Ceramah Agama Islam: 11 Tipe Suami (Syarah Hadits Ummu Zar’in) - (Ustadz Firanda Andirja, M.A.)
Ceramah berjudul “11 Tipe Suami” yang disampaikan oleh Ustadz Firanda Andirja, M.A. ini pembahasannya diambil dari Syarah Hadits Ummu Zar’in, hadits dari sebuah bab yang diberi judul oleh Al-Imam Bukhari sebagai “Berakhlak yang Baik terhadap Istri” dalam kitab Shahih Bukhari. 11 Tipe Suami (Syarah Hadits Ummu Zar’in) Pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba mengupas sebuah hadits yang cukup panjang, yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam kitabnya, Ash-Shahih Al-Bukhari, dalam sebuah bab yang beliau beri judul “حُسْنِ الْمُعَاشَرَةِ مَعَ الْأَهْلِ” yaitu “Berakhlak yang Baik terhadap Istri“. Sesunggunya Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’an telah berfirman: وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ … ﴿الروم : ٢١﴾ “Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antaramu rasa kasih dan sayang. …” (QS Ar-Rum [30]: 21) Ini adalah janji Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun kenyataannya, kita lihat di lapangan, betapa banyak pasangan suami istri yang tidak mendapatkan janji Allah ini, tidak mendapatkan tanda-tanda kebesaran Allah ini. Banyak pasangan suami-istri yang hari-hari mereka penuhi dengan pertengkaran, cekcok di antara mereka. Kenapa bisa demikian, padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjanjikan, bahwa barangsiapa yang menikah maka Allah akan tumbuhkan rasa cinta dan rasa kasih sayang di antara pasangan suami istri. Banyak sebab yang disebutkan oleh para ulama, namun di antara sebab terbesar yang menjadikan hilangnya atau kurangnya rasa cinta dan rasa kasih sayang di antara pasangan suami-istri adalah salah satu pihak tidak menunaikan kewajiban atau hak pasangannya. Entah istri yang tidak menunaikan kewajibannya sebagai seorang istri, tidak menunaikan hak suaminya. Atau sebaliknya, suami tidak menunaikan hak-hak istrinya. Inilah yang menyebabkan timbulnya kerenggangan di antara pasangan suami-istri. Yang kita dapati, sebagian suami banyak menuntut terhadap istrinya. Fenomena ini terutama terjadi, terus terang saja, di kalangan ikhwan dan akhwat yang sudah kenal pengajian. Tatkala sang suami mengetahui betapa besar haknya yang harus ditunaikan oleh sang istri, maka sering dia menuntut kepada istrinya. Dan begitu pula, sebagian istri banyak menuntut terhadap suaminya tanpa melihat bagaimana kondisi suaminya. Oleh karenanya, syariat melarang adanya seorang yang hanya bisa menuntut namun tidak bisa menunaikan kewajibannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ ﴿١﴾ الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ ﴿٢﴾ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ ﴿٣﴾ أَلَا يَظُنُّ أُولَـٰئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ ﴿٤﴾ لِيَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿٥﴾ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٦﴾ – ﴿المطففين : ١-٦﴾ “Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang (1) (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, (2) dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. (3) Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, (4) pada suatu hari yang besar, (5) (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam? (6)” (QS Al-Muthaffifin [83]: 1-6) Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwasanya meskipun ayat ini berkaitan dengan orang yang berjual-beli dengan timbangan sebagai contoh yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, namun ayat ini juga mengenai pasangan suami-istri. Kalau ada seorang istri yang hanya bisa menuntut, menuntut, dan menuntut, tidak menunaikan kewajibannya sebagai istri, maka terkena ancaman ayat ini. Sebaliknya pula, seorang suami yang hanya bisa menuntut, sementara dia tidak memperhatikan kewajiban dia sebagai suami, maka terancam juga dengan ayat ini. Oleh karenanya, kedua belah pihak, baik istri maupun suami, jangan hanya bisa menuntut haknya, tetapi dia juga harus menunaikan kewajibannya, menunaikan hak pasangannya. Mari simak penjelasan tentang 11 tipe suami di mana ada berbagai faedah yang dapat kita petik darinya. Rekaman audio: http://www.radiorodja.com/?p=20780 Rodja.TV: http://rodja.tv/1646

Ceramah Agama: Kutunggu Kau Di Telagaku - Ustadz Firanda Andirja, MA.

Dahsyatnya Fitnah Wanita - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.

Aku Ditinggalkan di Hari Pertunangan, Lalu CEO Misterius Datang Menyelamatkanku

AL-QURAN DENGAN KATA YANG SANGAT INDAH | Alfatiha, Alkahfi,Yasin,Alwaqia, Arrahman,Almulk Almoeathat

Kajian Islam : 50 Kiat Cinta Agar Cinta Suami Kepada Istri Semakin Dahsyat - Ustadz Najmi U. Bakkar

Before Starting Your Day, Make Sure You Do This! | Philosophy Study - Dr. Fahrudin Faiz

Kajian Pra Nikah: Tips Mencari Pasangan dan Mantu Ideal - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc

KESEHATAN MENTAL ALA ISLAM - PUTBAL

Bahaya Penyakit Ujub (Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.)

Murottal Pagi Pembuka Rezeki | Surah Al Waqiah,Yasin,Ar Rahman,Al Mulk | murottal alquran merdu

Kajian Islam: Sesi#1 - 10 Kiat Berumah Tangga - Ustadz Firanda Andirdja, MA

Pengajian Islam: Jalan Menuju Kebahagiaan - Ustadz Firanda Andirja, M.A. - Yufid.TV

Ceramah Agama Islam: Istri Durhaka (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Surah Yaseen (سورة يس) | Morning Quran Recitation | Heart Soothing Tilawat | Healing & Peace

ADA 2 PERNIKAHAN NABI DI SURGA?! SIAPA SAJA? | BUTIK HAJI IGUN

The Punishment for Tax Collectors

Manhaj Salaf dan Ahlul Bid'ah dalam Berdalil - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.

THE MYSTERY OF HUMAN ORIGINS‼️ How Did the Descendants of Prophet Adam Populate the Entire World?

Menjalin Cinta Abadi Dalam Rumah Tangga - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc

