Remaja 18 Tahun Tewas Tertembak Polisi Saat Bermain Perang-perangan di Makassar
KOMPAS.TV - Seorang remaja berusia 18 tahun, Bertran Eka Prasetyo, meninggal dunia setelah diduga tertembak oleh anggota Polsek Kukang, Ibtu Nasrullah, saat bermain perang-perangan dengan senjata mainan jenis senapan Omega di Jalan Todopuli, Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa terjadi pada Minggu pagi saat Bertran dan teman-temannya bermain hingga ke tengah jalan, membuat lalu lintas sempat terhenti. Ibtu Nasrullah tiba di lokasi dengan mobil putih dan membubarkan kerumunan dengan tembakan peringatan. Saat menangkap Bertran, diduga pistol yang dipegang pelaku meletus secara tidak sengaja ketika korban meronta, sehingga peluru bersarang di tubuh remaja tersebut. Bertran langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bayangkara Makassar, namun dinyatakan meninggal di perjalanan akibat pendarahan. Keluarga dan tetangga korban menyatakan duka mendalam, menyoroti kondisi tubuh Bertran yang mengalami luka memar dan bengkak. Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, memastikan Ibtu Nasrullah telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Pihak kepolisian juga melakukan olah TKP dan penyidikan serta menunggu proses sidang etik terhadap pelaku. Komisi Kepolisian Nasional menegaskan bahwa posisi senjata pada saat insiden menunjukkan tidak ada niat membidik korban secara sengaja. Brigjen Truno Yudo menambahkan evaluasi penggunaan senjata di institusi kepolisian terus dilakukan untuk mencegah insiden serupa. Sementara itu, keluarga korban berharap pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya sebagai bentuk keadilan atas meninggalnya Bertran.(AUREL) #remajatewas #makassar #penembakanpolisi #beritakriminal #keadilan Sahabat Kompas TV Jember, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jember, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Facebook : https://www.facebook.com/profile.php?... Instagram : https://www.instagram.com/kompastv_je... Tiktok: / kompastv_jember Twitter : / kompastv_jember KOMPASTV JEMBER CHANEL 54 UHF Alamat Redaksi: Jl. KH. Wahid Hasyim - 22C, Kel. Kepatihan - Kec. Kaliwates - Jember

Aksi Protes Mahasiswa Meningkat! Peringatkan Kondisi Ekonomi, Pemerintah Didesak Respons Cepat

Fakta Remaja di Makassar Tewas Ditembak Polisi, Kapolrestabes Makassar: Pistol Tak Sengaja Meletus

Anatomy Of Crime, Maut di Atas Tol

Wakil Ketua BEM UI: Mobil Komando Hasil Uang Donasi Kami Diambil Begitu Saja | Prime Plus Part 1

Kubu Roy Suryo Tak Mundur, Minta Pengadilan Uji Keaslian Ijazah Jokowi

SADIS! Polisi Tembak Begal Hingga T*was Terjadi di Garut | NTV CRIME

Ketua Pemantau Bongkar Praktik Jual Beli Titik Dapur Program MBG! | Bikin Terang | 14/06 | FULL

Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Minta Tak Ditahan, Ada Peluang Penangguhan?

Prof. Gema Goeryadi: Indonesia OTW Bangkrut? || OTT

130 REKAN TNI-NYA DIBUNUH GENG PREMAN PEMBURU MALAM MAKASSAR 80 TNI BALAS DENDAM HABISI MEREKA SEMUA

Georgia Man Shoots at Cops with AK-47 after Deadly High-Speed Chase

Kematian Janggal Pejabat Keuangan di Purwakarta, Tim Forensik Temukan Sejumlah Bukti di TKP

🔴LIVE: Ustad Abdul Somad Jadi Saksi Sidang Gubri Nonaktif Abdul Wahid, Sebut Terdakwa Pernah Diancam

Polisi Medan Gerebek Sarang Begal, Tiga Pelaku Ditembus Timah Panas #Beritasatu

Terbongkar! Polisi Ungkap Perampokan 500 Gram Emas di Menteng Ternyata Hanya Rekayasa Pelaku

Tegang! Iran Kembali Blokade Selat Hormuz Usai Israel Serang Lebanon, Pengamat Ungkap Exit Strategy

Pabrik Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Ternyata Beroperasi Sejak 2010

Polisi Dalami Kasus Penembakan Tewaskan Pengacara di Bone

Heated! Susno Mediates the Debate Between Roy Suryo & Jokowi Camps Over Diploma Seizure, Here's t...

