Kearifan Menjaga Kawasan Hutan Adat Suku Kajang
Sobat Hijau sudah pernah berkunjung ke Suku Kajang di Bulukumba, dekat Makassar, Sulawesi Selatan? Suku Kajang terkenal dengan hukum adatnya yang sangat kental dan masih berlaku hingga sekarang. Mereka menjauhkan diri dari segala sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal moderenisasi, kegiatan ekonomi dan pemerintahan Kabupaten Bulukumba. Pemukiman Suku Kajang ini juga terdapat wilayah hutan adat dan hutan kemasyarakatan. Hutan adat sering disebut sebagai hutan pusaka yang sifatnya keramat, segala sesuatu yang berada di dalam hutan adat tidak boleh untuk dirusak, termasuk menebang kayu, memburu binatang, apalagi membakar hutan. Hutan adat tersebut disebut juga sebagai Borong Karama’ dipercaya oleh Suku Kajang memiliki nilai magis yang akan berdampak buruk pada kehidupan mereka apabila melanggar aturan-aturan itu. Sedangkan hutan kemasyarakatan memang sengaja dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Luas hutan tersebut diperbolehkan untuk menggarap atau menebang pohon di dalamnya. Meskipun demikian, mereka diwajibkan untuk menanam terlebih dahulu bibit pohon dengan jenis yang sama sebelum ditebang. Hasil hutan itu mereka garap dan nikmati bersama masyarakat Suku Kajang. Dari keseluruhan wilayah yang ada, kawasan hutan merupakan yang terbesar dan terluas yang terdiri dari kawasan hutan adat, hutan lindung, dan hutan rakyat. Tanah hutan tersebut banyak mereka pergunakan untuk sektor pertanian dan perkebunan. Arif sekali ya Sobat Hijau, kearifan hukum adat suku kajang dalam menjaga dan melestarikan kawasan hutannya. Semoga terus lestari. #klhk #SukuKajang #Kajang #Bulukumba

GEMA LANGKAH ALAM: Pemutaran Film, Dialog Inspiratif, Aksi Nyata

VIRTUAL VILLAGE GETTING A PEEK - KAJANG TRADITIONAL WOMEN: Between Stigma and Reality

FOLU Talks: Dari Hutan Sosial, Menuju Ekonomi Karbon Berkeadilan

Unique Facts of the Kajang Tribe

The MAN who changed FOOTBALL forever | Pelé | Documentary

Hutan Sulawesi: Habitat Satwa dari Negeri “Dongeng”, Daerah Paling Unik di Indonesia

Sosialisasi Permenhut P6/2026:Tata Cara Perdagangan Karbon Melalui Offset Emisi GRK Sektor Kehutanan

Mengenal Suku Kajang sang penjaga alam

MUTUALISME - Film Dokumenter Imbal Balik Hutan Hujan Tropis dan Manusia

TOPE LELENG

MENGUAK MISTERI DIBALIK SOSOK SINRIJALA TALLO

Hutan untuk Masa Depan: Harmoni Hutan dan Masyarakat dalamPenguatan Perhutanan Sosial di Indonesia

The Sasi Tradition: Protecting Natural Resources with Ancestral Beliefs

Calming Jazz In Forest Living Space Ambience | Elegant Jazz Music & Nature Therapy For Deep Relaxing

RAPAT KOORDINASI KARHUTLA 2026
![[FULL] BADUY PENJAGA TRADISI LELUHUR | INDONESIAKU (01/11/21)](https://i.ytimg.com/vi/EpzLGodplrs/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLBuEVn9RNFWUg-snPHbOCggZcrtrg)
[FULL] BADUY PENJAGA TRADISI LELUHUR | INDONESIAKU (01/11/21)

Suku Rimba Terakhir Kalimantan: Sebuah Kisah Perjalanan Jurnalistik

Tanah Ulen - Dayak Local Wisdom

Mencipta Karir, Menjaga Bumi: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penyiapan SDM Green Jobs Kehutanan

