KKB Bakar Pesawat, PT AMA Bantah Angkut Militer & Amunisi KOMPAS SIANG
KOMPAS.TV - Manajemen PT Associated Mission Aviation (AMA) membantah tudingan OPM bahwa pesawat mereka digunakan untuk mengangkut militer dan amunisi. Sebelumnya, tujuh penumpang pesawat AMA PK-RCY selamat dalam peristiwa pembakaran pesawat yang dilakukan kelompok bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pihak PT Associated Mission Aviation (AMA) mengatakan sejak melayani penerbangan di Papua 67 tahun lalu, maskapai tidak pernah melayani penerbangan untuk militer. Pihak OPM sebelumnya menuduh PT AMA mengangkut aparat keamanan dan amunisi. Jadi, tudingan OPM adalah pembohongan publik. Tujuh penumpang pesawat AMA PK-RCY selamat dalam peristiwa pembakaran pesawat yang dilakukan kelompok bersenjata di Lapangan Terbang Kampung Balinggama, Distrik Soboha, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Seluruh penumpang pesawat selamat setelah berhasil diselamatkan tokoh masyarakat dan tokoh adat. Pelaku pembakaran pesawat perintis PT AMA dan penembakan pilot warga negara Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, di Yahukimo, telah teridentifikasi sebagai kelompok kriminal bersenjata pimpinan M. Mbalinga. Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan pelaku adalah KKB Bakusip berdasarkan serangkaian penyelidikan, keterangan saksi, dan dokumentasi foto yang menunjukkan M. Mbalinga berdiri di atas bangkai pesawat yang terbakar. Kelompok ini sudah beberapa kali menyebarkan ancaman terhadap aktivitas penerbangan sipil di Papua. Pihak PT Associated Mission Aviation mengecam keras pembakaran pesawat AMA dan pembunuhan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas Gosselin, di Yahukimo, Papua Pegunungan. Peristiwa ini disebut sebagai tragedi kemanusiaan dan kejadian pertama yang dialami AMA selama 67 tahun melayani masyarakat Papua. Pembakaran pesawat menjadi pukulan berat bagi AMA karena pesawat tersebut digunakan untuk melayani masyarakat pedalaman dan merupakan hasil dukungan umat serta lembaga gereja.

President Prabowo Summons Defense Minister & TNI Commander to Widya Chandra Complex | KOMPAS MALAM

Mentawai - Jiwa Hutan

Firearm Supplier for Papuan Armed Criminal Group Arrested in Jayapura, Allegedly Purchased from P...

How Japan Built the Impossible 400 km Great Wall that You've Never Heard Of

(Lengkap) Baku Tembak Satgas Operasi Damai Cartenz dengan KKB di Yahukimo

Pidato-Pidato yang Penuh Perhitungan | MERAWAT INGATAN

BMW Motorcycle Production 🏍️ | How It’s Made in the Factory 🏭

MAHFUD MD PERNAH INGATKAN PRABOWO “PERANG DINGIN” KEJAKSAAN VS POLRI

We Should Not Have Landed Here

When Animals Surprise Photographers in the Sweetest Way! 😍

Princess Leonor's Air Academy Journey Complete | Solo Flight, Fighter Jets, Parachute Wings & Honors

Di-OTT KPK, Begini Cara Licik BUPATI Sukoharjo ETIK Lanjutkan Korupsi Suaminya, Isi Brankasnya NGERI

Local Government Budget Depleted, Are Contract Workers Facing Layoffs? Here’s the Full Analysis

Cruise Ship Hit By Monster Wave Near Antarctica

"You’re Not Coming In": Immigration Officers Take a Stand

Plane Crash in PNG: What Happened?

Worst Plane Landing Fails Caught on Camera

A shocking find in stump in a cemetery

Melacak Jejak Eksekutor Prajurit TNI di ACEH

