ドーナツホール Donut Hole -indonesian ver.- ♡ 歌ってみた【AviTaRi】

*********DISCLAIMER********* ======================================== I don't own the song. its belong to respective owners. I just own my subtitle. ======================================== Music & Lyric: Hachi (   • ハチ - ドーナツホール , HACHI - DONUT HOLE  ) Video: Au tamane (http://www.nicovideo.jp/watch/sm22937619) Vocal: AviTaRi (   / yincca101  ) ======================================== Mp3:   / gumi-donut-hole-indonesia-cover-by-avitari   ======================================== Lirik: Sejak kapankah ingatan ini, ada disini dan tak bisa kuingat? Dari semua hal yang terlupakan Ada satu yang sangat kuingat jelas Berkali-kali kucoba Yang hanya aku ingat wajahmu Namun entah mengapa diriku tetap tidak bisa untuk mengingatmu Sebuah garis mengitari bumi Berputar mengejar matahari pagi Tapi kita tak perlu mengikutinya Ikuti saja keinginan hati kita Berkali-kali kucoba Yang hanya aku ingat wajahmu Gerimis hujan membasahiku Dan aku masih tak bisa mendengarnya Aku tidak tahu, tidak tahu apapun Hal itu tidak akan menyakitimu ya kan? Meskipun begitu aku tak bisa tidur Dan jika kau tahu, kuyakin kau 'kan tertawa Saat kucoba hitung persaanku Diriku bahkan melupakan rasa kehangatan darimu Dadah, kita tak akan bertemu lagi Itulah apa yang aku rasakan juga yang kupikir Aku tak bisa tersenyum dan tidak bisa apa... Seperti lubang di sebuah donat Kau tidak akan bisa menutupinya Membuktikan kau ada disini adalah hal yang tak dapat kulakukan Berkali-kali kucoba Yang hanya aku ingat wajahmu Satu malam lagi aku tidur Badanku didesak selimut dan tempat tidur Jika memang ada pikiran yang abadi Akankah itu memberi kita ketenangan? Aku tak bisa mengharapkan yang berlalu Maka berikan sesuatu 'tuk mengisinya Kuhitung perasaanku yang telah hilang Diriku bahkan melupakan suara darimu itu Dadah, kita tak akan bertemu lagi Itulah apa yang aku rasakan juga yang kupikir Air mataku keluar, ku tak bisa apa-apa... Sebuah lubang terbuka pada dadaku Hanya ini saja yang membuktikan keberadaanmu Tapi aku pun masih terasa hampa Hatiku hancur berkeping-keping dan ku tak bisa apa... Saat kucoba hitung persaanku Diriku bahkan melupakan rasa kehangatan darimu Dadah, kita tak akan bertemu lagi... Pada akhirnya pun aku mengingat dunia kecil itu Bernafas dengan tenang lalu mataku terbuka, mataku terbuka, mataku terbuka Dan namamu adalah-