AS Keok! 15 Hari Digempur Habis-habisan Oleh IRGC Iran

BANGKAPOS.COM - AS Kecolongan Besar! IRGC Lumpuhkan Radar Patriot dan Intelijen AS dalam 15 Hari Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC mengungkap strategi utama yang diklaim digunakan saat menghadapi militer Amerika Serikat. Strategi tersebut bukan langsung menghancurkan pangkalan, melainkan lebih dulu membutakan kemampuan tempur lawan. Juru bicara IRGC, Hossein Mohebi, mengatakan sasaran utama Iran adalah melumpuhkan sistem komando, intelijen, dan pengawasan milik AS. "Poros strategis pertama adalah membutakan musuh, melumpuhkan pikiran operasionalnya, menghancurkan kemampuan pengawasannya, dan menghilangkan kemampuan komando operasionalnya, sehingga membuatnya berada dalam keadaan kebingungan dan syok," kata Mohebi dikutip Viory pada Minggu (26/7/2026) Menurutnya, langkah itu membuat musuh kehilangan kemampuan membaca situasi serta mengambil keputusan di medan perang. Selama 15 hari operasi, Iran mengklaim menyerang tujuh pusat komando dan kendali milik AS. IRGC juga mengklaim menghancurkan sistem komunikasi satelit, radar Patriot, radar peringatan dini, hingga radar pertahanan udara. Mohebi menyebut penghancuran sistem tersebut bertujuan melemahkan kemampuan deteksi serta koordinasi pasukan AS. Dengan strategi itu, Iran mengklaim operasi militer lawan menjadi lebih lambat dan sulit merespons serangan lanjutan. Selain radar dan pusat komando, Iran juga mengklaim menghantam fasilitas perawatan pesawat, gudang senjata, serta instalasi bahan bakar militer. Enam peluncur rudal, pusat komunikasi intelijen, pusat data, dan fasilitas logistik juga disebut menjadi sasaran serangan. IRGC bahkan mengklaim sebuah pusat kecerdasan buatan milik Amazon di Bahrain hancur total akibat serangan tersebut. Menurut Mohebi, fasilitas itu digunakan untuk mendukung pengolahan data operasi militer AS di kawasan Timur Tengah. Ia menegaskan target Iran bukan sekadar bangunan. Melainkan pusat informasi yang disebut menjadi otak berbagai operasi militer AS. Hingga kini Amazon maupun pemerintah AS belum memberikan tanggapan atas klaim kerusakan yang disampaikan IRGC. Sementara itu, Bahrain menuduh Iran menyerang fasilitas sipil. Sedangkan Yordania dan Kuwait mengaku berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone Iran. Ketegangan kedua negara pun terus meningkat setelah gencatan senjata yang sempat disepakati kembali gagal dipertahankan. Kedua pihak juga saling menuding telah melanggar kesepakatan. Editor : Darwinsyah Like Bangka Pos on Facebook:   / bangkapos   Do You Have Instagram, follow us:   / bangkapos_  

15 Hari Neraka di Teluk: Iran Tembak Mati 200 Tentara AS & Hancurkan 7 Markas Komando
▶︎

15 Hari Neraka di Teluk: Iran Tembak Mati 200 Tentara AS & Hancurkan 7 Markas Komando

Gudang Senjata AS Hancur! IRGC Peringatkan Warga Jauhi Pangkalan Militer AS
▶︎

Gudang Senjata AS Hancur! IRGC Peringatkan Warga Jauhi Pangkalan Militer AS

AS Siap Serang Iran Saat Amunisi Menipis, Serangan Udara Tak Mempan? | Sindo Files Weekend | 26/07
▶︎

AS Siap Serang Iran Saat Amunisi Menipis, Serangan Udara Tak Mempan? | Sindo Files Weekend | 26/07

Febri Adriansyah Ditahan di Rutan. Terungkap Pemilik Uang Setengah Triliun & Emas 74 Kg!! | #SPEAKUP
▶︎

Febri Adriansyah Ditahan di Rutan. Terungkap Pemilik Uang Setengah Triliun & Emas 74 Kg!! | #SPEAKUP

AS Kena Mental! Serangan IRGC Lumpuhkan Radar, Iran Makin Dekat ke Bom Nuklir
▶︎

AS Kena Mental! Serangan IRGC Lumpuhkan Radar, Iran Makin Dekat ke Bom Nuklir

🔴BREAKING NEWS - Iran Expands Missile Strikes to U.S. Allied Nations
▶︎

🔴BREAKING NEWS - Iran Expands Missile Strikes to U.S. Allied Nations

Update Timur Tengah: Kekuatan AS di Teluk Melemah, Trump Tunda Operasi Serangan
▶︎

Update Timur Tengah: Kekuatan AS di Teluk Melemah, Trump Tunda Operasi Serangan

Posisi AS di Teluk Kian Melemah usai Perang Iran, Trump Tunda Serangan
▶︎

Posisi AS di Teluk Kian Melemah usai Perang Iran, Trump Tunda Serangan

🔴Iran Gempur Markas AS! Pusat Senjata & Kapal Tanker Hancur, Rudal Houthi Hantam Kilang Minyak Saudi
▶︎

🔴Iran Gempur Markas AS! Pusat Senjata & Kapal Tanker Hancur, Rudal Houthi Hantam Kilang Minyak Saudi

🔴KONDISI MEMPRIHATINKAN TENTARA AS USAI DIGEMPUR IRAN! KORBAN TERUS BERJATUHAN DI TELUK
▶︎

🔴KONDISI MEMPRIHATINKAN TENTARA AS USAI DIGEMPUR IRAN! KORBAN TERUS BERJATUHAN DI TELUK

[FULL] Military and Defense Expert Analysis on Iran's Tactics Against Large-Scale US Attacks
▶︎

[FULL] Military and Defense Expert Analysis on Iran's Tactics Against Large-Scale US Attacks

DOKTOR TIFA: PAK JOKOWI... KRIMINALISASI INI CUKUP SELESAI DI SAYA SAJA...!!!
▶︎

DOKTOR TIFA: PAK JOKOWI... KRIMINALISASI INI CUKUP SELESAI DI SAYA SAJA...!!!

Krisis Rudal Parah, AS Tanda-Tanda Mundur dari Perang Iran!
▶︎

Krisis Rudal Parah, AS Tanda-Tanda Mundur dari Perang Iran!

🔴 UK on 24-Hour High Alert After Iran’s Threat Over Support for America
▶︎

🔴 UK on 24-Hour High Alert After Iran’s Threat Over Support for America

Semua Kapal AS ‘Diledakan’! Iran Deklarasikan Kemenangan Paksa Trump Tarik Pasukan dari Selat Hormuz
▶︎

Semua Kapal AS ‘Diledakan’! Iran Deklarasikan Kemenangan Paksa Trump Tarik Pasukan dari Selat Hormuz

Houthi's 3rd Wave of Retaliatory Attacks! Saudi Arabia's Largest Oil Refinery and 2 Tankers Explode
▶︎

Houthi's 3rd Wave of Retaliatory Attacks! Saudi Arabia's Largest Oil Refinery and 2 Tankers Explode

Pizaro: US Air Defense System Breached, US Bases in the Middle East Devastated by Iranian Attacks...
▶︎

Pizaro: US Air Defense System Breached, US Bases in the Middle East Devastated by Iranian Attacks...

No One Is Ready for What Happens If Iran Escalates Again. | Prof. John Mearsheimer
▶︎

No One Is Ready for What Happens If Iran Escalates Again. | Prof. John Mearsheimer

US Suddenly Halts Attacks for 2 Days, Iran Claims Washington Is Running Out of Ways to Confront T...
▶︎

US Suddenly Halts Attacks for 2 Days, Iran Claims Washington Is Running Out of Ways to Confront T...

BILLION-DOLLAR BASES NO LONGER SAFE! Iran Hits the Heart of American Military Operations, Trump P...
▶︎

BILLION-DOLLAR BASES NO LONGER SAFE! Iran Hits the Heart of American Military Operations, Trump P...