TNI Siaga Penuh Kapal China Terpantau Sudah Tinggalkan Natuna

Meski kapal-kapal China, diidentifikasi mulai meninggalkan perairan Natuna, namun pengamanan terus ditingkatkan. TNI bahkan mengerahkan KRI Usman Harun, serta empat jet tempur untuk patroli laut dan udara. Klaim China dan masuknya sejumlah kapal asing, ke Wilayah Zona Ekonomi Ekslusif membuat pengamanan di perairan Natuna, terus ditingkatkan. TNI bahkan memberangkatkan KRI Usman Harun, untuk patroli pengaman laut Natuna sebagai bagian peningkatan pengamanan. Selain kapal, empat jet tempur juga dikerahkan untuk melakukan patroli udara di perairan Natuna. Keempat jet tempur F-16 diterbangkan dari pangkalan udara di Pekanbaru, Riau. Sebelumnya, pada Rabu 8 Januari lalu, Presiden Joko Widodo, berkunjung ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Presiden datang untuk membagikan 26 ribu sertifikat tanah kepada warga. Di tengah kunjungannya, Presiden juga mengecek kesiapan kapal perang, yang ditugaskan di tapal batas utara. Presiden menegaskan bahwa Natuna adalah bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menyatakan Kepulauan Natuna masuk ke dalam wilayah NKRI. Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Sisriadi menjelaskan, kapal-kapal China telah meninggalkan Natuna, tak lama setelah Presiden datang. Operasi penjagaan secara rutin untuk mengawal kawasan Natuna akan terus dilakukan oleh TNI. Senada dengan hal itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, meyakini kapal China mulai meninggalkan wilayah Natuna Utara, berdasarkan informasi dari Badan Keamanan Laut. Bakamla melaporkan Kapal China terdeteksi melakukan pergerakan, keluar dari wilayah Natuna Utara. Tak hanya membuat tensi hubungan Indonesia - China sempat tegang. Nelayan Indonesia di perairan Natuna, juga mengeluhkan keberadaan kapal China yang kerap kali mencuri ikan dengan pukat, hingga sumber daya laut di Indonesia benurun. Nelayan juga mengeluhkan alat yang kerap kali rusak, ketika kapal asing masuk ke Perairan Indonesia, serta mengurangi hasil pencarian nelayan lokal.

LIVE - Kogabwilhan I: Operasi Militer Laut Natuna I CERITA MILITER
▶︎

LIVE - Kogabwilhan I: Operasi Militer Laut Natuna I CERITA MILITER

[FULL] Mentan Semprot Pengusaha Sawit: Jangan Pura-Pura Kaget, Harga Harus Naik 10% Seperti Dollar!
▶︎

[FULL] Mentan Semprot Pengusaha Sawit: Jangan Pura-Pura Kaget, Harga Harus Naik 10% Seperti Dollar!

🔴BREAKING NEWS - Gempa Dahsyat Guncang Filipina, Gelombang Tsunami Terjang Maluku (08/06)
▶︎

🔴BREAKING NEWS - Gempa Dahsyat Guncang Filipina, Gelombang Tsunami Terjang Maluku (08/06)

Ada China di Natuna: Eksklusif Nelayan Indonesia Berhadapan Kapal China (Part 1) | Mata Najwa
▶︎

Ada China di Natuna: Eksklusif Nelayan Indonesia Berhadapan Kapal China (Part 1) | Mata Najwa

Sampai Kiamat Natuna Adalah Indonesia!
▶︎

Sampai Kiamat Natuna Adalah Indonesia!

Melaut Bareng Kapal Perang Canggih: KRI I Gusti Ngurah Rai-332 | Mata Najwa
▶︎

Melaut Bareng Kapal Perang Canggih: KRI I Gusti Ngurah Rai-332 | Mata Najwa

Ada China di Natuna: Jokowi Datang, Kapal China Belum Pulang (Part 2) | Mata Najwa
▶︎

Ada China di Natuna: Jokowi Datang, Kapal China Belum Pulang (Part 2) | Mata Najwa

Kekuatan Militer AS Makin Diperketat Dekat Iran
▶︎

Kekuatan Militer AS Makin Diperketat Dekat Iran

Kisah nelayan Natuna yang 'terusir dan terasing di laut sendiri' - BBC News Indonesia
▶︎

Kisah nelayan Natuna yang 'terusir dan terasing di laut sendiri' - BBC News Indonesia

Ada China di Natuna: Mengapa Laut China Selatan Selalu Jadi Rebutan (Part 3) | Mata Najwa
▶︎

Ada China di Natuna: Mengapa Laut China Selatan Selalu Jadi Rebutan (Part 3) | Mata Najwa

MAHFUD, ROCKY, HINGGA TIYO BONGKAR KEGAGALAN REFORMASI
▶︎

MAHFUD, ROCKY, HINGGA TIYO BONGKAR KEGAGALAN REFORMASI

China Memang Kuat di Laut China Selatan | Buka Mata
▶︎

China Memang Kuat di Laut China Selatan | Buka Mata

Patroli Udara Perairan Natuna
▶︎

Patroli Udara Perairan Natuna

Two Philippine-flagged fishing vessels seized in the Sulawesi Sea, with Malaysia now involved.
▶︎

Two Philippine-flagged fishing vessels seized in the Sulawesi Sea, with Malaysia now involved.

Ada China di Natuna - Kepala Bakamla: "Pakai Keris" Buat Usir Kapal China (Part 4) | Mata Najwa
▶︎

Ada China di Natuna - Kepala Bakamla: "Pakai Keris" Buat Usir Kapal China (Part 4) | Mata Najwa

SHOCKING! IS INDONESIA HEADING BACK TO THE '98 TRAGEDY? - Gema Goeyardi
▶︎

SHOCKING! IS INDONESIA HEADING BACK TO THE '98 TRAGEDY? - Gema Goeyardi

🔴 TERJADI MALAM INI Rudal antar benua Iran akhirnya diluncurkan, Negara AS dalam bidikan Trump panik
▶︎

🔴 TERJADI MALAM INI Rudal antar benua Iran akhirnya diluncurkan, Negara AS dalam bidikan Trump panik

Kapal Perang China Masuk ke Perairan Natuna Utara, Nelayan Takut Untuk Melaut
▶︎

Kapal Perang China Masuk ke Perairan Natuna Utara, Nelayan Takut Untuk Melaut

How China Built an Impossible Bridge Above the Clouds
▶︎

How China Built an Impossible Bridge Above the Clouds

Presiden Jokowi Kunjungi Natuna, Bertemu Nelayan & Tinjau Kapal Perang
▶︎

Presiden Jokowi Kunjungi Natuna, Bertemu Nelayan & Tinjau Kapal Perang