HUTENNANG | HSM 48 | Pdt Ito Belihar Purba

Firman Tuhan diibaratkan dengan anak bayi yang berapa pada pelukan, disyang dan dijaga seaman mungkin (menyatu dengan tubuh/ dada). Firman itu hendaknya melekat dan dijaga/ dirawat dan dijadikan sesuatu yang paling berharga. Hutennang adalah sebutan untuk "mangurdo" (membuat bayi menjadi nyaman). Sangat kontekstual jika lagu ini diiringin gerak seperti menggendong bayi.