Unggah Ungguh Nderek Langkung #4
Unggah-ungguh dalam ilmu bahasa Jawa merupakan kata dwilingga salin swara dari kata/tembung ‘ungguh’ yang diulang dua kali. Arti kata ungguh adalah bagaimana bersikap terhadap orang lain yang kita ajak berinteraksi, yang didasarkan pada strata/tingkatan/kasta/level-nya. Unggah-ungguh secara luas adalah sistem yang digunakan dalam kita berinteraksi, berupa bahasa dan tingkah laku, sesuai dengan aturan adat Jawa yang telah menjadi filosofi orang Timur, unggah-ungguh tidak hanya sebatas cara berbahasa, tetapi juga tingkah laku (aktifitas-pola tindak) sehari-hari. Jika kita mendahulukan orang yang lebih tua, dalam melakukan hal tertentu, maka kita juga akan mendapatkan perlakuan hormat dari orang tua, sebagai misal: Jika kita menawarkan agar orang tua makan terlebih dahulu, belum tentu orang tua mau makan terlebih dahulu, dengan alasan biar anaknya (yang muda) dahulu. Dari hal ini akan timbul sikap saling menghargai antara yang muda dan yang tua. Di dalam bahasa Jawa semua ucapan sudah menerapkan ‘unggah-ungguh‘ sebagai filosofi. Karena dalam bahasa Jawa terkandung aturan yang jelas dengan siapa dia berbicara, apa yang dibicarakan, dan bagaimana penerapan bahasanya. Sebagai contoh Makan bahasa Jawanya: Mangan-Maem-Dhahar. Dalam mengucapkan kata ini harus memperhatikan: jika dengan orang yang lebih tua atau derajatnya lebih tinggi kata yang digunakan adalah ‘Dhahar‘. Jika sebaya kata yang digunakan sudah lain, begitu juga jika dengan yang lebih muda atau tingkatan (struktur di masyarakat) lebih rendah. Sebagai contoh: ‘Nyuwun sewu, dipun aturi Dhahar‘ disampaikan kepada yang lebih tua. Namun jika dengan yang lebih muda bisa digunakan: ‘Amit dik, ayo dimaem‘. #lensadepsachannel #lensadepsa #kabudayan #yogyakarta #edukasi #bahasajawa #viral #videoviral #lincak

"NJAGONG" | SANGGAR ORI GUNUNGKIDUL| Festival Film Gunungkidul 5 2023

13 Javanese taboos that are now being violated

Mengunjungi Makam LAKSAMANA CHENG HO | Nusantara Dalam Catatan Cheng Ho

Angkringan Non Subsidi : Cahaya Ramadan Eps.6 Halalan Tayyiban

UNGGAH UNGGUH BASA - BELAJAR BASA KRAMA DENGAN MUDAH

Gadis 18 tahun jual diri demi tolong ibu, CEO baru ketemu udah naksirnya, menikahinya, memanjakannya

SAID DIDU BEBERKAN SPONSOR GERAKAN TIGA PERIODE JOKOWI

Endah Laras - Pak Rebo (Aneka Hit Campursari) IMC Record Java

tausiah MEJANG MANTEN LUCUNYA SETENGAH MATI // USTAD KELIK

SWALLOWING LIZARDS || EPS 152

Film Pendek Komedi "Pemean"

Hari pertama kerja, gadis kampung diremehkan, tak terduga dia berhamil dengan CEO! Astaga!

EPS 481 | KENAPA PRESIDEN INDONESIA SELALU JAWA? TAKDIR?

UNGGAH-UNGGUH BASA JAWA | Basa Ngoko Lugu, Ngoko Alus, Krama Lugu, Krama Alus #unggahungguhbasa

Dia Salah Nikah, Tapi Suaminya Ternyata CEO Konglomerat Tersembunyi!

Pengajian super lucu KH. MASHUDI -KEDIRI

XIN LING KESASAR #5

KTP

🎬 ANAK-ANAK TAK BERIBU (1981) | Kisah Mendalam Kisah Bersaudara & Harapan - Full Movie

