CONCORDIA | Produksi A'26 SMAN 1 Wonogiri

"Kan setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Kalau kataku, kita jalani dulu apa yang ada hari ini, jangan keburu mikirin masa tua nanti. Aku yakin, pertemanan yang tulus pasti bakal abadi dihati." Potongan narasai Nicholas nampaknya menjadi ramalan mustajab abad ini. Melalui lensa kamera awan dan razka terselip doa dan harapan puluhan tahun yang akan datang memori ini akan abadi. Melalui jemari usang nan kasar nata terhimpun monolog yang mungkin setiap insan rapalkan kala memasuki gedung tinggi nan menjulang smansari. Melalui malam dan siang yang tak ada henti, telah tertutup buku besar kehidupan 429 manusia dalam satu hari. Maka biarkanlah kita abadi, menjadi sepotong narasi yang tidak ada hentinya kita ceritakan kala tua nanti. Maka biarkanlah kita hidup kembali, menjadi sesosok utuh yang siap menantang mati. Maka biarkanlah kita tetap mencintai, selayaknya kita diciptakan untuk memiliki. Untuk sore dan sedikit banyak malam yang kita habiskan bersama, Untuk panggung besar yang tak bisa meneruskan tradisinya, Untuk hari-hari hitam yang seharusnya merah untuk kita, Untuk menunggu gerbang terbuka setelah santapan tiba, Untuk setiap doa dan rapalan yang kita batinkan dalam berkehidupan - Selamat abadi teman-teman, selamat abadi angkatan dua puluh enam. Terima kasih kepada seluruh bagian dari produksi, pre-produksi, dan uluran tangan yang berbaik hati menghimbau kami. Semoga apa yang telah dicurahkan dalam proyek besar ini menjadi bagian dari apa yang menyelamatkanmu dalam lubang kelam kehidupan, semoga apa yang telah diberikan diganjar sebaik-baik-Nya. Copyright | produksi a'26.