Mata yang Melihat-Kampoeng Gallery
"Mata yang Melihat" merupakan film dokumenter yang mengangkat kisah Ivan Moningka, pendiri Kampoeng Gallery di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Berawal dari kecintaannya terhadap berbagai benda analog, Ivan memilih meninggalkan dunia periklanan untuk membangun sebuah ruang yang menjadi rumah bagi berbagai koleksi vintage, mulai dari buku, kaset, vinyl, radio, hingga kamera analog. Melalui perjuangan, dukungan keluarga, serta kolaborasi dengan berbagai komunitas, Kampoeng Gallery berkembang menjadi tempat yang tidak hanya menyimpan benda-benda lama, tetapi juga menyimpan berbagai cerita dan kenangan. Film ini mengajak penonton melihat bagaimana sebuah ruang sederhana mampu menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini melalui mata mereka yang masih mampu melihat nilai di balik setiap benda

4K Claude Monet Screensaver | Monet Painting Wallpaper Slideshow | 3 Hours, No Music

At 62, Seal FINALLY admits what we all suspected

Unbelievable Smart Worker & Hilarious Fails | Construction Compilation #5 #adamrose #smartworkers

Harta Karun Rilisan Fisik di Basement Blok M Square Jakarta Selatan, Surga Musisi & Penikmat Musik

MUSIK UNTUK JAMES F. SUNDAH - KONSER 7 RUANG

Syawalan Seni Arundhati "DUNADI&NASIRUN"

Lewat Ditanggoeng Tida Loentoer, Arsip Menjadi Ruang Dialog Desain

A DOCUMENTARY FILM BY RAMUKARYA - JAHE REMPAH MBAH JO

a day in Jakarta's Chinatown | glodok adventure

She’s 12. She Sings Aretha Franklin… Until Simon TELLS Her to Do It Acapella! 😳

Free TV Art Vintage Roses Frame Floral Paintings Spring Screensaver TV Art Gallery Frame TV Art

THE ORIGIN OF SRIWIJAYA'S VANISHING TRAIL IN PALEMBANG?! - Sutan Adil | Helmy Yahya Speaks

Bodybuilder got serious at this point||Anatoly gym prank

Revealing The SPECIAL TECHNIQUE Of A Pakistani Man To EXTRACT GOLD From Used Motherboard Waste

Inside Designer Rick Owens’s Minimalist Home Filled With Wonderful Objects | Vogue

Jalan Hidup Skinhead

Warung Pak Chandra Bercerita! Quick Questions: Bisnis Kuliner, Koleksi Buku, & Inspirasi Musik

Kayuh | Jejak Nusantara

Ketika Denny Chasmala Ditantang Bikin Lagu Satu Nada

