi sessi 5 membahas tentang konstruksi kebenaran menurut positivisme. Romo Magnis memdialektikakan Positivism Logic, Popper & Wittgenstein. Positivism logic menitikberatkan konstruksi kebenaran pada logika formal matematika. Diluar simbol-simbol bahasa matematika tidak ada kebenaran yang absolut. Sedangkan menurut Popper, falsifikasi yakni metode mencari kesalahan atau kekurangan dari sebuah tesis, merupakan metode untuk membentuk sebuah kebenaran ilmiah. Berikutnya menurut Wittgenstein, bahasa memiliki pengaruh besar dalam mengungkapkan kebenaran ilmiah. Bahasa yang sederhana merupakan pemahaman yang jelas tentang sebuah realitas. Jika bahasa tersebut semakin panjang dan kompleks, maka ia terbuka pada kompleksitas realitas.