Menutup Aib | Ustadz Ammi Nur Baits

MENUTUP AIB Ustadz Ammi Nur Baits حفظه الله تعالى 🗓️ Kamis, 18 Juni 2026 🏢 Masjid As Salam, Sleman, Yogyakarta بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Melanjutkan pembahasan kajian Riyadhus Shalihin, perihal Bab Menutup Aib Kaum Muslimin, Allah سبحانه و تعالى berfirman: ۞ إِنَّ الَّذينَ يُحِبّونَ أَن تَشيعَ الفاحِشَةُ فِي الَّذينَ آمَنوا لَهُم عَذابٌ أَليمٌ فِي الدُّنيا وَالآخِرَةِ۞ “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang sangat keji itu (berita bohong) tersebar di kalangan orang-orang yang beriman, mereka akan mendapat azab yang pedih di dunia dan di akhirat.”(QS. An-Nur: 24: 19) Penjelasan tentang orang yang senang tersebarnya perbuatan keji yakni ; 1. Senang menyebarkan berita viral terkait kehormatan orang lain, padahal termasuk perbuatan yang akan mendapatkan ancaman dari Allah. 2. Senang dengan praktek zina dan turunannya, semisal konten-konten yang membangkitkan syahwat, mengundang orang berbuat zina Berikut ini hadits perihal anjuran menutup aib orang lain وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم قَالَ: « لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِي الدُّنْيَا إِلاَّ سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ » رَوَاهُ مُسْلِمٌ. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,“Tidaklah seorang hamba menutupi aib seorang hamba yang lainnya di dunia, kecuali Allah akan menutupi aibnya pada hari Kiamat.”[Shahih Muslim no. 2590] Allah tutupi kesalahan hamba oleh karena itu kita diperintahkan untuk menutup aib orang lain dan melarang kita membahas aib orang lain dihadapan orang lain. Di akhirat kelak semuanya akan tersingkap, Allah سبحانه و تعالى berfirman يَوْمَ تُبْلَى ٱلسَّرَآئِرُ Artinya: Pada hari dinampakkan segala rahasia,[QS At-Tariq Ayat 9] وَعَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: « كُلُّ أَمَّتِي مُعَافًى إِلَّا الْمُجَاهِرِيْنَ، وَإِنَّ مِنَ الْمُجَاهَرَةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ عَمَلاً، ثُمَّ يُصْبِحَ وَقَدْ سَتَرَهُ اللهُ عَلَيْهِ فَيَقُولُ: يَا فُلَانُ عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كذَا وَكَذَا، وَقَدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ، وَيُصْبِحُ يَكْشِفُ سِتْرَ اللهِ عَنْهُ » مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. Daripada Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda,“Setiap umatku akan di maafkan (dosanya), kecuali mereka yang menzahirkan perbuatan dosanya dengan terang-terangan dan sesungguhnya termasuk di antara perbuatan tersebut ialah seorang hamba yang melakukan perbuatan dosa pada malam hari, kemudian hingga pagi hari Allah telah menutup dosa tersebut, kemudian dia berkata, “Wahai fulan, semalam, aku melakukan begini dan begini itu.” Padahal Allah telah menutupi dosa tersebut semalaman. Dia pun tidur dalam keadaan (dosanya) yang telah ditutup oleh Allah, tetapi pada pagi hari dia telah membuka sendiri dosanya tersebut yang telah ditutup oleh Allah.”[Shahih Al-Bukhari no. 6069 Muslim no. 2990] Daripada Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dari Nabi ﷺ bersabda,“Jika seorang budak perempuan berzina dan jelas (perbuatan) zinanya itu, maka cambuklah dia dengan had, janganlah ia dicaci maki, dan jika ia berzina untuk kedua kalinya maka cambuklah ia dengan had yang sama dan jangan dicaci maki pula, jika ia berzina untuk ketiga kalinya maka juallah walaupun hanya dengan harga seutas tali (yang terbuat dari bulu unta).”[Shahih Al-Bukhari no. 6839 Muslim no. 1703] Untuk memastikan budak perempuan berzina atau tidak harus jelas buktinya diantaranya pengakuan dari pelaku maupun saksi-saksi. wallahu'alam Youtube :    • Menutup Aib | Ustadz Ammi Nur Baits   Facebook :   / ustadzamminurbaits   #menutup #aib #hadits #berita #keji