Jembatan Youtefa Kebanggaan Papua, Mimpi Lama Jadi Nyata

Jembatan Youtefa Kebanggaan Papua, Mimpi Lama Jadi Nyata. Masyarakat Papua kini memiliki jembatan kebanggaan di atas Teluk Youtefa. Jembatan berwarna merah ini menjadi tonggak untuk membangun Papua, karena aksesnya yang mudah dan menggabungkan beberapa wilayah. Tak hanya itu saja, Jembatan Youtefa juga menjadi tonggak sejarah di tanah Papua yang bukan hanya simbol penting pemersatu bangsa, tetapi juga sebagai simbol pentingnya sebuah kemajuan untuk membangun Papua. Jembatan Youtefa atau yang dahulu dikenal sebagai Jembatan Holtekamp menjadi ikon sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Papua.Jembatan Youtefa yang membentang di atas Teluk Youtefa menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami dan merupakan jembatan pelengkung baja terpanjang di Papua. Jembatan ini memiliki total panjang 11,6km yang terdiri atas 433m bentang tengah, 900m jembatan pendekat sisi Youtefa, 320m jalan pendekat sisi Hamadi, dan 9.950m kalan akses.Jembatan ikonik berwarna merah dengan nilai konstruksi Rp. 1,8 triliun ini tak hanya terlihat cantik dan megah saat kontruksinya selesai, namun juga berhasil mengantongi dua rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) saat masa konstruksi berlangsung. Rekor pertama untuk pengiriman jembatan rangka baja utuh dengan jarak terjauh dan rekor kedua untuk pemasangan jembatan rangka baja dengan bentuk utuh terpanjang.Jembatan yang menghubungkan kawasan utama Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami itu, diharapkan bisa mendukung kebangkitan ekonomi Papua. ​​​​ Kehadiran jembatan ini akan memperpendek jarak dan waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, dari sebelumnya 1,5 jam-2 jam menjadi 30-40 menit.  Jembatan Youtefa yang dibangun atas kolaborasi pemerintah pusat dengan Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura ini dibangun sejak 2015. Jembatan Youefa Jembatan kebanggaan papua