Bangun Generasi Emas 2045, Papua Pegunungan Perkuat Program Bangga Kencana Bersama TP PKK dan IBI

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Kebijakan Program Prioritas Bangga Kencana (Penguatan GENTING) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Tim Penggerak PKK (TP-PKK) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan yang digelar di Hotel Satrika Bhayangkara, Wamena, Senin (6/7/2026), dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Papua Pegunungan, Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Papua Raya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Provinsi Papua Pegunungan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Pegunungan, jajaran ASN, serta para tamu undangan. Sosialisasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat implementasi Program Bangga Kencana di Papua Pegunungan melalui kolaborasi lintas sektor, sekaligus memperluas pemahaman bahwa pembangunan keluarga merupakan bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Papua Raya, *Sarles Brabar*, mengatakan perubahan BKKBN menjadi kementerian membawa mandat yang jauh lebih luas dibanding sebelumnya. "Karena dulu kita mengenal BKKBN sebagai badan, sekarang menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau BKKBN. Oleh karena itu, ada program-program prioritas yang harus kita lakukan kepada masyarakat," ujar Sarles. Menurutnya, selama ini masih banyak masyarakat yang memahami program keluarga berencana hanya sebatas membatasi jumlah kelahiran. Padahal, fokus utama pemerintah saat ini adalah membangun kualitas keluarga dan meningkatkan kualitas penduduk Indonesia. "Bukan lagi hanya membatasi kelahiran. Sekarang orientasi kerjanya adalah penguatan kependudukan dan mengawal seluruh keluarga Indonesia, termasuk masyarakat Papua, agar menjadi keluarga yang sehat dan berkualitas," katanya. Ia menjelaskan bahwa Provinsi Papua Pegunungan sebagai daerah otonom baru masih membutuhkan penguatan kelembagaan dan pendampingan dalam menjalankan berbagai program prioritas kementerian. Karena itu, penandatanganan PKS bersama TP-PKK dan IBI menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar-lembaga. #news #papuapegunungan #fypシ゚viral #wamena #jhontabo #fypシ #tonton #bkkbn #indonesia